Menu

Mode Gelap

Nasional

Mahfud MD Siap Membela Pandji Bila ada Masalah Hukum

badge-check


					Komika Pandji Pragiwaksono jadi sorotan usai materi stand up comedy bertajuk Mens Rea. Foto:ig@Pandji Pragiwaksono Perbesar

Komika Pandji Pragiwaksono jadi sorotan usai materi stand up comedy bertajuk Mens Rea. Foto:ig@Pandji Pragiwaksono

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Komika Pandji Pragiwaksono jadi sorotan usai materi stand up comedy bertajuk Mens Rea yang tayang di Netflix sejak 27 Desember 2025.

Dalam pertunjukan berdurasi lebih dari dua jam, ia menyindir sejumlah tokoh publik, mulai dari Wapres Gibran Rakabuming Raka, Ahmad Syahroni, hingga Raffi Ahmad, serta menyinggung kinerja kepolisian.

Candaan Pandji disebut mengandung unsur pidana sesuai KUHP baru tentang penghinaan pejabat negara.

Namun, eks Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pernyataan itu tidak bisa dijerat hukum karena disampaikan sebelum KUHP baru berlaku pada 2 Januari 2026.

“Kalau itu dianggap menghina, khusus kasus Pandji, tidak bisa dihukum,” ujar Mahfud dalam siniar YouTube, 7 Januari 2026.

Ia bahkan menyatakan siap membela Pandji bila ada masalah hukum.

Mahfud juga menilai pasal-pasal KUHP baru berpotensi mengancam kebebasan berekspresi, sehingga perlu diuji di Mahkamah Konstitusi.

Salah satu materi Pandji yang menuai pro kontra adalah roasting ekspresi Wapres Gibran yang disebut mirip orang mengantuk.

“Ganjar, ganteng ya. Anies, manis ya. Atau Wakil Presidennya, Gibran, ngantuk ya,” ucap Pandji.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Belum Sembulan Terjadi Lagi, Pria Misterius Tewas Loncat dari Jembatan Kembar Cangar

23 April 2026 - 16:31 WIB

Gempa 3.8 Magnetudo Guncang Buleleng Bali dan Timor

23 April 2026 - 15:37 WIB

Turis India Embat Handuk hingga Keset di Ubud Bali

23 April 2026 - 14:43 WIB

Bocah SD Jatuh dari Ketinggian 8 Meter di Pasar Serangan

23 April 2026 - 14:29 WIB

Menang Gugatan Rp119 Triliun Lawan Hary Tañoe, Jusuf Hamka Sujud Syukur

23 April 2026 - 11:13 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (1): Ketika Kekerasan Jadi Pilihan Aksi

22 April 2026 - 18:54 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital Makin Berkibar, Jadi Pilihan Pasien Indonesia 

22 April 2026 - 11:56 WIB

Rudy Mas’ud tak Punya Nyali Temui Massa Aksi Unjuk Rasa AMP Kaltim

22 April 2026 - 09:02 WIB

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Trending di Ekonomi