Menu

Mode Gelap

Headline

Teriakan Koruptor…Koruptor! Saat Sudewo Keluar dari Ruang Pemeriksaan Polres Kudus Pasca OTT

badge-check


					Tampak seorang petugas memeluk Sudewo,yang tampak tersandung hingga mau jatuh, saat keluar dari pintu belakang ruang pemeriksaan Intelijen Polres Kudus, setelah terkena OTT KPK. Foto: instagram@didikdjojodiningrat Perbesar

Tampak seorang petugas memeluk Sudewo,yang tampak tersandung hingga mau jatuh, saat keluar dari pintu belakang ruang pemeriksaan Intelijen Polres Kudus, setelah terkena OTT KPK. Foto: instagram@didikdjojodiningrat

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

KUDUS, SWARAJOMBANG.COM – Kabar tentang Bupati Pati Sudewo  sangat ditunggu oleh warga Pati, Jawa Tengah. Ia meninggalkan Polres Kudus melalui pintu belakang setelah diperiksa hampir 24 jam oleh tim penyidik KPK, menyusul operasi tangkap tangan (OTT) di wilayahnya.

Wartawan dan warga yang menunggu sejak pagi hari penuh harap, meski pengamanan di sekitar Mapolres Kudus sangat ketat hingga suasana terasa sepi.

Sudewo datang sendirian ke polres sekitar pukul 00.30 WIB Senin (19/1/2026) untuk pemeriksaan terkait OTT KPK di Pati.

Proses interogasi berlangsung di ruang Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam), dengan pintu dikunci polisi dan kaca ditutup rapat agar tidak terlihat dari luar.

Baru pada pukul 23.40 WIB, ia muncul dari pintu barat dalam kondisi tampak lemas dan oleng.

Sudewo sempat tersandung hingga jatuh, dibantu seorang pria sebelum naik ke mobil Innova Reborn yang langsung meluncur ke Semarang.

Saat itu, ia mengenakan jaket biru, topi, dan masker menutupi mulut. Pengawalan tetap ketat, dan tiba-tiba terdengar teriakan dari kerumunan: “Koruptor! Koruptor! Malang-malang putung, wish wayahe Sudewo digulung!”

Reaksi Media

Ratusan wartawan berjaga di pos penjagaan Polres Kudus sejak dini hari, awalnya menanti kemunculan dari pintu depan. Namun, Sudewo keluar lewat pintu belakang yang dijaga rapat-rapat.

Rekaman video momen tersebut langsung viral di YouTube, ditonton ribuan kali dengan banjir komentar netizen yang mengkritik dugaan korupsi dan praktik jual beli jabatan.

Kapolres Kudus membenarkan pemeriksaan berlangsung selama hampir satu kali 24 jam oleh enam penyidik KPK, meski detail kasus diserahkan sepenuhnya ke KPK.

Setelah itu, rombongan KPK mengantar Sudewo ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, sesuai ketentuan KUHAP untuk menentukan status tersangka dalam waktu 1×24 jam.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi Sudewo (SDW) sebagai salah satu yang diamankan, termasuk pihak yang diduga sebagai pengumpul dana. KPK menjanjikan pengungkapan konstruksi perkara setelah pemeriksaan awal rampung. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KPJ Sabah Specialist Hospital Makin Berkibar, Jadi Pilihan Pasien Indonesia 

22 April 2026 - 11:56 WIB

Rudy Mas’ud tak Punya Nyali Temui Massa Aksi Unjuk Rasa AMP Kaltim

22 April 2026 - 09:02 WIB

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

Jepang Tenang Hadapi Tsunami 3 Meter, Efek Gempat Magnetudo 7.4

21 April 2026 - 12:26 WIB

Kejati Jabar Menahan Oknum Jaksa Kejati Banten, Ivan Rinaldi Terlibat Penjualan Bukti Aset KSP Pandawa

20 April 2026 - 14:38 WIB

TNI-Polri Jombang Kompak Berantas Judi Sambung Ayam

20 April 2026 - 14:06 WIB

Trending di Hukum