Menu

Mode Gelap

Nasional

Lolos dari Kejaran Dua Mobil Lantas, Remaja Bawah Umur Serahkan Diri Diantar Ortu ke Polres Paser

badge-check


					Dua unit mobil lantas Polres Paser, Kalimantan Timur, berusaha menghentikan kendaraan Grand Max putih, tetapi kendaraan itu lincah berhasil meloloskan diri. Sopirnya, ternyata remaja bawah umur diduga terpenggaruh alkohol. Foto: Instagram@kriminews Perbesar

Dua unit mobil lantas Polres Paser, Kalimantan Timur, berusaha menghentikan kendaraan Grand Max putih, tetapi kendaraan itu lincah berhasil meloloskan diri. Sopirnya, ternyata remaja bawah umur diduga terpenggaruh alkohol. Foto: Instagram@kriminews

Penulis: Mulawarman   |    Editor: Priyo Suwarno

PASER, SWARAJOMBANG.COM- Berhasil menerobos dan lolos dari kejar-kejaran dengan dua mobil patroli Lantas. Namun, pada malam harinya, remaja bawah umur menyerakan diri diantar kedua orang tuanya ke kantor Lantas Polres Paser, Kalimantan Timur, Minggu malam 14 Dese,ber 2025.

Kasus ini viral di media sosial, setelah muncul video menunjukkan dua unit mobil patroli Satlantas Polres Paser mengejar kendaraan Grand Max putih, terjadi Minggu, 14 Desember 2025, sekitar pukul 01.00 Wita di Jalan Kusuma Bangsa KM 5, Tanah Grogot, Kaltim.

Kisahnya bermula, saat patroli polisi awalnya hanya untuk edukasi remaja minum miras, tapi pengemudi kabur setelah pintu dibuka, meninggalkan dua motor, sehingga polisi mengejar karena curiga.

Grand Max sempat menabrak salah satu mobil patroli, tapi tetap melarikan diri. Tampaknya sopir di belakajng kemudian Grand Max putih itu memang jago. Meskipun sudah dijepit mobil patrloi, ia tetap berhasil melarikan diri.

Ia berhasil lolos, dan melarikan diri lagi, dua mobil terus mengejar dan terjadikan kejar-kejaran mirip adegan film. Tampaknya, remaja itu kemudian memarkir kendaraannya, ia melarikan diri. Terhindar dari penangkapan petugas Lantas.

Pengejaran tidak langsung berakhir dengan penangkapan di tempat, melainkan pengemudi menyerah diri keesokan paginya bersama orang tua, pada Minggu malam, 14 Desember 2025.

Kasat Lantas Polres Paser, AKP Weny Wahyuningsih, memberikan keterangan resmi terkait insiden kejar-kejaran mobil polisi dengan Grand Max putih di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Ia mengonfirmasi kejadian sebagai bagian dari penegakan hukum Minggu malam, 14 Desember 2025.

Ia menjelaskan kronologi patroli rutin yang berujung pengejaran setelah pengemudi Grand Max melarikan diri saat dicegat.

Pengemudi, yang di bawah umur dan diduga mabuk, akhirnya menyerah diri bersama orang tua ke Polres Paser. Tidak ada polisi lain yang disebutkan secara spesifik dalam berita terkait kasus ini.

Patroli rutin polisi menemukan sekelompok remaja minum minuman keras dan mendekati mereka untuk edukasi.

Saat pintu mobil Grand Max dibuka, pengemudi dan penumpang kabur, meninggalkan dua motor, sehingga polisi mengejar karena curiga.

Mobil Grand Max sempat menabrak mobil patroli saat melarikan diri, menarik perhatian warga sekitar.

Insiden kejar-kejaran mobil polisi dengan Grand Max putih di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, terjadi pada Minggu, 14 Desember 2025, sekitar pukul 01.00 Wita.

Kronologi dirangkum berdasarkan keterangan resmi Kasat Lantas AKP Weny Wahyuningsih.

  • Patroli rutin: Personel Satlantas Polres Paser melakukan patroli di Jalan Kusuma Bangsa KM 5, Tanah Grogot, menemukan sekelompok remaja minum minuman keras.

  • Pendekatan awal: Polisi mendekati untuk memberikan edukasi; pintu mobil Grand Max dibuka, pengemudi dan penumpang tiba-tiba kabur meninggalkan dua motor.

  • Pengejaran dimulai: Karena curiga, dua unit mobil patroli mengejar Grand Max putih yang melarikan diri.

  • Kontak fisik: Grand Max menabrak salah satu mobil patroli saat dikejar, menarik perhatian warga sekitar; video kejar-kejaran viral di media sosial.

  • Pengemudi menyerah: Pengemudi di bawah umur, diduga pengaruh alkohol, menyerahkan diri ke Polres Paser bersama orang tua pagi harinya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pintu DPRD Jombang Telah Dibuka: Bahas Kelahiran Bung Karno di Ploso Bersama TACB dan Pemerhati Sejarah

25 April 2026 - 11:51 WIB

Keracunan MBG di SDN 7 Rumbia Jeneponto, 23 Siswa Dirawat

25 April 2026 - 10:53 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Dibatasi Maksimal 5 Pak Pembelian Beras SPHP 

24 April 2026 - 19:06 WIB

Basalamah Mengaku tak Tahu Uang Rp8,4 Miliar yang Diserahkan ke KPK

24 April 2026 - 15:24 WIB

Ketua DPRD Magetan Suratno Ditahan Kejari, Tangis Pecah Saat Digiring ke Mobil Tahanan

23 April 2026 - 21:28 WIB

Belum Sembulan Terjadi Lagi, Pria Misterius Tewas Loncat dari Jembatan Kembar Cangar

23 April 2026 - 16:31 WIB

Gempa 3.8 Magnetudo Guncang Buleleng Bali dan Timor

23 April 2026 - 15:37 WIB

Turis India Embat Handuk hingga Keset di Ubud Bali

23 April 2026 - 14:43 WIB

Trending di Nasional