Penulis : Elok Apriyanto | Redaktur: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Warga Jombang kini harus menyiapkan dompet lebih tebal untuk belanja cabai rawit, yang melonjak hingga Rp90.000 per kilogram menjelang Ramadhan 2026. Dan diprediksi harga ini akan semakin mahal dekati Lebaran.
Kenaikan harga paling tajam ini mengalahkan komoditas sembako lainnya, memicu kekhawatiran di kalangan ibu rumah tangga saat persiapan bulan puasa yang semakin dekat.
Lama menjadi rawit terpantau jelas di berbagai pasar tradisional, seperti Pasar Peterongan, pada Selasa (17/2/2026).
Di Pasar Peterongan, harga cabai rawit lokal sudah meroket hampir dua kali lipat dibandingkan sebulan lalu, dengan peningkatan yang berlangsung secara bertahap selama beberapa minggu terakhir.
Abdul Sohib (49), pedagang di lokasi tersebut, kini menawarkan cabai rawit dengan harga sekitar Rp90.000 per kilogram.
“Harga jualnya kini sekitar Rp90.000 per kg. Bulan lalu masih Rp40.000 hingga Rp50.000 saja,” ungkapnya.
Menurutnya, harga ini berpotensi melambung lebih tinggi lagi, khususnya dua hari sebelum Ramadhan tiba. Bahkan bisa mencapai Rp100.000 per kilogram jika permintaan terus membengkak.
Abdul menjelaskan, pemicu utama adalah penyediaan kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci, ditambah gangguan cuaca di wilayah penghasil utama yang mengurangi hasil panen.
“Pasokan ke pasar menipis karena panen gagal, sementara permintaan melimpah. Akibatnya, harga pun meroket,” tambahnya.
Situasi ini mendorong harga sembako secara keseluruhan di Jombang mulai naik pelan-pelan, terutama bahan pokok dapur yang wajib ada saat Ramadhan.
Bukan hanya cabai rawit, bawang merah pun ikut terdongkrak meski tidak memisahkannya, dan langsung terasa bagi pedagang maupun konsumen.
“Bawang merah naik Rp10.000, sekarang berkisar Rp42.000–Rp43.000 per kilogram,” lanjut Abdul.
Data dari laman Siskaperbapo Jawa Timur mencatat harga cabai rawit di pasar tradisional Jombang Rp88.260 per kilogram, sementara bawang merah Rp36.924 per kilogram.
Meskipun masih mentah, proses pembukaan Ramadan sudah bisa dimulai, dan ini akan menjadi hari yang baik untuk makan dan minum.. **











