Menu

Mode Gelap

Nasional

Nanik S. Deyang Akui Terus Terang sebagai Cupu Presiden, tetapi Cupu yang Baik

badge-check


					Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa proses penyesuaian administrasi masih berlangsung. Foto: ig@naniksdeyang Perbesar

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa proses penyesuaian administrasi masih berlangsung. Foto: ig@naniksdeyang

Penulis: Sri Muryanto |  Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM– Nanik Sudaryati Deyang secara resmi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) terhitung sejak 2 Juni 2026, menggantikan Dadan Hindayana.

Dalam wawancara eksklusif bersama Kompas TV, Jumat 12 Juni 2026. Ia menjelaskan peran barunya sekaligus menanggapi sejumlah persoalan yang sedang dihadapi lembaga tersebut.

Dalam perbincangannya, Nanik secara terbuka menyebut dirinya dengan istilah “cupu” yang kemudian dijelaskan maknanya.

“Saya ini memang cupu. Artinya saya adalah orang yang memberikan informasi langsung kepada Presiden. Bukan dalam makna negatif, melainkan informan yang jujur, objektif, dan menyampaikan kondisi sebenarnya di lapangan, baik yang berjalan baik maupun yang ada masalahnya,” ujarnya.

Menurutnya, peran tersebut dimaksudkan agar pimpinan negara mendapatkan gambaran yang utuh dan tidak terdistorsi mengenai jalannya program-program strategis, termasuk program Makan Bergizi Gratis.

“Sebagai kepala baru, tugas utama saya adalah membenahi sistem dan tata kelola yang ada. Kalau memang ditemukan ada kesalahan atau pelanggaran hukum, biar proses hukum berjalan sesuai jalurnya. Saya sebagai informan Presiden akan menyampaikan semua temuan yang sebenarnya, tidak ada yang ditutup-tutupi. Kami juga sudah memerintahkan tim internal untuk melakukan audit menyeluruh agar kesalahan serupa tidak terulang lagi di masa mendatang,” tegasnya.

Menyikapi kasus dugaan korupsi pengadaan motor listrik yang sedang ditangani Kejaksaan Agung, Nanik mengaku baru memahami secara rinci permasalahan tersebut setelah memangku jabatan sebagai pimpinan tertinggi di lembaga itu.

Biografi Ringkas

Nanik Sudaryati Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Ia menempuh pendidikan tinggi dan meraih gelar Sarjana Biologi dari Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Kariernya dimulai di dunia pers sebagai wartawati di Tabloid Bangkit di bawah naungan Kompas Gramedia Group.

Selanjutnya, ia menduduki berbagai posisi strategis seperti Pemimpin Umum Majalah Femme, Direktur Utama Tabloid Info Kecantikan, hingga Komisaris di sejumlah perusahaan media dan badan usaha milik negara.

Sebelum memimpin BGN, Nanik Sudaryati Deyang aktif dalam lingkaran pemerintahan dan politik.

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pada pemilihan presiden sebelumnya, Komisaris Independen PT Pertamina, Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, serta Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi sejak September 2025.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

14 Juni 2026 - 20:32 WIB

Terjadi Lagi Buruh Migran Indonesia Dianiaya 4 Orang Sekeluarga di Johor Bahru, Polisi Menangkap Pelaku

14 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kasus penganiayaan terhadap wanita buruh asal Indonesia terjadi lagi, setelah muncul video yang beredar luas di Johor Bahru, Malaysia, Sabtu 13 Juni 2025.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:26 WIB

HUT Ke-80 Bhayangkari, Meriah Lomba Mancing Gratis di Kolam Tirtasari Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:54 WIB

Kena Intimidasi Lagi, Tyo Ardianto Temukan Alat Lacak PBX Finder di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:59 WIB

Menelisik Akar Terorisme (17): Dituduh Sebarkan Epidemi, 50.000 Warga Yahudi Dibantai di Burgundi

13 Juni 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi. Foto: ist

Forkompimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang, Warsubi: Pintu Investasi Terbuka Lebar

13 Juni 2026 - 16:34 WIB

Muktamar Lesbumi NU di Tambakbetas, Riadi Ngasiran: Kami Ingin Merebut Kembali Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:40 WIB

Lesbumi NU menyelenggarakan muktamar di Tambakberas, Jombang, 11 - 14 Juni 2026

Mark Up Proyek Motor Listrik BGN Rp0,5 Triliun, Andri Mulyono Kerjasama dengan Lodewyk Pusung

13 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kehaksaan Agung telah menahan Andri Mulyono sebagai tersangka baru dalam kasus proyek pengadaan 21.000 unit motor listrik untuk BGN
Trending di Nasional