Menu

Mode Gelap

Headline

Selundupkan Sabu 21.9 Kg, Petugas Satgas Pamtas Ringkus Tiga Pemuda Entikong

badge-check


					Dansatgas Pamtas 1/PBC/1 Kostrad, Letkol Arh Andy Qomarudin, ungkap penangkapan tiga pemuda Entikong Kalimantan Barat, yang menyelundupkan sabu 21,9 kg,  23 November 2025. Foto: Instagram@klikwartaku Perbesar

Dansatgas Pamtas 1/PBC/1 Kostrad, Letkol Arh Andy Qomarudin, ungkap penangkapan tiga pemuda Entikong Kalimantan Barat, yang menyelundupkan sabu 21,9 kg, 23 November 2025. Foto: Instagram@klikwartaku

Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno

ENTIKONG, SWARAJOMBANG.COM – Dansatgas Pamtas 1/PBC/1 Kostrad, Letkol Arh Andy Qomarudin, memimpin konferensi pers terkait pengungkapan penyelundupan 21,9 kg sabu di perbatasan Entikong pada 23 November 2025.

Satgas Pamtas berhasil menangkap tiga pemuda yang diduga kuat sebagai pelaku penyelundupan. Ketiga tersangka, hanya diidentifikasi dengan inisial M, HP, dan AP, merupakan warga negara Indonesia.

Letkol Andy menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan warga yang menemukan benda mencurigakan di depan rumah seorang pemilik tempat penimbangan karet. Saat itu, pemilik rumah keluar membawa parang untuk mencari pakan sapi, yang membuat para pelaku panik dan melarikan diri.

Satgas Pamtas segera merespons laporan tersebut dan melakukan penyelidikan dengan bantuan rekaman CCTV dari rumah sekitar lokasi. Dari situ, petugas berhasil mengidentifikasi serta melacak para pelaku.

Setelah penangkapan, ditemukan barang bukti sabu seberat 21,9 kilogram. Selain itu, satu kendaraan roda empat dan satu sepeda motor yang digunakan para pelaku ikut disita.

Berdasarkan hasil penyelidikan, sabu tersebut diduga masuk ke Indonesia melalui jalur tikus di perbatasan Indonesia-Malaysia, yang kerap dimanfaatkan sindikat narkotika.

Barang bukti dan tersangka diserahkan ke Kodam XII/Tanjungpura sebelum diteruskan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk proses hukum.

Dankolakops Pamtas RI-Malaysia, Brigjen TNI Purnomosidi, menambahkan bahwa prosedur penyerahan barang bukti wajib melalui jalur komando agar transparan dan terkoordinasi dengan baik.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergi antar instansi, meliputi Satgas Pamtas, Satgas Teritorial, Satgas Intel, Badan Intelijen Negara (BIN), Bea Cukai, dan kepolisian setempat.

Kolaborasi ini terus diperkuat demi memperketat pengawasan di jalur perbatasan dan mencegah masuknya narkotika serta barang berbahaya ke wilayah Indonesia. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Kapolsek dan Kasihumas Polres Jombang Bergeser

2 September 2026 - 19:05 WIB

Aksi Pengeroyokan Usai Kegiatan Ijazah Kubro, Polres Jombang Tetapkan 8 Tersangka

2 September 2026 - 15:23 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Polisi Jombang Ringkus Pelaku Love Scamming di Lampung

28 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Polres Jombang Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Muktamar NU ke-35

26 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Marak Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Jombang Ungkap 80 Kasus

1 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Perkuat Sinergitas, Empat Pilar Peradilan Pidana Jombang Gelar Olahraga Bersama

24 Juli 2026 - 17:26 WIB

Bidpropam Polda Jatim Mitigasi Personil Polres Jombang

22 Juli 2026 - 13:38 WIB

Laka Beruntun Libatkan Tiga Motor, Empat Orang Terluka Termasuk Bocah 7 Tahun

8 Juli 2026 - 14:15 WIB

Trending di Hukum