Menu

Mode Gelap

Headline

Mohon Maaf Soal Keracunan, Prasetyo Hadi: Pemerintah Anggap MBG Program Terbaik

badge-check


					Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa program MBG saat menjadi program terbaik pemerinah, meski ada usul sebaiknya diganti dengan uang tunai. Foto: Instagram@prasetyo_hadi28 Perbesar

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa program MBG saat menjadi program terbaik pemerinah, meski ada usul sebaiknya diganti dengan uang tunai. Foto: Instagram@prasetyo_hadi28

Penulis: Yusran Hakim      |     Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-  Semakin banyak kasus kercanunan dan persoalan dalam pelaksanaan BMB, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dia memberi tanggapan bahwa program makanan bergizi gratis (MBH) bisa saja diganti dengan uang tunai, di Jakarta, Jumat 19 September 2025.

Dia mengatakan bahwa siapa pun boleh mengusulkan ide tersebut, tetapi program yang memberikan makanan langsung kepada siswa di sekolah melalui MBG dianggap sebagai cara terbaik oleh pemerintah dan Badan Gizi Nasional saat ini.

Prasetyo juga meminta maaf atas insiden keracunan yang terjadi dalam program MBG dan berjanji akan mengevaluasi serta memperbaiki program tersebut berdasarkan catatan dan masukan yang ada.

Ditegaskan bahwa program MBG yang sekarang dianggap yang terbaik oleh pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk dilaksanakan saat ini.

Pemerintah mengakui masih ada catatan dan masalah dalam menjalankan program MBG, termasuk kasus keracunan makanan di beberapa tempat, dan berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan memperbaiki agar program ini lebih baik dan aman.

Usulan untuk mengganti MBG dengan uang tunai diusulkan sebagai pilihan lain, misalnya supaya orang tua siswa bisa menyiapkan makanan bergizi sendiri, tetapi pemerintah berpendapat bahwa memberikan makanan langsung di sekolah kepada siswa adalah cara terbaik saat ini.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga meminta maaf atas kejadian keracunan yang terjadi dan memastikan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk kemungkinan memberi sanksi jika ada unsur kelalaian atau kesengajaan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Muktamar Lesbumi NU di Tambakbetas, Riadi Ngasiran: Kami Ingin Merebut Kembali Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:40 WIB

Lesbumi NU menyelenggarakan muktamar di Tambakberas, Jombang, 11 - 14 Juni 2026

Nanik S. Deyang Akui Terus Terang sebagai Cupu Presiden, tetapi Cupu yang Baik

13 Juni 2026 - 13:35 WIB

Mark Up Proyek Motor Listrik BGN Rp0,5 Triliun, Andri Mulyono Kerjasama dengan Lodewyk Pusung

13 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kehaksaan Agung telah menahan Andri Mulyono sebagai tersangka baru dalam kasus proyek pengadaan 21.000 unit motor listrik untuk BGN

Lampu Padam, Massa Aksi Mahasiswa UI Membubarkan Diri dari Bundaran HI

12 Juni 2026 - 22:08 WIB

Dinkop-UMKM Jombang Beri Pelatihan 21 Ibu-ibu Plumbon Gambang: Kripik Pisang dan Tahu Krispi

12 Juni 2026 - 21:27 WIB

Menelisik Akar Terorisme (16): Black Death Memangsa 50 % Populasi Eropa

12 Juni 2026 - 18:52 WIB

Beginilah ilutrasi kegabasan pandemi black death yang menimpa Eropa, digambarkan telah menelan korban 50 persen populasi di Eropa

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Warsubi: Hasilkan Data Valid untuk Jombang Maju

12 Juni 2026 - 16:33 WIB

Seluruh stake holder pemangku jabatan di jajaran Pemkan Jombang dilibatkan untuk menyukseskan pelaksanaan Sebsus Ekonomi 2026

Tokoh Muda dari Tondowulan, Anas Burhani Ditetapkan sebagai Tanfidz PKB Jombang

12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekretaris PKB Jomban, Anas Burhani, ditetapkan sebagai Tnbfidz PKB Jombang, Kamis 11 Juni 2026.

Piala Dunia 2026 FIFA: Juara I Mendapat Hadiah Uang Tunai Rp 793 Miliar

11 Juni 2026 - 21:45 WIB

Trending di Nasional