Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga
SURABAYA-SWARAJOMBANG.COM: Hutan selalu menyimpan yang sulit diungkap, terutama jika dikenal sebagai tempat angker. Berbagai kisah horor beredar, salah satunya adalah larangan menyebut nama teman saat berada di dalamnya.
Konon, makhluk gaib bisa meniru manusia dan memanfaatkan nama yang disebut untuk menipu. Eyang Hadisumarto, seorang sesepuh spiritual, berbagi kisahnya tentang kejadian menyeramkan ini.
“Dulu, sekelompok pemuda memasuki hutan larangan untuk menguji nyali. Namun, mereka melanggar aturan dasar: jangan panggil nama teman,” ujarnya serius.
Baca juga
Polisi Mliter Menangkap Satu Terduga Penembak Tiga Polisi di Way Kanan Lampung
Pelaku Gunakan Senjata Laras Panjang, Tiga Polisi Tewas Saat Menggerebek Arena Sabung Ayam
Salah satu dari mereka, Budi, terpisah dari rombongan dan memanggil temannya, “Andi! Andi!” Tak lama, sosok yang menyerupai Andi muncul. Namun, ada sesuatu yang janggal.
“Budi tidak sadar bahwa itu bukan Andi asli,” lanjut Eyang Hadisumarto. Sosok tersebut terlalu diam, terlalu tenang. Makhluk itu ternyata genderuwo—mahkluk halus yang mampu meniru manusia, termasuk wajah, tinggi, bahkan pakaian.
“Budi mengikuti sosok itu semakin jauh ke dalam hutan. Tiba-tiba, makhluk tersebut berhenti dan menoleh. Wajahnya berubah mengerikan—mata besar, gigi tajam, kulit hitam seperti kayu kering,” ceritanya.
Budi yang ketakutan tak bisa bergerak. Saat menyadari jebakan itu, semuanya sudah terlambat. Genderuwo menyekap dan memperbudaknya. Ia baru ditemukan tujuh hari kemudian dalam keadaan mengenaskan.***