Menu

Mode Gelap

Pendidikan

Kemenko PMK Bagikan 10 Ribu Bibit Pohon Durian Unggul

badge-check


					Pimpinan Wilayah Muhammadiyah  Jambi ikut gerakan menanam pohon buah yg diperoleh dari Kemenko PMK. Bibit yg diberikan sekitar 10 ribu yg terdiri dari berbagai bibit durian dan sejumlah bibit buah-buahan lainnya. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ Anwar Hudijono) Perbesar

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jambi ikut gerakan menanam pohon buah yg diperoleh dari Kemenko PMK. Bibit yg diberikan sekitar 10 ribu yg terdiri dari berbagai bibit durian dan sejumlah bibit buah-buahan lainnya. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ Anwar Hudijono)

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Zainul A Basuni

JAMBI, SWARAJOMBANG.comKementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengupayakan langkah-langkah massifikasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) melalui aksi nyata di dunia pendidikan.

Aksi nyata itu berupa Penanaman Sepuluh Juta Pohon, Gerakan Ayo Berkoperasi, Menghadirkan Media Sosial yang Sehat, produktif dan Melahirkan Semangat Revolusi Mental.

Kali ini, bertempat di SMK Muhammadiyah Sungai Bahar, Jambi, Deputi Koordinasi Bidang Revolusi Mental, Pemajuan Budaya, dan Prestasi Olah raga Kemenko PMK Didik Suhardi hadir di tengah para siswa untuk memberi semangat perubahan.

 Dalam sambutannya,  Didik memberi apresiasi SMK Muhammadiyah Sungai Bahar, yang terletak jauh dari pusat kota, telah mencatat sejarah gemilang akan prestasi.

“Apresiasi untuk siswa-siswi SMK Muhammadiyah Sungai Bahar dalam menciptakan MobilMu COE, yang memiliki potensi sebagai angkutan industri, khususnya dalam sektor buah sawit. Ini selaras dengan Revolusi Mental karena memiliki spirit berkemajuan untuk mengubah cara pikir, cara kerja dan cara hidup yang mengacu pada nilai-nilai Integritas, etos kerja, dan gotong royong,” tegas Didik disambut tepuk tangan para hadirin, Selasa (10/10/2023).

Didik berharap generasi muda di SMK bisa menjadi agen perubahan demi menyambut Indonesia Emas 2045. Sebab etos kerja,  kreativitas, dan daya saing bangsa, jelas Didik, Indonesia menempati posisi 40 dari total 63 negara dalam peringkat daya saing sumber daya manusia (sdm) masyarakatnya.

Lingkup ASEAN, Indonesia di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand (Intl Institute for Management Development/IMD-World Competitive Ranking 2020).

Didik pun menguraikan setidaknya ada sepuluh isu terkini terkait dengan tantangan pembangunan sumber daya manusia sehingga diperlukan Revolusi Mental. Perkembangan tekonologi digital, ditekankan Didik, menyebabkan perubahan peradaban pada masyarakat sehingga ada fenomena hiperrealitas.

Tak hanya itu, ada juga fenomena VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), yakni sebuah perubahan cepat dan tidak terduga, sehingga ekskalasi perubahan di dunia juga sangat cepat berubah.

“Segala bidang kehidupan dikuasai menurut logika kapitalisme internet (Internet of Things). Hal ini menegaskan fenomena abad kreatif, diejawantahkan melalui hadirnya budaya dan industri (ekonomi) kreatif pada masyarakat yang berinovasi, memiliki kreativitas, serta literasi digital yang tinggi. Kelak, dengan revolusi industri 4.0, akan ada 35% core skills akan hilang pada 2025, di mana 65% tumbuh kompetisi dan pekerjaan baru yang berbasis teknologi informasi,” terang Didik seraya memberi semangat untuk perubahan.

“Untuk itulah pentingnya Revolusi Mental. Untuk mengubah cara pikir, cara kerja dan cara hidup bangsa Indonesia yang mengacu pada nilai-nilai integritas, etos Kerja, dan gotong Royong berdasarkan Pancasila yang berorientasi pada kemajuan dan kemodernan secara cepat dan massif. Harapannya Indonesia menjadi negara yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” imbuh Didik memberikan pencerahan tentang Revolusi Mental

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani. Dalam kesempatan itu, Abdullah Sani tidak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap karya Siswa SMK Muhammadiyah Sungai Bahar. Lebih jauh, ia berharap bahwa MobilMu COE dapat terus dikembangkan untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan industri sawit, melainkan juga bisa menjadi inspirasi bagi perkembangan pendidikan di Provinsi Jambi.

Didik Suhardi secara simbolik menyerahkan bibit buah unggul durian sebanyak sepuluh ribu pohon kepada Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PWM Jambi Eko Kuntarto disaksikan oleh Ketua PWM Jambi Buya Suhaimi Chan, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Sekretaris PWM Jambi, Agus Setiyono, dan Kepala Sekolah SMK   Keunggulan Muhammadiyah Sungai Bahar Zainul Arifin.

Sepuluh ribu bibit unggul durian itu dibagaikan kepada masyarakat sekitar sekolah untuk meningkatkan kemandirian perekonomian dengan penanaman pohon buah. Selain itu, penanaman sepuluh ribu pohon itu bagian dari rangkaian Aksi Nyata Revolusi Mental Penanaman Sepuluh  Juta Pohon yang dimulai Mei tahun lalu. Aksi ini merupakan upaya untuk terbentuknya pembudayaan gaya hidup dan cinta lingkungan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pintu DPRD Jombang Telah Dibuka: Bahas Kelahiran Bung Karno di Ploso Bersama TACB dan Pemerhati Sejarah

25 April 2026 - 11:51 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Peringatan Hati Bumi, Tanam Pohon dan Bunga di Lingkungan Kantor Pemkab Jombang

24 April 2026 - 08:29 WIB

Ibu ibu PKK dan ASN di kantor pemkab Jomban, menanan pohon dan bunga peringati Hari Bumi, Rabu 23l2 April 2026. Foto: jombangksb.go.id

Pelatihan Wirausaha Baru Budidaya Ayam Ulu di Bandarkedungmulyo Jombang

24 April 2026 - 07:58 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (1): Ketika Kekerasan Jadi Pilihan Aksi

22 April 2026 - 18:54 WIB

Menteri PPA Arifah Kunjungi Jombang: Sekolah Harus Jadi Benteng Aman bagi Anak Perempuan

3 April 2026 - 20:04 WIB

Jaga Learning Loss, Menko PMK Praktikno: Wacana Belajar Daring per April 2026 Dibatalkan

25 Maret 2026 - 21:59 WIB

Obat Termahal di Dunia Namanya Casgevy Rp35 M/Suntik, untuk Terapi Thalassemia dan Anemia Sel Sabit

18 Maret 2026 - 11:12 WIB

Keputusan MK: Cabut Hak Pensiun Anggota DPR, Hasil Perjuangan Lita Gading dan Syamsul

16 Maret 2026 - 18:58 WIB

Trending di News