Menu

Mode Gelap

Nasional

‘Saya Pergi Dulu, Jangan Menangis Ya Mama’ Secarik Kertas Pesan Siswa SDN Ngada kepada Ibundanya

badge-check


					Taki mampu hadapi situasi kemelaratan, mendoron seorang bocah SD usia 10 di Ngada, NTT, secara sadar mengakhiri hidupnya. Ia sempat menulsikan kata perpisahan kepada ibunya yang tidak mampu membelikan buku dan pinsil. Foto: tribunflores.com Perbesar

Taki mampu hadapi situasi kemelaratan, mendoron seorang bocah SD usia 10 di Ngada, NTT, secara sadar mengakhiri hidupnya. Ia sempat menulsikan kata perpisahan kepada ibunya yang tidak mampu membelikan buku dan pinsil. Foto: tribunflores.com

Penulis : Eko Wienarto | Redaktur: Priyo Suwarno

NGADA, SWARAJOMBANG.COM – Terhimpit kemelaratan hingga ibunya tak mampu membeli pinsil dan buku, menyebakan seorang anak SD kelas IV berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tewas ditemukan gantung diri di pohon cengkeh dekat rumah neneknya pada Kamis (29/1) lalu.

Peristiwa pilu ini memicu janji ibunya membelikan buku dan pensil yang diminta korban, meninggalkan luka dalam bagi warga Dusun Sawasina, Desa Nuruwolo, Kecamatan Jerebuu.

Camat Jerebuu, Bernardus H. Tage, membenarkan kejadian tersebut saat dihubungi pada Selasa (3/2/2026).

“Korban tinggal bersama neneknya yang berusia 80 tahun, sementara orang tuanya berada di kampung tetangga. Ia ditemukan tegantung di pohon dekat rumah,” ungkapnya.

Warga menemukan jenazah YBS saat menggembala kerbau di sekitar lokasi pada siang hari. Pagi sebelumnya, bocah itu terlihat duduk sendirian di depan rumah, padahal waktunya sekolah sudah tiba.

Tage menambahkan, ibu korban tak punya uang karena ayahnya meninggal saat YBS masih dalam kandungan.

Tetangga mengenang YBS sebagai anak yang rajin belajar, soleh, dan jarang murung meski keluarga mereka sangat miskin.

Polres Ngada menemukan secarik surat perpisahan tulis tangan korban dalam bahasa daerah, yang ditujukan untuk ibu: “Surat untuk mama. Saya pergi dulu. Mama relakan saya pergi. Jangan menangis ya mama. Jangan pula Mama mencari atau rinduku. Selamat tinggal mama….” **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tim KAIST Korsel Temukan Cara Mengubah Sel Kanker Kembali Jadi Sel Normal

30 Juli 2026 - 16:56 WIB

Salmanudin Zoom Meeting dengan OJK: Awal Penilaian Award TPKAD 2025

29 Juli 2026 - 20:34 WIB

Warsubi dan Istri Peroleh Penghargaan Harganas ke-33 dari KKPK/ BKKBN

29 Juli 2026 - 20:12 WIB

Menelisik Akar Terorisme (42): Boudicca Bantai Orang Romawi di Tiang Gantungan

29 Juli 2026 - 19:48 WIB

Sukses Misi Dagang ke Hongkong, Transaksi 12 Triliun

29 Juli 2026 - 19:42 WIB

BRI Lampaui Target KUR Perumahan, Realisasi Unit Tembus 167 Persen

29 Juli 2026 - 19:30 WIB

Temuan BPK Jatim Dugaan Rp554 Juta Dana Basos Masuk ke Pejabat Dispendik Jember

29 Juli 2026 - 16:19 WIB

Kejati Jatim Tahan 5 Tesangka Kasus Pungli Perizinan di Dinas ESDM dengan Bukti Rp14 Miliar

29 Juli 2026 - 14:49 WIB

Bukti Pungli Perizinan di ESDM Jatim

Kejaksaan Serahkan Uang Rampasan TPPU Judol Jaka Purnama Rp9,05 Miliar ke Kas Negara

29 Juli 2026 - 11:55 WIB

Trending di Nasional