Menu

Mode Gelap

Headline

Pernyataan Menhan Sjafrie: Bandara PT IMIP Morowali Membahayakan Kedaulatan Negara

badge-check


					Menteri Pertahanan RI, Jenderal (purn) Sjafrie Sjamsudin menguak tabir kebocohan ketahanan dan pertahanan RI dari sudut keberadaan bandara swasta milik PT IMIP, Morowali. Hal itu diektahuai setelah TNI melakuikan latihan terjun payung, kamis 20 November 2025. Foto: Youtube@iNews TV Perbesar

Menteri Pertahanan RI, Jenderal (purn) Sjafrie Sjamsudin menguak tabir kebocohan ketahanan dan pertahanan RI dari sudut keberadaan bandara swasta milik PT IMIP, Morowali. Hal itu diektahuai setelah TNI melakuikan latihan terjun payung, kamis 20 November 2025. Foto: Youtube@iNews TV

Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno

MOROWALI, SWARAJOMBANG.COM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsudin menegaskan keberadaan bandara di Indonesia yang beroperasi tanpa kehadiran perangkat negara seperti bea cukai dan imigrasi, sebuah anomali yang sangat mengkhawatirkan.

Keberadaan bandara tanpa pengawasan aparat negara ini membuka celah besar yang mengancam kedaulatan ekonomi Indonesia dan keselamatan nasional.

Setelah mengamati latihan TNI di Morowali, Sulawesi Tengah pada 20 November 2025, Menhan Sjafrie menyatakan akan segera melakukan evaluasi dan menindak tegas anomali ini untuk menutup celah kelemahan yang membahayakan negara.

Laporan menyebutkan bandara tersebut berlokasi di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang sudah beroperasi sejak 2019 tanpa kehadiran aparat negara, tanpa bea cukai, imigrasi, maupun AirNav.

Ini memungkinkan pergerakan barang dan orang tanpa pengawasan, yang secara serius melanggar kedaulatan negara dan menimbulkan banyak pertanyaan mengenai otoritas dan izin operasionalnya.

Menhan Sjafrie menegaskan prinsip dasar tanpa kompromi: Tidak boleh ada “negara di dalam negara.” Setiap infrastruktur strategis mutlak harus berada di bawah kontrol penuh negara guna menjaga keamanan, kedaulatan, dan integritas ekonomi dari eksploitasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kutipan  pidato Menhan Sjafrie saat inspeksi di bandara PT IMIP Morowali, 20 November 2025:

Berikut kutipan lengkap isi pidato Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat menyaksikan latihan terjun payung di Morowali pada Kamis, 20 November 2025:

Rangkaian latihan ini menunjukkan kesiapan dan profesionalisme TNI dalam menjaga kedaulatan nasional. Saya melihat ada anomali serius yang harus segera diperbaiki, yaitu adanya bandara yang beroperasi tanpa perangkat negara sama sekali, seperti bea cukai, imigrasi, dan otoritas penerbangan. Kondisi ini menciptakan celah yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi dan keamanan nasional kita. Kita harus melakukan deregulasi dan memperkuat pembangunan kekuatan pertahanan di titik-titik krusial nasional agar tidak menjadi celah bagi kegiatan ilegal.

Republik ini tidak boleh ada negara di dalam negara. Kita harus menegakkan semua ketentuan tanpa melihat latar belakang dari mana pun asalnya. Negara wajib hadir dan memastikan pengawasan ketat di semua objek vital, termasuk bandara dan kawasan industri strategis. Saya berjanji akan melaporkan semua temuan dan evaluasi kepada Presiden Republik Indonesia agar tindakan yang tegas dapat segera diambil untuk menjaga dan melindungi kedaulatan serta kekayaan nasional.

Latihan ini juga menegaskan pentingnya sinergi antar matra TNI dan koordinasi lintas sektoral dengan instansi seperti Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina sebagai penguatan pengawasan berlapis. Kita harus terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan tempur serta operasi TNI untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks dan multidimensi.

Pidato ini menegaskan fokus Menhan Sjafrie pada penguatan kedaulatan dan pengawasan negara di kawasan-kawasan strategis, serta penegakan hukum yang tanpa pandang bulu demi kedaulatan dan keamanan nasional.”

Pernyataan ini disampaikan Menhan Sjafrie usai menyaksikan latihan terintegrasi TNI di Morowali yang sekaligus menjadi momentum pengungkapan anomali operasional bandara tanpa perangkat negara di kawasan industri tersebut. Tidak ada toleransi bagi praktik yang merongrong kedaulatan dan keamanan negara. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:44 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:23 WIB

Dua Kapolsek dan Kasihumas Polres Jombang Bergeser

2 September 2026 - 19:05 WIB

Aksi Pengeroyokan Usai Kegiatan Ijazah Kubro, Polres Jombang Tetapkan 8 Tersangka

2 September 2026 - 15:23 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Polisi Jombang Ringkus Pelaku Love Scamming di Lampung

28 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Polres Jombang Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Muktamar NU ke-35

26 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Marak Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Jombang Ungkap 80 Kasus

1 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Perkuat Sinergitas, Empat Pilar Peradilan Pidana Jombang Gelar Olahraga Bersama

24 Juli 2026 - 17:26 WIB

Trending di Hukum