Menu

Mode Gelap

Nasional

Polisi Ungkap 7 Pelaku 21 Kali Mencuri Besi Antikarat Pelindung Tiang Pancang Jembatan Suramadu

badge-check


					Polisi meringkus 7 komplotan pencuri besi antikarat pelindung tiang pancang jembatan Suramadu. Mereka mengaki sudah 21 kali beroperasi memereteli besi itu. Foto: pakta realita Perbesar

Polisi meringkus 7 komplotan pencuri besi antikarat pelindung tiang pancang jembatan Suramadu. Mereka mengaki sudah 21 kali beroperasi memereteli besi itu. Foto: pakta realita

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

 BANGKALAN, SWARAJOMBANG.COM- Polres Bangkalan tengah melakukan penyelidikan kasus komplotan nelayan melakukan perusakan dan pencurian besi antikarat di bawah jembatan Suramadu.

Mereka mengaku telah beraksi 21 kali di bawah jembatan, sehingga berisiko tinggi terhadap usia pakai jembatan ini.

Infrastruktur vital penghubung Jawa-Madura, terancam rusak dini akibat pencurian berulang besi antikarat pelindung tiang pancang.

Para pelaku diringkus sejak 8 Maret 2026, hingga kini masih terus diselidiki secara mendalam.

Kasus ini menyebabkan kerugian Rp92 juta dan banyak tiang terpapar air laut korosif.

Besi antikarat melindungi tiang pancang dari korosi di dasar laut; pencurian membuat struktur baja utama rentan karat cepat, melemahkan pondasi jembatan sepanjang 5,4 km.

Pakar ITS memperingatkan usia 21 tahun jembatan memerlukan perlindungan ekstra, karena korosi bisa picu retak kolom dan kegagalan bentang—biaya perbaikan miliaran rupiah.

DPRD Jatim soroti komponen vital hilang seperti baut dan besi penyangga, ditambah retak expansion joint, tingkatkan risiko ambruk saat beban ekstrem.

Fakta Kerusakan

Dari 21 aksi (16 sukses), pelaku curi 1-4 batang per kali (120 kg/batang, Rp23 juta/unit). Banyak tiang kini telanjang, perburuk pemeliharaan minim anggaran 2025.

Tujuh pelaku pencurian besi antikarat pelindung tiang pancang Jembatan Suramadu berasal dari Gresik dan Bangkalan, dengan nama lengkap tidak dirinci penuh di media—hanya inisial dan usia yang disebutkan.

Daftar TersangkaBerikut identitas berdasarkan laporan polisi per 13-15 Maret 2026:

Dari Gresik: Adi (27), Misyan (32), Fata (40), Budi (usia tidak jelas), SA (40), sedangkan dari Bangkalan: Muhid (32), Arip (40).

Kasat Reskrim AKP Hafid Dian Maulidi konfirmasi saat konferensi pers, tapi nama lengkap belum dipublikasikan resmi. Mereka ditahan di Mapolres Bangkalan.

Sebelumnya, polisi suda pernah menangkap pencuri, Januari 2026.  yang memerotoli kabel tembaga  CCTV dan EWS, bahayakan pengguna jalan.

Kronologi

  • 8/3/2026: Satpolairud Polres Bangkalan patroli rutin di bawah jembatan, lihat perahu kayu biru mencurigakan.
  • Pengejaran: Petugas dekati, saksikan 7 nelayan lepas besi antikarat tiang pancang.
  • Penggeledahan: Temukan 4 batang besi (480 kg), kompresor, katrol, oksigen selam, rantai.
  • Penangkapan: Tersangka—2 Bangkalan (Muhid 32, Arip 40), 5 Gresik (Adi 27, Misyan 32, Fata 40, Budi, SA 40)—dibawa ke Mapolres.
  • Pengakuan: Akui 21 aksi, jual besi Rp23 juta/batang; dijerat Pasal 363 KUHP, ancaman 7 tahun.
  • 15/3 Status: Tersangka ditahan, pemeriksaan lanjut; belum rekonstruksi.*
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Saksi Rahasia Serahkan Dana Rp8,3 Miliar ke KPK, Kasus OTT KKP Banjarmasin Mulyono Purwo

8 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Semburan Lumpur Pekat 20 Meter Disertai Bunyi Gemuruh di Oro-oro Kesongo Blora

7 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Senjata yang Ditemukan di Sekolah 995 Senapan Angin

7 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Ulah Manusia Sebabkan 120 Hektare Hutan Bromo Hangus

7 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Menelisik Akar Terorisme (46): Desalines Dirangsek Hingga Mati, Christhope Bunuh Diri

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Pulbaket Tim Gabungan: Muncul AngkaTransaksi Rp248 Miliar KPRI Sejahtera Jombang

7 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Konsumsi Makanan MBG, 103 Siswa di Rejotangan Tulungagung Keracunan

1 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wamen Dahnil Ansar Prihatin Ada Ustad dan Pemuka Agama Masuk Kartel dan Mafia Haji

1 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Sopir dan 30 Penumpang Selamat Saat Kebakaran Bus Gunung Harta di Tol Nganjuk

1 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Trending di Nasional