Menu

Mode Gelap

Headline

Jembatan Koboan Ditutup Akibat Erupsi Semeru, Jalur Utama Lumajang- Malang

badge-check


					Di bawah jembatan Koboan, tampak seperti bekas kebakara akibat dilewat abu vulkanik dan meterial erupsi Semeri, Kamis 20 November 2025. Foto: Ist Perbesar

Di bawah jembatan Koboan, tampak seperti bekas kebakara akibat dilewat abu vulkanik dan meterial erupsi Semeri, Kamis 20 November 2025. Foto: Ist

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

LUMAJANG, SWARAJOMBANG.COM — Pada Kamis, 20 November 2025, Jembatan Besuk Koboan menjadi saksi bisu kedahsyatan alam yang tak terduga. Awan panas guguran dari Puncak Semeru, menyapu sejauh 14 kilometer dengan ganasnya, menghantam jembatan ini yang berdiri kokoh di atas Sungai Besuk Koboan.

Material vulkanik bertebaran di sekujur area, menyelimuti jembatan dan sungai dengan abu dan debu panas yang membakar. Meskipun kedahsyatan itu menakutkan, keajaiban terjadi: tidak ada korban jiwa dilaporkan di balik awan panas yang melanda.

Namun, jalur vital yang menghubungkan Lumajang dengan Malang ini harus ditutup total demi keselamatan warga, dijaga ketat oleh BPBD, TNI, dan polisi yang tak kenal lelah memantau situasi di lapangan.

Isnugroho, Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, memberi peringatan tegas kepada masyarakat agar menjauhi zona bahaya.

“Jangan pernah menganggap remeh awan panas dan material vulkanik yang membanjiri jembatan dan kawasan sekitarnya. Bahaya itu nyata dan mengancam,” ujarnya.

Jembatan yang dikenal juga sebagai Jembatan Gladak Perak ini, walaupun hanya mengalami kerusakan ringan secara struktural, kini tertutup lapisan abu vulkanik dan licin disapu hujan, diselingi bau menyengat belerang dan asap tebal yang membungkus seisi ruang.

Akses transportasi yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian dan konektivitas pun lumpuh, menimbulkan kecemasan yang mendalam.

Sejarah jembatan ini sendiri sarat dengan perjuangan dan ketangguhan. Dibangun pertama kali pada masa kolonial Belanda antara tahun 1925 hingga 1940, jembatan ini menjadi penghubung vital Lumajang dan Malang.

Namun, bencana erupsi besar pada Desember 2021 sempat menghancurkannya, memaksa rekonstruksi cepat yang rampung pada awal 2024 dengan teknologi rangka baja teranyar—sebuah simbol kebangkitan dan ketahanan setelah amukan alam yang mengerikan.

Kini, setelah sempat berdiri kembali sebagai lambang usaha dan harapan, jembatan ini kembali diuji oleh letusan Semeru, yang kembali mengingatkan manusia akan kekuatan alam yang tidak pandang bulu.

Upaya pembersihan dengan water canon dilakukan demi mengembalikan akses dan kehidupan di sekitar, namun ketidakpastian masih menyelimuti, karena Gunung Semeru masih terus menunjukkan aktivitas yang mengancam keselamatan publik.

Jembatan Besuk Koboan bukan hanya sekedar struktur baja dan beton. Ia adalah saksi bisu kegigihan manusia, peringatan akan kekuatan alam, dan cermin dari ketahanan sebuah komunitas yang terus berjuang menatap masa depan meskipun dibayangi awan panas yang mencekam. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sosok Runner-up Raka Raki Jatim 2026 Terseret Dugaan Paksa Aborsi, Pemkot Surabaya Putus Kontrak

10 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Pemilik Rumah Kontrakan Tak Perlu Khawatir, DJP Belum Siapkan Pajak Baru 2027

10 Agustus 2026 - 20:44 WIB

China Produksi Senjata Laser untuk Menembak Nyamuk, Kemampuan 30 Ekor/ Detik

10 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Indonesia Butuh Rp7,8 Triliun untul Ritual Bakar Obat Nyamuk dan Sejenisnya

10 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Taksiran Kenaikan APBD 2027 Hanya Rp167 Miliar Dibahas dalam Paripurna Dewan- Bupati Jombang

10 Agustus 2026 - 17:12 WIB

Koperasi Unggas Sejahtera Batang Bagikan 600 Ekor Ayam Gratis ke Warga, Ternyata Ini Protes

10 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Ipda Widodo Hari Berstatus DPO Polresta Malang, Dugaan Kasus Jual Beli Kaveling Tanah

10 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Enam Penonton Tewas 11 Lukaluka, Mobil Balap Hilang Kendali Drag Race di Kotamubagu

9 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Satpol PP Surabaya Ringkus Pencuri 7 Bangku Taman, Diangkut Pakai Ambulans

9 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Trending di Nasional