Menu ✖

Mode Gelap

Hukum

Pemuda Pengangguran Bakar Motor Guru SMA di Pulau Kangean

badge-check


					Motor milik guru Ahmad Nurudin pengajar SMA di pulau Kangean, dibakar oleh seorang pemuda, Senin 13 Januari 2025. Instagram@kangeanesia Perbesar

Motor milik guru Ahmad Nurudin pengajar SMA di pulau Kangean, dibakar oleh seorang pemuda, Senin 13 Januari 2025. Instagram@kangeanesia

Penulis: Syaifudin  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KANGEAN–  Polisi menangkap seorang pemuda berinisial AQ (19) di pulau Kangean, Sumenep, setelah membakar sepeda motor milik seorang guru bernama Ahmad Nurudin (50). Pelaku ditangkap Selasa, 14 Januari 2025, setelah kejadian pembakaran sepeda motor guru Senin, 13 Januari 2025.

Penangkapan dilakukan oleh aparat Polsek Kangean di rumah pelaku setelah korban melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian

Peristiwa ini terjadi Senin, 13 Januari 2025, dan dipicu oleh perasaan tersinggung pelaku terhadap nasihat yang disampaikan korban saat upacara bendera di SMA Putra Bangsa, di desa Pajanangger, kecamatan Arjasa, pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura.

Pelaku pembakar sepeda motor guru Nurudin bukanlah siswa di sekolah tersebut. Ia berinisial AQ, seorang pemuda berusia 19 tahun lulusan SMA di luar kota dan saat ini berstatus pengangguran.

Kejadian ini dipicu oleh perasaan tersinggung pelaku terhadap nasihat yang disampaikan oleh guru tersebut saat upacara bendera. Meskipun pelaku merasa terhubung dengan situasi di sekolah, ia tidak terdaftar sebagai siswa di sana.

Polisi Kangean meringkus seorang pemuda AQ, 19, sebagai tersangka pelaku pembakar motor milik guru Ahmad Nurudin, Selasa 14 Januari 2025. Instagram@kangeanisia

AQ merasa tersinggung setelah mendengar nasihat dari Nurudin yang mengkritik kebiasaan anak muda di desa yang sering mabuk-mabukan. Saat Nurudin pulang dari sekolah, AQ mengadang di depan rumahnya, mengancam dengan sebilah parang, dan melakukan kekerasan fisik kepada guru itu. Lalu membakar motor milik pak guru tersebut.

Setelah mengancam, AQ membakar sepeda motor Suzuki Spin milik Nurudin yang terparkir di lokasi.
Pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian dan dijerat dengan beberapa pasal, termasuk kepemilikan senjata tajam tanpa izin dan perusakan barang. Ia terancam hukuman penjara hingga 10 tahun.

Kepala Desa Pajenangger, Suhra, menyatakan bahwa insiden ini menunjukkan pentingnya komunikasi yang baik antara guru dan siswa serta perlu pemahaman yang lebih dalam mengenai dampak dari tindakan emosional yang tidak terkontrol. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kapolres Jombang Pantau Langsung Ketersediaan BBM di SPBU

19 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Polisi Bersama Petani Desa Cek Pertanian Jagung

14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Kapolres Jombang Sowan Kiai Pondok Pesantren Tebuireng

14 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Tingkatkan Sinergitas, Kapolres Jombang Sambangi Bupati

9 Oktober 2026 - 11:09 WIB

HUT TNI ke-81, Polres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang

5 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Diduga Depresi Berat, Seorang Pria Nekad Gantung Diri

4 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Tradisi Pedang Pora Iringi Pisah Sambut Kapolres Jombang

2 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Terbakar Hebat, Dua Ruangan SMPN 2 Perak Ludes Dilalap Api

26 September 2026 - 15:08 WIB

Trending di Hukum