Menu

Mode Gelap

Headline

Pelaku Melarikan Diri Pakai Beat N 3283 TER, Kena Lamparan Bom Ikan Juari Tewas di Sukorejo Pasuruan

badge-check


					Seorang warga Kanduruan Sukorejo, bernama Juari, 41, tewas , akibat terkena lemparan bom ikan (Bondet). Persitiwa terjadi di Kalirejo, Sukorejo, Pasuruan, Kamis, sekitar 10.30 WIB, 4 Desember 2025. Foto: Instgaram@pasuruan.kekinian Perbesar

Seorang warga Kanduruan Sukorejo, bernama Juari, 41, tewas , akibat terkena lemparan bom ikan (Bondet). Persitiwa terjadi di Kalirejo, Sukorejo, Pasuruan, Kamis, sekitar 10.30 WIB, 4 Desember 2025. Foto: Instgaram@pasuruan.kekinian

Penulis: Yoli Andi Purnomo   |    Editor: Priyo Suwarno

PASURUAN, SWARAJOMBANG.COM– Insiden ledakan bom ikan mengguncang Dusun Lawatan, Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis pagi, 4 Desember 2025, pukul 10.50 WIB. Ledakan ini menimbulkan korban jiwa seorang pengendara motor bernama Juari (42), warga Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo.

Peristiwa memilukan ini terjadi saat korban mengendarai Honda Beat biru bernopol N 3283 TER, yang diduga dibuntuti pelaku dari arah utara. Usaha pelaku melempar bondet pertama gagal, memaksa korban menepi di depan toko kelontong. Namun lemparan kedua tepat mengenai kepala belakang korban, mengakibatkan kematian di tempat.

Suara ledakan yang sangat keras sempat membuat warga sekitar panik dan salah mengira bahwa korban ditembak, memperburuk suasana siang itu. Kejadian ini menimbulkan keresahan mendalam di kalangan masyarakat, yang selama ini merasa relatif aman.

Respons cepat Polisi Resor Pasuruan dengan Tim Inafis yang melakukan olah tempat kejadian perkara, berhasil mengamankan serpihan bahan peledak dan memeriksa saksi-saksi.

Kasatreskrim AKP Adimas Firmansyah menegaskan bahwa investigasi sedang berjalan untuk memastikan motif kejadian serta menangkap pelaku yang melarikan diri.

Pelaku yang menggunakan motor Honda Beat bernopol N 2183 TER, yang diduga menggunakan nomor palsu, kini tengah diburu aparat keamanan. Penyidik juga menganalisa rekaman CCTV di jalur Sukorejo-Bangil untuk mengungkap identitas dan jaringan pelaku, apakah terkait masalah pribadi atau kriminal terorganisir.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Andy Purnomo, memastikan pihaknya serius dalam menyelidiki kasus ini demi menjaga ketenangan masyarakat dan memberikan keadilan bagi korban. Keluarga Juari pun berharap proses hukum berjalan cepat dan transparan, sembari menunggu hasil autopsi di RS Pusdik Brimob Watukosek.

Hingga malam 4 Desember 2025, belum ada laporan penangkapan terkait insiden berdarah ini, sementara upaya pengejaran pelaku masih berlangsung intensif. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Laka Beruntun Libatkan Tiga Motor, Empat Orang Terluka Termasuk Bocah 7 Tahun

8 Juli 2026 - 14:15 WIB

Polsek Perak Tindak Tegas Pelaku Balap Liar

6 Juli 2026 - 19:13 WIB

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

2 Juli 2026 - 10:51 WIB

Tangan Dewa Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi dari Malaysia Sembuhkan Ribuan Pasien

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Empat Pelaku Komplotan Curanmor Dibekuk Polisi Jombang

30 Juni 2026 - 19:34 WIB

Korsleting Listrik, Tiga Kamar Tidur Ludes Dilalap Api

29 Juni 2026 - 19:13 WIB

Dua Pakar Ortopedi Malaysia Nyatakan Robot Hanya Membantu, Peran Dokter Ahli Tetap Penentu

28 Juni 2026 - 13:01 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:41 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:52 WIB

Trending di Hukum