Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Ponpes Mitahul Ulum Pamekasan Terbakar Hebat: 14 Ruang, Kantor dan Katin Ludes

badge-check


					Ponpes Miftahul Ulum, Pamekasan, Madura, mengalami kebakaran hebat, terjadi dari Jumat malam dan baru biisa dipadamkan Sabtu dini hari, 6-7 Februari 2026. Foto: Instagram@portalJTV Perbesar

Ponpes Miftahul Ulum, Pamekasan, Madura, mengalami kebakaran hebat, terjadi dari Jumat malam dan baru biisa dipadamkan Sabtu dini hari, 6-7 Februari 2026. Foto: Instagram@portalJTV

Penulis: Sri Muryanto   | Editor: Priyo Suwarno

PAMEKASAN, SWARAJOMBANG.COM- Kebakaran melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum  di Penyapen (Panyepen), Pamekasan, Jawa Timur, pada Jumat malam hingga  Sabtu dini hari, 6-7 Februari 2026.​

Laporan kebakaran masuk ke Damkar Pamekasan pukul 20:41 WIB, tim tiba pukul 21:01 WIB dengan api sudah membesar akibat angin kencang.

Maltuful Anam, pengelola Ponpes Miftahul Ulum, mengatakan bahwa ada 14 ruang kamar santri ukuran 8X9 m terbkara,dapur dan dua kantin, kantor dan perupsatakaan. Ia menyebutkan bahwa api bermula dari ruang perpustakaan, merembet ke bagian lain dan membesar.

Api merembet cepat dari asrama santri ke perpustakaan, membakar dua bangunan utama. Pemadaman dilakukan tim Damkar, santri, ustaz, dan warga hingga api terkendali, diikuti pendinginan.​

Tidak ada korban jiwa atau luka-luka; semua santri selamat. Kerusakan mencakup dua bangunan ludes (asrama Ma’had Tibyan dan perpustakaan), nilai materi belum dirinci.

Santri kubar tingkat ula dan Ma’had Tibyan dipulangkan sementara mulai Sabtu (7/2/2026), wajib dijemput wali dengan identitas.​​​

Pihak Pondok Pesantren Pusti Miftahul Ulum tidak secara eksplisit disebutkan namanya dalam laporan utama terkait kebakaran pada 7 Februari 2026.​

Keterangan kronologi, korban nihil, dan penyampaiannya melalui pernyataan umum dari pihak passantren yang dikonfirmasi wartawan di lokasi. Tidak ada nama individu seperti kiai, pengasuh, atau juru bicara yang dikutip langsung.​​​

Belum ada pernyataan resmi konfirmasi penyebab spesifik; diduga korsleting listrik, mirip kejadian sebelumnya di passantren serupa yang disebabkan hal itu.​​

Damkar Pamekasan dan polisi sedang menyelidiki, termasuk pemeriksaan instalasi dan faktor angin kencang yang mempercepat merambetnya api.​​

Kerusakan terbatas pada dua bangunan tersebut; bangunan lain selamat berkat upaya pemadaman cepat oleh Damkar, santri, dan warga. Santri dari tingkat ulama dan Ma’had Tibyan sementara dipanggil mulai Sabtu (7/2/2026).

Jumlah santri di Pondok Pesantren Pusti Miftahul Ulum, Penyapen, Pamekasan tidak disebutcan secara spesifik dalam kebakaran terkini pada Februari 2026.​

Data tesis lama (sekitar 2016) menyebutkan total sekitar 2.253 santri, termasuk 1.703 santri mukim dan 550 santri kalong. Angka ini kemungkinan telah berubah, karena passantren Miftahul Ulum cabang lain seperti Bettet mencapai 10.000 santri.

Santri tingkat ulama dan Ma’had Tibyan (asrama terbakar) sementara dipulangkan mulai 7/2/2026, tapi jumlah pastinya tidak dirinci. Tidak ada korban jiwa dari seluruh santri.

Berikut kronologi kejadian:​

  • 20:41 WIB : Laporan kebakaran masuk ke Posko Damkar Pamekasan dari kompleks Ponpes Miftahul Ulum Panyepen, Desa Potoan Laok, Kec. Palengaan.

  • 21:01 WIB : Tim Damkar tiba di lokasi; api sudah membesar di asrama santri Ma’had Tibyan akibat angin kencang.​

  • Selama pemadaman : Api merembet ke perpustakaan orang yang lewat; Pemadaman dilakukan bersama santri, ustaz, dan warga setempat.

  • Malam hari (Sabtu dini hari) : Api berhasil dikontrol sepenuhnya, diikuti proses pendinginan lokasi.​

  • Sabtu (7/2/2026) : Santri tingkat ulama dan Ma’had Tibyan dipulangkan sementara, wajib dijemput wali murid dengan identitas; Pencarian penyebab dimulai. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rakyat Kalteng Menyegel Kantor Gubernur, Agustiar Sabran Pamit Pergi dan Tidak Kembali

19 Oktober 2026 - 21:45 WIB

20 Hari Sebelumnya Karhutla Gambut Bisa Diprediksi

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Jatim Siapkan Peluncuran Trans Jatim Koridor-2 Akhir Oktober 2026

19 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Perpres Baru Jamin Ojol Kerja di Banyak Aplikator

19 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ketua Bapemperda Jombang, Kartiyono: Siapkan Roadmap Wisata, Jangan Disimpan di Rak Buku Saja!

19 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Warga Banjaragung Ringkus Seorang Pengamen Diduga Bakar Lahan, Kobaran Api Hingga 800 M2

19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Peringati Hari Santri, Pemkab Jombang Imbau Kenakan Sarung dan Busana Muslim Empat Hari

19 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Minibus Angkut 14 Suporter PSS Sleman Laka di Tol Saradan, 4 Orang Tewas

19 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Trending di Nasional