Menu

Mode Gelap

Headline

Muncul Akun Mengaku Bjorka: Unggah Basis Data 341.800 Personel Polri Gratis

badge-check


					Dunia ditial kita semakin runyam, kini muncul unggahan sanggahan dari akun mengaku sebagai Bjorka, pada tanggal 4 Oktober 2025, situs NetLeaks atas nama “Bjorka” merilis basis data 341.800 personel Polri dalam bentuk CSV (pangkat, nama, unit, nomor HP, email). Instagram@merdekasiber Perbesar

Dunia ditial kita semakin runyam, kini muncul unggahan sanggahan dari akun mengaku sebagai Bjorka, pada tanggal 4 Oktober 2025, situs NetLeaks atas nama “Bjorka” merilis basis data 341.800 personel Polri dalam bentuk CSV (pangkat, nama, unit, nomor HP, email). Instagram@merdekasiber

Penulis: Yusran Hakim    |   Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM– Hacker ‘Bjorka’ seolah meledek aparat kepolisian, setelah konferensi pers keberhasilannya menangkap WFT, 21, pemuda asal Minahasa Utara, sebagai tersangka kasus pembobolan sistus di Indonesia. Pada tanggal 4 Oktober 2025, situs NetLeaks atas nama “Bjorka” merilis basis data 341.800 personel Polri dalam bentuk CSV (pangkat, nama, unit, nomor HP, email).

“Bjorka” juga menulis pesan sindiran: “since the police in Indonesia allege that they have arrested me… you can only catch me in your dreams.” Rilis ini ditandai sebagai FREE dengan tanggal pelanggaran September 2025.

Semakin tegas bahwa WFT, bukanlah Bjorka sesungguhnya. Ia hanyalah ‘korban’ salah tangkap, dan hanya mengaku-ngaku sebagai Bjorka.

Sebelumnya, pada 23 September 2025, polisi menangkap WFT (22) di Minahasa sebagai pemilik akun X bernama “@bjorka/@Bjorkanesiaa” dalam perkara akses ilegal dan manipulasi data bank yang sempat diklaim mencapai 4,9 juta akun.

Pernyataan ini dipaparkan ke publik pada 2 Oktober 2025 oleh jajaran Polda Metro Jaya, sembari menegaskan proses masih berjalan, demikian tulis akun instagram@merdekasiber, Minggu 5 Oktober 2025.

Sejumlah riset luar mengenai Skywave yang terkait dengan Babuk-bjorka menyebut bahwa data-data yang dijual oleh WFT adalah data yang dijual kembali yang sebelumnya sudah bocor. Dalam aksinya WFT bergonta ganti username yang salah satunya memakai topeng “Bjorka Asli”.

Analisis internal kami terhadap artefak “babuk bjorka” yang sempat dirilis WFT februaru 2025 menunjukkan tidak ada keterkaitan teknis dengan infrastruktur/jejak publik Bjorka di NetLeaks yang dikonfirmasi oleh “Bjorka Asli” melalui telegram, yang menyebut Skywave adalah seorang “Impostor” yang menggunakan nickname dirinya.

Sanggahan atau klarifikasi terkait rilis data 341.800 personel Polri oleh akun yang mengaku Bjorka pada 4 Oktober 2025 antara lain sebagai berikut:

Data yang dirilis adalah data personel Polri berisi nama, pangkat, satuan tugas, nomor HP, dan email dalam format CSV.

Pakar keamanan siber Teguh Aprianto menyatakan data tersebut adalah data lama, sekitar tahun 2016, sehingga sebagian orang dalam data sudah purnawirawan. Data ini bukan data terbaru Polri.

Penangkapan seorang pria berinisial WFT yang mengaku sebagai pemilik akun Bjorka diragukan sebagai Bjorka asli. Teguh menduga yang ditangkap adalah orang yang meniru identitas Bjorka.

Setelah penangkapan WFT oleh Polda Metro Jaya, akun Bjorka tetap merilis data anggota Polri tersebut secara gratis pada 4 Oktober 2025.

Kalimat sindiran di situs rilis Bjorka yang berbunyi “since the police in Indonesia allege that they have arrested me… you can only catch me in your dreams” menunjukkan bahwa Bjorka menyatakan belum tertangkap secara nyata, menegaskan bahwa pelaku peniruan bukan dirinya.

Dengan demikian, klaim bahwa data tersebut bocor dari Bjorka asli tidak dapat dipastikan karena pihak keamanan dan pakar menyatakan data itu lama dan penangkapan yang terjadi diduga bukan Bjorka asli. Bjorka juga memberikan tanggapan sindiran bahwa polisi hanya menangkap peniruan, bukan dirinya sendiri. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Helikopter Jatuh di Bukit Tapang Tingan Sekadau, SAR 24 Jam Operasi Evakuasi 8 Jenazah

17 April 2026 - 22:50 WIB

Aksi Unjuk Rasa Massa GMNI Bermuara Dialog di Gedung DPRD Jombang

17 April 2026 - 19:27 WIB

FPII Melaporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya, Ucapannya Bangkitkan Sensivitas Agama

17 April 2026 - 18:55 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 8): Kejahatan di Jalur Emas

17 April 2026 - 15:34 WIB

Pertemuan Tertutup Tim KPK dengan Pejabat Pemkab Jombang, Bahas Gratifikasi

17 April 2026 - 15:03 WIB

Helikopter Angkut 8 Orang, Jatuh di Hutan Tapang Tingang Sekadau

16 April 2026 - 22:38 WIB

Kades Sampurno Dibacok dan Dikeroyok 15 Orang, Tampak Sudah Sehat dan Bisa Ketawa

16 April 2026 - 21:49 WIB

Pemkab Langsung Menutup MBG: Sebanyak 155 Siswa SD-SMP-SMA di Anambas Diduga Keracunan

16 April 2026 - 18:24 WIB

Incinerator Rp 226 Miliar Mangkrak 25 Tahun, Jadi Beban Utang Pemkot Surabaya Rp 104 Miliar

16 April 2026 - 17:42 WIB

Trending di Ekonomi