Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Purbaya Kesal kepada Pertamina: Malas Bikin Kilang, Belum Selesai Malah Dibakar

badge-check


					Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar dengar pendapat bersama anggota dewan d Senaya, Jakarta, Senin 30 September 2025. Ia mewngaku kesal kepada BUMN Pertamina, yang ia sebut malas bikin kilang sehingga subsidi BBM terus melonjak. Foto: Instagram@purbayayudhi_official Perbesar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar dengar pendapat bersama anggota dewan d Senaya, Jakarta, Senin 30 September 2025. Ia mewngaku kesal kepada BUMN Pertamina, yang ia sebut malas bikin kilang sehingga subsidi BBM terus melonjak. Foto: Instagram@purbayayudhi_official

Penulis: Yusran Hakim   |   Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat dengar pendapat dengan DPR RI, Senin 30 September 2025, ungkap kekesalannya kepada Pertamina. Dia menegaskan bahwa perusahan BUMN ini malas-malasan membangun kilang minyak baru.

Dia menyayangkan karena sejak krisis 1998 hingga sekarang, Pertamina belum membangun kilang baru sehingga Indonesia harus terus mengimpor bahan bakar minyak (BBM), yang menyebabkan beban subsidi energi membengkak.

Ia menyinggung janji Pertamina pada 2018 untuk membangun tujuh kilang baru dalam lima tahun, namun sampai sekarang belum ada satu pun yang terwujud. Purbaya meminta anggota DPR yang bertemu dengan Direksi Pertamina (Danantara) untuk menekan agar kilang baru segera dibangun demi mengurangi impor dan memperkuat kemandirian energi nasional.

Menteri Purbaya Ymenyatakan bahwa Pertamina keberatan membangun kilang baru yang melibatkan investor China karena menganggap sudah over capacity, mengacu pada rencana pembangunan 7 kilang baru yang belum selesai dan terbengkalai.

Ia menegaskan bahwa sebenarnya kilang itu bukan tidak bisa dibangun, tapi Pertamina malas-malasan. Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah pernah menawarkan skema kerja sama dengan investor China di mana kilang tersebut dibangun dengan kontrak pembelian produk selama 30 tahun, setelah itu kilang menjadi milik gratis. Namun, Pertamina menolak dengan alasan mereka sudah merencanakan pembangunan 7 kilang baru yang sampai kini belum juga terealisasi.

“Sekarang ini kilang belum juga selesai, malah dibakar,” kata Menkeu terang-terangan di depan anggota dewan, dan meminta agar turut serta mengawasi kinerja Pertamina, yang ia anggap amburadul.

Ia menyoroti situasi ini sebagai bagian dari kerugian besar negara karena terus-menerus mengimpor minyak dari luar negeri, sementara kilang yang ada tidak dimanfaatkan optimal bahkan sampai ada kilang yang dibakar. Purbaya mendesak DPR untuk mengawasi dan menekan Pertamina agar serius merealisasikan pembangunan kilang minyak demi kemandirian energi nasional.

Purbaya juga menegaskan perannya bukan sekadar “juru bayar” subsidi, tapi akan ikut mengawasi realisasi proyek-proyek Pertamina.

Purbaya mengungkapkan rasa kesalnya terhadap mandeknya pembangunan kilang minyak baru oleh Pertamina sejak krisis 1998 sampai sekarang. Ia menegaskan tidak ada satupun kilang baru yang dibangun, meskipun Pertamina sudah berjanji membangun tujuh kilang dalam lima tahun.

Akibat kurangnya kilang baru, Indonesia harus bergantung impor BBM dari luar negeri, terutama Singapura, sehingga subsidi energi membengkak dan APBN terbebani.

Purbaya secara langsung menyebut Pertamina “malas-malasan” membangun kilang baru dan mengkritik sikap Pertamina yang malah keberatan saat pemerintah menawarkan kerja sama dengan investor China untuk pembangunan kilang, dengan skema pembelian produk selama 30 tahun dan kilang menjadi milik gratis setelah itu.

Dia menantang DPR untuk mengawasi dan menekan Pertamina agar serius membangun kilang demi mengurangi ketergantungan impor dan kerugian negara yang besar. Purbaya juga mengingatkan perannya bukan hanya sebagai “juru bayar” subsidi, tetapi juga pengawas agar realisasi pembangunan kilang terlaksana dengan baik. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BEM PTNU Kirim 120.000 Liter Air Bersih ke Ketapang Kalbar untuk Peringati Hari Santri

25 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Sejak Awal Jadi Relawan Tanpa Gaji, Gus Irfan Angkat Dua Anaknya Jadi Staf Ahli Kemenhaj

25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Veda Ega Pratama Torehkan Catatan Emas Raih Pole Position Moto3 Philip Island

24 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Berangkat Umrah Lebih Cepat dan Aman, PT Maghfiroh Sosialisasi Tabungan Rp20.000/ Hari

24 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Ludes Terbakar Gudang Daur Ulang Plastik Milik Muhaimin di Bandung Diwek Jombang

24 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Bupati Warsubi Ground Breaking JIP PT Kawasan Ploso, Investasi Rp4,8 Triliun

24 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kejari Gresik Periksa Pejabat Dinas Damkar Terkait Dugaan Penggunaan Anggaran

24 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Kunjungi Desa Tebaloan.Kapolres Gresik Safari Jumat dan Gelar Rembuk Desa

24 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Pemkab Gresik Biayai Bimbingan Belajar hingga Pendampingan Mengaji untuk Siswa Sekolah Rakyat

24 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Trending di Nasional