Menu

Mode Gelap

Nasional

Satu Siswa Meninggal Tiga Lainnya Luka-luka, Tertimpa Bangunan SDN Oepula Ambruk

badge-check


					Diduga gedung rapuh sebuah SDN Oepula, Timor Timur Selatan (TTS) NTT ambruk, timpa anak-anak yanf sedang berteduh, Rabu 18 Marey 2026. Foto: Instagram@surakartakita Perbesar

Diduga gedung rapuh sebuah SDN Oepula, Timor Timur Selatan (TTS) NTT ambruk, timpa anak-anak yanf sedang berteduh, Rabu 18 Marey 2026. Foto: Instagram@surakartakita

Penulis: Eko Wienarto  |  Editor: Priyo Suwarno

TIMOR TENGAH SELATAN- Seorang siswa tewas dan tiga rekannya alami luka berat dan ringan, akinbat tertimpa bagunan SDN Oepula ambruk di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.

Persitiwa ini terjadi Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 16.30-17.30 Wita. Bangunan lama yang sudah tidak digunakan selama dua tahun ini roboh tiba-tiba, kemungkinan karena kondisi rapuh.

Pada saat itu, anak-anak sedang berteduh dari hujan di dalam bangunan setelah bermain sepak bola, saat bangunan ambruk menimpa mereka. 

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD TTS tiba pukul 20.20 Wita untuk penanganan dan pendataan, bekerja sama dengan polisi dan pemerintah desa.​

Korban

  • Noldi Kause (9 tahun), siswa kelas 1 SD asal Desa Nifukani
  • Dua hingga tiga korban luka-luka, termasuk Juliana Nenohai (13 tahun, luka berat di kepala dan lutut, dirawat di RSUD Soe)
  • Jekson Nenoliu (9 tahun), dan Rio Nenoliu (4 tahun).

Respons Otoritas
Kapolres TTS langsung ke lokasi, situasi terkendali dengan korban luka dirawat. Penyebab pasti masih diselidiki, tapi bangunan tua (ukuran 24 x 7 meter) diduga faktor utama; imbauan agar hindari bangunan tidak layak.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD TTS tiba di lokasi pukul 20.20 Wita untuk penanganan awal, pendataan korban, dan koordinasi. Kepala Pelaksana BPBD TTS, Dianar Ati (atau Dianar Ari Aty), melaporkan situasi terkendali dan korban luka ditangani medis.

Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, langsung turun ke lokasi untuk olah TKP, evakuasi korban, memasang garis polisi, dan memintai keterangan saksi. Polisi menangani aspek penyelidikan dan keamanan lokasi.

Kedua instansi bekerja sama dengan pemerintah desa setempat untuk respons cepat, tanpa indikasi satu pihak mendominasi.

Kronologi

1. Sore Hari, Sekitar 16.30-17.30 Wita (18/3/2026)
Sekelompok anak dari Desa Nifukani bermain sepak bola di halaman SD Inpres Oepula yang sudah tidak digunakan sejak 2023-2024. Saat cuaca gerimis/hujan, mereka berteduh di dalam bangunan lama (ukuran 24×7 meter) sambil melanjutkan bermain.

2. Bangunan Ambruk Tiba-Tiba
Bangunan tua dan rapuh roboh menimpa anak-anak di dalamnya, menyebabkan dentuman keras terdengar oleh saksi seperti Agustinus Talan (petani lokal). Korban: Noldi Kause (9 thn, kelas 1 SD, tewas), Juliana Nenohai (13 thn, luka berat), Jekson/Rio Nenoliu (9/4 thn, luka ringan).

3. Penemuan dan Evakuasi Awal
Saksi berlari ke lokasi, menemukan puing-puing menimpa korban. Warga setempat segera evakuasi dan bawa korban luka ke RSUD Soe; jenazah Noldi disemayamkan di rumahnya.

4. Respons Otoritas (Malam Hari)
Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen tiba untuk olah TKP, pasang garis polisi, dan periksa saksi. Tim Reaksi Cepat BPBD TTS (4 personel) datang pukul 20.20 Wita untuk pendataan dan koordinasi dengan polisi serta pemerintah desa.

5. Update Pasca-Kejadian (19/3/2026)
Situasi terkendali, korban luka membaik. Penyelidikan penyebab (kondisi bangunan lapuk) dilanjutkan; imbauan hindari bangunan tidak layak. Keluarga atur pemakaman Noldi. **

Relances
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kades Ditemukan Tewas Duduk di Sofa Leher Terlilit Selang Air di Kantor Desa Buncitan Sidoarjo

4 Mei 2026 - 07:54 WIB

Kemenag Menutup Ponpes Dholo Kusumo Pati, Pasca Aksi Demo Tuntutan Hukum Tindak Kekerasan Seksual

4 Mei 2026 - 06:18 WIB

Dishub Jombang Ajukan Pintu Penyeberangan KA di Plandi dan Nglele

3 Mei 2026 - 20:19 WIB

Ditargetkan Jalan 2028, BBM Campur Etanol 20 Persen

3 Mei 2026 - 18:55 WIB

Purisemanding Jombang Berdarah, Pria Asal Brebes Menusuk Pacar dan Adiknya karena Lamaran Ditolak

2 Mei 2026 - 16:19 WIB

Polisi Polsek Plandaan bersama warga meringkus Ade Darmawan, 25, setelah menusuk pacar dan adiknya perempuan gegara lamaran ditolak. Foto: instagram@kabar-jombang

Ustadzah Hasanah Korban Begal dan Dibunuh, Polisi Banjarbaru Ringkus Dua Tesangka

2 Mei 2026 - 15:22 WIB

Bertepatan May Day, Menteri PU Copot Tujuh Pejabat Eselon I Diganti yang Baru

2 Mei 2026 - 14:27 WIB

Pencuri Sasar Kotak Amal Kuburan, Masjid dan Musala di Sukopinggir Gudo Jombang

2 Mei 2026 - 11:55 WIB

Tanah Longsor Menutup Terowongan Proyek PLTA Cisokan Bandung Barat

2 Mei 2026 - 10:53 WIB

Trending di Headline