Menu

Mode Gelap

Headline

KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong dalam OTT Korupsi Proyek Jalan Daerah

badge-check


					Bupati Rehanglebong, Bengkulu, Fikri Thobari dan istri Larasati diangkut ke Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan di KPK, Selasa, 10 Maret 2026. Foto: antars Perbesar

Bupati Rehanglebong, Bengkulu, Fikri Thobari dan istri Larasati diangkut ke Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan di KPK, Selasa, 10 Maret 2026. Foto: antars

 

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

REJANGLEBONG, SWATAJOMBANG.COM– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap proyek infrastruktur senilai miliaran rupiah, Senin malam, 9 Maret 2026.

OTT ini mengungkap praktik fee proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, yang berpotensi merugikan anggaran daerah Bengkulu hingga Rp 15 miliar berdasarkan data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2025.

Tersangka yang DiamankanKPK mengonfirmasi pengamanan terhadap:Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari (50 tahun).

Istrinya, Intan Larasita Fikri (48 tahun), diduga terlibat sebagai perantara.Kepala Dinas PUPR Rejang Lebong, Hary Eko Purnomo (55 tahun).

Pengusaha swasta bernama Yongki, 45 tahun, pemilik PT Jaya Konstruksi, serta dua kontraktor lain berinisial S dan R.

Pengamanan juga melibatkan pemeriksaan awal terhadap Wakil Bupati Rejang Lebong di ruang kerjanya.

Total, delapan orang dibawa ke Markas KPK Jakarta untuk pemeriksaan.

Kronologi Lengkap

* OTTPagi hari (9/3), Bengkulu Selatan: Tim KPK memantau pertemuan Bupati Thobari dengan kontraktor di Proyek Jalan Trans Bengkulu-Rejang Lebong (anggaran APBD 2025: Rp 12,5 miliar).

* Malam hari (21.00 WIB), Kota Bengkulu: Penindakan di kediaman pribadi Bupati. Tim menyita uang tunai Rp 500 juta, dokumen fee 10-15% dari proyek PUPR, dan barang bukti elektronik.

* Dini hari (10/3): Rumah Kadis PUPR dan kantor Wakil Bupati disegel. Tersangka diterbangkan ke Jakarta via Pesawat Garuda GA 456 pukul 05.30 WIB.

* Ini OTT ke-8 KPK sepanjang 2026, kedua di bulan Ramadan, dan pertama di Bengkulu tahun ini (sumber: situs resmi KPK, diakses 10/3/2026 pukul 08.00 WIB).

Update Terkini

Para tersangka tiba di Gedung KPK Jakarta pukul 07.30 WIB dan menjalani pemeriksaan status hukum dalam 1×24 jam sesuai KUHAP Pasal 77.

KPK belum merinci nilai suap, tapi sumber internal menyebut kasus terkait mark-up proyek jalan dan jembatan di Rejang Lebong periode 2024-2026. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab Langsung Menutup MBG: Sebanyak 155 Siswa SD-SMP-SMA di Anambas Diduga Keracunan

16 April 2026 - 18:24 WIB

Incinerator Rp 226 Miliar Mangkrak 25 Tahun, Jadi Beban Utang Pemkot Surabaya Rp 104 Miliar

16 April 2026 - 17:42 WIB

Kecamatan Plandaan Jombang Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan: Untuk Pembangunan Infrastruktur

16 April 2026 - 17:06 WIB

Pemkab Jombang Cairkan Insentif Rp 6,5 Miliar untuk 6.500 Guru TPQ

16 April 2026 - 16:53 WIB

Bupati Warsubi Melepas 115 ASN Purna Bhakti: Ingat Ikatan Batin Tetap Terus Dijaga!

16 April 2026 - 16:34 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 7): Ketika Negara Menjadi Bandar Candu

16 April 2026 - 16:18 WIB

1.939 Jiwa Warga Solo Terdampak Banjir Luapan Kali Jenes, BMKG Masih Bisa Turun Hujan Lagi

16 April 2026 - 16:00 WIB

Pemuda Pujon Terima Paket Hadiah Menang Lomba Tulis, Ternyata Berisi Narkoba dari Perancis

16 April 2026 - 11:57 WIB

Penyelam Lakeguard Sarangan Temukan Botol Berisi Benda Mistis, Babinkamtibmas: Jangan Macam macamlah!

16 April 2026 - 10:29 WIB

Trending di Headline