Menu

Mode Gelap

Nasional

Presiden Prabowo akan Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza, Indonesia Siap Jadi Wakil Komandan ISF

badge-check


					Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF), Mayor Jenderal Jasper Jeffers III. Foto: Ist Perbesar

Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF), Mayor Jenderal Jasper Jeffers III. Foto: Ist

Penulis: Jacobus E. Lato | Editor: Priyo Suwarno

WASHINGTON DC, SWARAJOMBANG.COM – Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF), Mayor Jenderal Jasper Jeffers III, mengumumkan bahwa Indonesia setuju untuk duduk sebagai wakil komandan ISF.

Amerika, Indonesia bersama Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania, telah berkomitmen mengirim pasukan untuk misi stabilisasi di Gaza, Palestina.

Indonesia secara khusus bersedia mengisi posisi Wakil Komandan ISF, sementara Mesir dan Yordania siap berkontribusi lewat program pelatihan kepolisian, ujarnya di Gedung Capitol, Washington DC, pada Kamis (19/2/2026).

Pasukan ISF ini akan beroperasi di bawah pengawasan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump.

Berdasarkan resolusi tersebut, tugas utama ISF mencakup pengamanan perbatasan wilayah Gaza, stabilisasi kondisi keamanan melalui demiliterisasi di Jalur Gaza, perlindungan terhadap warga sipil, serta kolaborasi dengan negara terkait untuk menjamin kelancaran koridor kemanusiaan.

Penunjukan posisi Wakil Komandan untuk Indonesia dilakukan langsung oleh Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers dari Amerika Serikat, pada pertemuan perdana Dewan Perdamaian di Gedung Putih, Washington DC, Kamis (19/2/2026). Pihak Indonesia menerima tawaran tersebut dengan antusias.

ISF merupakan pasukan stabilisasi internasional yang dibentuk guna menjaga keamanan di Gaza sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 tahun 2025. Kekuatan ini bertugas di bawah BoP untuk memantau gencatan senjata, mendukung pembangunan pemerintahan sipil, serta mewujudkan perdamaian tanpa unsur konfrontasi militer.

ISF bekerja sama dengan Israel, Mesir, dan aparat kepolisian Palestina dalam upaya stabilisasi Gaza, dengan pasukan kontingen dari berbagai negara termasuk Indonesia (sekitar 8.000 personel TNI), Maroko, Albania, dan lainnya. Fokus operasionalnya adalah pengamanan fase transisi menuju perdamaian berkelanjutan, bukan aksi tempur.

Peran Wakil Komandan
Sebagai Wakil Komandan ISF, Indonesia akan mendampingi Komandan Mayor Jenderal Jasper Jeffers dalam menangani operasi sehari-hari, pengambilan keputusan strategis, serta koordinasi antarnegara.

Jabatan ini menuntut kredibilitas profesional tinggi, pengalaman misi PBB, dan kepemimpinan setingkat bintang dua atau tiga untuk memimpin pasukan multinasional.

Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui kesepakatan ini pasca-pertemuan, dengan menyatakan bahwa Indonesia akan menyediakan personel terbaik untuk posisi tersebut.

Tawaran ini sejalan dengan komitmen awal Indonesia sebagai salah satu dari lima negara pertama yang menyatakan kesiapan mengirim pasukan (sekitar 8.000 prajurit TNI).

ISF lahir pasca-gencatan senjata antara Israel-Hamas di akhir 2025, dengan mandat PBB yang menekankan pengawasan keamanan non-tempur di Gaza.

 Indonesia dipilih berkat rekam jejak misi perdamaiannya (seperti di Lebanon) serta posisi netralnya di forum Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) maupun ASEAN, menjadikannya mitra strategis bersama Maroko, Kazakhstan, Kosovo, Albania, Mesir, dan Yordania.

Indonesia secara resmi menerima penawaran sebagai Wakil Komandan ISF untuk misi stabilisasi di Gaza, Palestina, sebagai wujud komitmennya terhadap perdamaian global.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan kesiapan RI mengirim personel TNI, bahkan melebihi 8.000 prajurit jika dibutuhkan. ISF dibentuk di bawah BoP untuk mengawal keamanan Gaza dan mendukung perdamaian abadi.

Indonesia menjadi salah satu dari lima negara pelopor yang berkomitmen mengirim pasukan, didukung kontribusi negara lain seperti Mesir dan Yordania untuk pelatihan polisi Gaza. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tim BPBD Jombang Sabet Juara I Lomba Resilient dan Penanggulangan Bencana Jatim 2026 di Pacitan

25 Juli 2026 - 13:44 WIB

DPO Terpidana Haji dan Umrah Rp15 M, Tim Tabur Kejaksaan Ringkus Asep Jamaluddin Saat Transaksi di BCA Jakarta

25 Juli 2026 - 10:27 WIB

Kerugian Rp600 Juta Pabrik Pakan Ternak di Mojowarno Ludes Terbakar, Sutrisno: Syukur Seluruh Pekerja Selamat

24 Juli 2026 - 22:41 WIB

Solo dan Malang Jadi Destinasi Favorit Baru Wisatawan Saat Libur Sekolah 2026

24 Juli 2026 - 20:35 WIB

MK Larang Kuota Internet Hangus, Operator Seluler Perlu Ubah Model Bisnis

24 Juli 2026 - 20:20 WIB

Tak Perlu Repot Ganti Moda, 18 Stasiun KAI Daop 8 Kini Terintegrasi

24 Juli 2026 - 19:54 WIB

Menelisik Akar Terorisme (40): Dracula Isap 650 Darah Gadis Belia

24 Juli 2026 - 19:11 WIB

Diperiksa sebagai Saksi, Jamwas Rudi Margono Ancam Hadirkan Paksa terhadap Febrie Adriansyah

24 Juli 2026 - 18:45 WIB

Dokter Nevirizal Mengundurkan Diri dari Jabatan Asisten Bupati Gayo, Gegara Anaknya Flexing

24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Trending di Nasional