Menu ✖

Mode Gelap

Headline

Siswa Keroyok Guru SMKN3 Tanjung Jabung Jambi, Agus Saputra Lapor Polisi

badge-check


					Puluhan siswan SMKN3 Tanjung Jabung, Jambi, dikeroyok puluhan siswa lintas kelas, terjadi Selasa, 13 Januari 2026. Siswa menilai ucapan guru Agus Sapura berlebihan, mengatai 'miskin' dan menampar siswa. Agus berdalah tindakannya itu untuk mendiddik. Foto: Instagram@kabarjambi Perbesar

Puluhan siswan SMKN3 Tanjung Jabung, Jambi, dikeroyok puluhan siswa lintas kelas, terjadi Selasa, 13 Januari 2026. Siswa menilai ucapan guru Agus Sapura berlebihan, mengatai 'miskin' dan menampar siswa. Agus berdalah tindakannya itu untuk mendiddik. Foto: Instagram@kabarjambi

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

JAMBI, SWARAJOMBANG.COM – Seorang guru SMK Negeri 3 (Pertanian) Tanjung Jabung Timur, Jambi, bernama Agus Saputra, menjadi korban pengeroyokan puluhan siswa lintas angkatan pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Insiden kekerasan ini bermula dari kesalahpahaman saat jam olahraga pagi, di mana teguran guru memicu konflik yang berujung ricuh di kelas.

Video kekerasan yang viral di media sosial menunjukkan siswa memukul dan menendang Agus hingga babak belur.

Peristiwa dipicu saat Agus menegur siswa yang berkata kasar di depan kelas selama olahraga.

Ia mendatangi ruang kelas, menampar pelaku secara refleks sebagai bentuk didikan moral, yang justru memicu tantangan dari siswa tersebut.

Eskalasi Konflik

Mediasi oleh guru lain berlangsung seharian, tapi gagal. Siswa menuntut maaf atas dugaan hinaan “miskin” terkait kondisi ekonomi orang tua mereka, sementara Agus membantahnya sebagai ejekan—ia klaim ucapan itu hanya motivasi agar siswa lebih giat belajar.

Situasi memburuk saat Agus menuju ruang guru; ia dikeroyok siswa kelas 1 hingga 3, menyebabkan memar parah di wajah dan tubuh.

Sore harinya, saat dilempari batu, Agus mengambil celurit dari ruang alat pertanian sekolah sebagai gertakan bela diri, bukan untuk menyakiti.

Pihak sekolah langsung melaporkan ke Polsek Berbak, sementara video insiden menyebar luas memicu kemarahan netizen.

Pada Rabu (14/1/2026), Agus melaporkan kejadian ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk mediasi dan klarifikasi.

Ia mengalami luka memar serta lebam di wajah dan tubuh, meski belum ada keterangan soal perawatan medis lanjutan. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kejari Gresik Periksa Pejabat Dinas Damkar Terkait Dugaan Penggunaan Anggaran

24 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Kunjungi Desa Tebaloan.Kapolres Gresik Safari Jumat dan Gelar Rembuk Desa

24 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Pemkab Gresik Biayai Bimbingan Belajar hingga Pendampingan Mengaji untuk Siswa Sekolah Rakyat

24 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Wabup Gresik Ajak Masyarakat Optimalkan GEMMA KIA

24 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Polres Jombang Tanam Pohon Mangga, Alpukat dan Jambu di Taman Kebonrojo

23 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Jalin Sinergitas, Kapolres Jombang Bertemu Ketua Pengadilan Negeri

21 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Gerak Cepat, Polsek Perak Bekuk Pelaku Curanmor

21 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Trending di Hukum