Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KEBUMEN, SWARAJOMBANG.COM — Kereta Api Gajayana rute Malang-Jakarta menabrak truk tronton di perlintasan sebidang JPL 582, Desa Lundong, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Insiden maut ini terjadi pada Selasa malam, 27 Januari 2026, sekitar pukul 21.32 WIB, proses evakuasi baru selesai sekitar 022.50, hari Rabu, 28 Januari 2026.
Kecelaan ini menewaskan sopir truk dan melukai dua petugas, lumpuhkan jalur kereta hingga 21 perjalanan terlambat.
Sopir truk, Sutarno (43), warga Kecamatan Cilongok, Banyumas, tewas di tempat kejadian perkara (TKP) setelah terpental dari kabin.
Kernet truk, Suryanto (54), warga Kecamatan Ajibarang, Banyumas, dirawat di RSUD Prembun karena luka-luka. Petugas palang pintu, Rahman Al Ghazali (23), warga Kebumen, dirawat di RSUD Kebumen.
Benturan menghancurkan pos jaga beserta sepeda motor di dalamnya, memicu kemacetan panjang di Jalan Nasional Kebumen-Yogyakarta.
Jalur hulu lumpuh sementara hingga Rabu (28/1) dini hari pukul 02.50 WIB, sementara jalur hilir dibatasi kecepatan 40 km/jam.
Sebanyak 21 kereta terdampak keterlambatan 24-74 menit, termasuk KA Taksaka, Argo Dwipangga, dan Bima.
Semua penumpang serta awak KA Gajayana (sekitar 35 orang) selamat tanpa cedera, dan kereta melanjutkan perjalanan setelah pemeriksaan singkat.
Humas KAI, M. As’ad Habibuddin menyatakan petugas langsung melakukan pemeriksaan dan evakuasi untuk memastikan keselamatan infrastruktur perkeretaapian.
Akun X @KAI121 mengonfirmasi evakuasi truk selesai pada pukul 02.50 WIB, jalur hulu-hilir kembali normal, serta meminta maaf atas gangguan 21 perjalanan. PT KAI menyediakan layanan pemulihan bagi penumpang terdampak.
Truk tronton tanpa muatan bernomor L 8861 UC melaju dari Purworejo menuju Banyumas di Jalan Nasional. Pada Selasa malam, 27 Januari 2026, sekitar pukul 21.32 WIB, truk menerobos perlintasan sebidang saat palang pintu belum menutup sempurna.
KA Gajayana (lokomotif CC 206 1337, masinis Yusniar Efem), berangkat dari Stasiun Prembun menuju Kutowinangun, langsung menghantam bagian depan truk hingga ringsek dan sebagian tercebur ke sungai.
Sopir Sutarno terpental keluar kabin dan meninggal seketika, sementara kernetnya luka-luka. Benturan juga merobohkan pos jaga, melukai petugas Rahman.
Kronologi
-
Truk tronton tanpa muatan (nopol L 8861 UC) melaju dari Purworejo menuju Banyumas di Jalan Nasional.
-
Sekitar pukul 21.32 WIB, 27 Januari 2026, truk memasuki perlintasan sebidang saat palang pintu belum menutup sempurna.
-
KA Gajayana (rute Malang-Gambir, lokomotif CC 206 1337, masinis Yusniar Efem) melaju dari Stasiun Prembun ke Kutowinangun dan menghantam depan truk.
-
Sopir Sutarno (43) terpental keluar kabin dan meninggal di TKP; kernet Suryanto (54) luka-luka.
-
Benturan hancurkan pos jaga dan petugas Rahman Al Ghazali (23) terluka; truk ringsek dan sebagian tercebur sungai.
-
KA berhenti sementara untuk pemeriksaan; penumpang aman dan melanjutkan perjalanan.
-
Evakuasi selesai Rabu dini hari pukul 02.50 WIB; jalur normal kembali setelah 21 KA terlambat. **











