Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca nasional, Minggu (20/7/2025). Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir.
Prakirawan BMKG Hasalika Nurjanah menyebut cuaca berawan terjadi di Banda Aceh dan Tanjung Pinang. Sementara itu, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung diprakirakan berawan tebal.
“Bengkulu menjadi satu-satunya wilayah di Sumatera yang berpotensi diguyur hujan ringan. Suhu maksimum tertinggi di pulau ini tercatat di Medan, mencapai 35°C,” ujar Hasalika dalam keterangannya, Minggu (20/7/2025).
Berpindah ke Pulau Jawa, Surabaya diprediksi cerah berawan sepanjang hari.
Adapun Yogyakarta, Semarang, Bandung, dan Serang umumnya berawan tebal.
Hujan ringan diprakirakan turun di sebagian wilayah Bandung. “BMKG juga mencatat potensi banjir rob di wilayah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat,” kata Hasalika.
Sementara itu, wilayah Kupang diprakirakan cerah berawan sejak pagi hingga malam.
Sedangkan, Denpasar dan Mataram masing-masing diprediksi berawan dan berawan tebal.
BMKG turut mengimbau warga pesisir Nusa Tenggara Timur mewaspadai banjir rob.
Peningkatan pasang laut menjadi faktor risiko yang patut diantisipasi.
Lebih lanjut, di Kalimantan, Tanjung Selor berpotensi mengalami udara kabur. Pontianak diprediksi berawan, sedangkan cuaca berawan tebal terjadi di Samarinda, Palangkaraya, dan Banjarmasin.
Wilayah ini diperkirakan mengalami suhu hangat dengan kelembapan cukup tinggi.
BMKG belum mencatat potensi hujan signifikan di Kalimantan.
Kemudian, Makassar diprediksi berawan dengan suhu udara cenderung stabil.
Sementara itu, Manado, Gorontalo, dan Kendari diprakirakan mengalami cuaca berawan tebal.
Udara kabur berpotensi menyelimuti Palu pada pagi hari. Sedangkan Mamuju diprakirakan diguyur hujan ringan.
Beralih ke Jayapura diprediksi berawan sepanjang hari. Sedangkan hujan ringan diprakirakan mengguyur Ambon, Ternate, Nabire, Sorong, Manokwari, dan Jayawijaya.
“BMKG mencatat kondisi atmosfer di kawasan timur masih cukup lembap.
Hal itu mendukung potensi terbentuknya hujan lokal dalam skala ringan,” ucapnya.
Hasalika mengingatkan, adanya potensi banjir rob akibat pasang maksimum.
“Wilayah terdampak meliputi pesisir Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, dan Jawa Barat.” ujarnya.
Selain itu, potensi serupa juga mengancam pesisir Jakarta, Banten, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku. Masyarakat diminta tetap waspada, terutama saat air laut pasang pada dini hari dan malam.***











