Menu

Mode Gelap

Headline

Kontraktor Diberi Waktu 50 Hari untuk Perbaiki Spillway Bendungan Sungai Tanggul Ambrol

badge-check


					Spillway bendungan sungai Tanggul, Jember, amrbol, sebelum proyek selesai. Kontraktor diberi waktu perbaikan 50 hari, sampai akhir Januari 2026 ini. Foto: Instagram@tugumalang Perbesar

Spillway bendungan sungai Tanggul, Jember, amrbol, sebelum proyek selesai. Kontraktor diberi waktu perbaikan 50 hari, sampai akhir Januari 2026 ini. Foto: Instagram@tugumalang

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno

JEMBER, SWARAJOMBANG.COM – Spillway Bendung Sungai Tanggul di Desa Kepanjen (Paseban), Kecamatan Gumukmas, Jember, roboh akibat erosi sungai sebelum peresmian, memicu sorotan DPRD Jatim dan Dinas PU SDA atas kualitas proyek APBD Rp15,5 miliar.

Proyek bendung ini, dibiayai APBD Provinsi Jawa Timur 2025 dan ditangani PT Rajendra Pratama Jaya, mulai dikerjakan 26 Maret 2025 dengan target awal 21 Desember 2025.

Kerusakan spillway terdeteksi warga pada 12 Januari 2026, setelah kontrak diperpanjang hingga 19 Februari 2026 meski masalah erosi sudah muncul sejak akhir 2025.

Bendung ini dibangun untuk memulihkan irigasi 1.046 hektare sawah yang kehilangan air sejak banjir 2019 mengubah alur sungai.

Strukturnya mengatur aliran debit harian dan banjir, mencegah erosi serta genangan di Kencong dan sekitarnya, sekaligus mendongkrak produksi padi untuk musim tanam Januari 2026.

Respons Resmi
Uji laboratorium mengonfirmasi cacat struktur beton pada spillway, terutama sisi kiri yang belum selesai, meski proyek relatif baru.

Inspeksi DPRD Jatim dan Dinas PU SDA dilakukan 19 Januari 2026, di mana kontraktor hadir menjelaskan progres.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Windari dari Dinas PU SDA Jatim menyatakan PT Rajendra Pratama Jaya berkomitmen memperbaiki dalam 40-50 hari kerja, dengan denda harian dan ancaman blacklist jika gagal hingga Februari 2026.

Anggota DPRD Jatim Komisi D, Satib, pesimistis proyek selesai tepat waktu karena kerusakan parah dan keterlambatan sejak kontrak awal berakhir.

Ia mendesak tindakan tegas terhadap kontraktor untuk menjamin kualitas dan tanggung jawab penuh atas proyek senilai Rp15,5 miliar ini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan: Naiknya Harga Beras akibat Kecurangan Produsen

4 September 2026 - 19:49 WIB

Karhutla, Ditutup Total Kawasan Wisata Kawah Ijen

4 September 2026 - 19:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 21:05 WIB

Sidoarjo-Nganjuk Terus ke Jombang: 256 dan 4 Guru SMPN 1 Kabuh Keracunan MBG

3 September 2026 - 20:35 WIB

Agar Tetap Eksis Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Dalam Setahun

3 September 2026 - 19:33 WIB

Dua Tahun Lagi Pisang Cavendish Lumajang Eskpor

3 September 2026 - 19:09 WIB

53 Siswa dan Satu Guru SMAN 3 Nganjuk Diduga Keracunan Makan MBG

2 September 2026 - 21:26 WIB

Menurut Bank Dunia, Kemiskinan RI Lebih Buruk dari Timor Leste

2 September 2026 - 19:07 WIB

Dua Kapolsek dan Kasihumas Polres Jombang Bergeser

2 September 2026 - 19:05 WIB

Trending di Hukum