Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG– Sore kelabu dalam suasana hujan, Minggu 16 November 2025, sekitar pukul 18.30 WIB, sebuah tragedi berdarah terjadi di Jalan Raya Desa Perak, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.
Di sana, sebuah mobil pickup bermuatan buah mangga bertabrakan hebat dengan truk trailer. Dentuman keras dan serpihan logam yang berterbangan menjadi saksi bisu kecelakaan maut itu.
Ipda Siswanto, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, yang datang ke lokasi, menggambarkan dengan tegas betapa mengerikannya situasi itu.
Mobil pickup Daihatsu Grandmax itu hancur remuk, menyisakan dua nyawa terperangkap di tengah reruntuhan besi yang bengkok. M. Rokim (40) pengemudi truk trailer asal Surabaya selamat.
Berikut data korban yang meninggal dunia dan luka-luka:
1. Catur Adipurno (24), pengemudi mobil pickup, warga Desa Kalangsemanding Kecamatan Perak Jombang (meninggal dunia).
2. Shoim (56), penumpang mobil pickup, warga Desa Kalangsemanding Kecamatan Perak Jombang (meninggal dunia).
3. Sulaiman (62), penumpang mobil pickup, warga Desa Kalangsemanding Kecamatan Perak Jombang (luka berat).
Sopir muda, Catur Adipurno (24), warga Desa Kalangsemanding, Perak, berjuang dalam keadaan kritis, sementara kernet mobil, Ahmad Zakila Fikri, ditemukan sudah tak bernyawa, terkepung di dalam kendaraan yang ringsek.
Upaya evakuasi menjadi momen penuh ketegangan. Para petugas berjuang keras menggali reruntuhan untuk menyelamatkan korban yang terjepit, berhadapan dengan waktu yang kian menipis dan risiko yang mengancam nyawa mereka.
Polisi mengungkap fakta memilukan: selain mobil pickup tersebut, dua truk trailer lain terlibat dalam kecelakaan ini. Namun, pengemudi truk yang meninggalkan lokasi sejak dini hari Senin, 17 November 2025, pukul 02.00 WIB, masih menjadi misteri yang terus diusut. Identitasnya belum diketahui, menambah simpul misteri dalam lakon malang ini.
Kanit Gakkum Ipda Siswanto menegaskan, penyelidikan mendalam tengah berlangsung untuk mengungkap penyebab sebenar kejadian yang merenggut nyawa dan meninggalkan luka mendalam di hati keluarga serta masyarakat Perak. **











