Menu

Mode Gelap

Nasional

Lima Orang Selamat Saat Pesawat Cessna BRO Skydive Mendarat Darurat di Persawahan Karawang

badge-check


					Lima orang terdiri dari pilot kru dan penumpang selamat, pada saat Cessna Skydive Indonesia mengalami kerusakan mesin dan mendarat darurat di persawahan Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Karawang, Jawa Barat, pada Jumat sore, 21 November 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Instgaram@pemalang.update Perbesar

Lima orang terdiri dari pilot kru dan penumpang selamat, pada saat Cessna Skydive Indonesia mengalami kerusakan mesin dan mendarat darurat di persawahan Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Karawang, Jawa Barat, pada Jumat sore, 21 November 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Instgaram@pemalang.update

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika   |   Editor: Priyo Suwarno

KARAWANG, SWARAJOMBANG.COM – Jumat asore yang mencekam, 21 November 2025, langit Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Karawang, Jawa Barat, berubah menjadi saksi bisu sebuah drama penyelamatan nyawa.

Sebuah pesawat Cessna milik BRO Skydive Indonesia dengan nomor registrasi PK-WMP yang tengah melaju dari Tangerang menuju Cirebon, mengalami malapetaka saat mesin tiba-tiba kehilangan daya dorongnya.

Dengan detik-detik yang terasa seperti selamanya, pilot berpengalaman Eko Agus Nugroho (46) berjuang mengendalikan pesawat yang mulai berputar-putar genting di langit, mencari tempat selamat untuk mendarat darurat.

Pilihan itu jatuh pada hamparan persawahan basah, jauh dari pemukiman, demi menghindari korban yang lebih besar.

Ketegangan meningkat, namun dengan keahlian dan keberanian luar biasa, Eko berhasil menuntun pesawat dengan lima awak yang menahan napas, mendarat dengan selamat di tengah ladang yang hijau basah oleh hujan.

Tak satu pun luka serius menghantui mereka. Co-pilot Ibnu Barkah Romadioni (33), teknisi Rizky Dwi Andrea (38), serta Nur Andi dan seorang kru lain, menyaksikan bagaimana pilot mereka mengubah krisis menjadi keberhasilan.

Segera setelah pendaratan dramatis itu, kelima korban dievakuasi ke Puskesmas Tirtamulya untuk pemeriksaan menyeluruh, di bawah pengawasan ketat aparat kepolisian, TNI, BPBD, dan pemerintah daerah.

Informasi resmi menyatakan mereka dalam kondisi stabil, tanpa luka serius, dan peristiwa ini menjadi bukti nyatanya kepiawaian dan keberanian para awak Cessna dalam menghadapi bahaya yang mengintai di tengah perjalanan.

Ipda Cep Wildan, Kasi Humas Polres Karawang, menegaskan, pesawat ini memang bukan pesawat komersial biasa, melainkan milik perusahaan skydiving yang memang dirancang untuk pelatihan dan olahraga terjun payung. Insiden ini menjadi pengingat betapa pentingnya kesiapsiagaan dalam setiap penerbangan, sekecil apapun jenisnya.

Karawang beruntung hari ini, karena nyawa berhasil diselamatkan, dan langit kembali tenang setelah drama yang mengguncang hati itu terlewati dengan mujizat keselamatan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hakim Vonis Hukuman Mati kepada Agus Sulaiman, Oknum Polisi Pembunuh Iparnya Mahasiswi UMM

23 September 2026 - 15:48 WIB

Sinergi LSM-Dinas PU: Kawal Proyek Jalan Bluru Ditarget Bermutu Tinggi dan Tepat Waktu

23 September 2026 - 10:33 WIB

Keracunan Makanan PMT di Rawabelang Batang, Puluhan Ibu dan Anak Dirawat di RSUD Kalisari

23 September 2026 - 00:33 WIB

Holi Kejar dan Menabrak Pencuri Motor Hingga Tewas di Ranuyoso, Kasus Hoki Minaya Terulang di Lumajang

22 September 2026 - 20:46 WIB

Emil Dardak: 411 Aset Pemprov Diproteksi dari Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:16 WIB

TPPU Rp237 M Libatkan Pejabat, Jenderal dan Ulama: Gus Yazid Cabut Keterangan BAP Letjen Widi Prasetijono

22 September 2026 - 15:13 WIB

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:45 WIB

Pendukung Mengamuk di PN Tipikor Semarang saat Jaksa Ajukan Tuntutan 8 Tahun dan 6 Bulan terhadap Sudewo

21 September 2026 - 22:25 WIB

Jejak Gatot Heroe Pejabat BC Garong Negara: Simpan Valuta Rp2,8 M di Plafon Rumah Madyopuro Malang

21 September 2026 - 21:03 WIB

Trending di Nasional