Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Influencer Ferry Irwandi dan Komika Praz Teguh Kumpulkan Dana Rp 11,3 M, untuk Korban Banjir Sumatera dan Aceh

badge-check


					(Kiri) Ferry Irwandi (Kanan) Praza Teguh, keduanya adalah generasi muda Indonesia yang telah tergerak untuk membantu penderira warga Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara, akibat menjadi korban bencana banjir bandang. Foto: kolase/net Perbesar

(Kiri) Ferry Irwandi (Kanan) Praza Teguh, keduanya adalah generasi muda Indonesia yang telah tergerak untuk membantu penderira warga Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara, akibat menjadi korban bencana banjir bandang. Foto: kolase/net

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani   |     Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM- Jeritan duka warga Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh didengar oleh banyak warga negara Indonesia di dalam maupun di luar negeri. Mereka menggunakan berbagai cara mengumpulkan dana bantuan untuk saudara-saudara yang tertimpa musibah bencana.

Tewrmasuk dua orang influencer Indonesia Ferry Irwandi dan Praza Teguh melakukan aksi pengumpulan donasi untuk korban banjir bandang di Sumatera dan Aceh, saat ini telah terkumpul toal Rp 11,3 miliar.

Ferry Irwandi dan Praz Teguh menggalang donasi terpisah untuk korban banjir bandang di Sumatera, dengan Ferry mengumpulkan sekitar Rp10,3 miliar dalam 24 jam dan Praz Rp1 miliar.​

Ferry Irwandy melalui Malaka Project dan platform Kitabisa berhasil mengumpulkan Rp10.374.064.800 dari 87.605 donatur dalam 24 jam via live streaming maraton.

Donasi mencapai Rp1 miliar hanya dalam 3 jam, ditujukan untuk daerah terisolasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menjanjikan penyaluran cepat dan transparan, mulai dari Rp1 miliar ke Aceh Tamiang.​​

Praz Teguh menggalang Rp1 miliar secara mandiri dan bersiap mengirimkan bantuan langsung ke Sumatera untuk kebutuhan makanan, tempat tinggal, serta obat-obatan. Kampanyenya melengkapi solidaritas publik yang menyerukan status bencana nasional.​

Konteks Bencana

Banjir bandang baru-baru ini menghancurkan Sumatera, menyebabkan ratusan korban jiwa, pengungsian puluhan ribu orang, dan pemutusan akses antarwilayah. Kebutuhan mendesak mencakup logistik, makanan, tenda, dan obat-obatan di Aceh hingga Sumatera Barat.​​

Ferry Irwandi dan Praz Teguh menggalang dana melalui platform digital seperti Kitabisa, live streming maraton di YouTube dan Instagram, serta promosi via media sosial untuk korban banjir Sumatera.​​

Ferry Irwandi, melalui Malaka Project, membuka donasi di Kitabisa.com dan melakukan live streaming panjang selama 24 jam di YouTube serta Instagram (@irwandiferry dan @malakaproject.id).

Penggalangan dimulai 1 Desember 2025, dengan target cepat ke daerah terisolasi seperti Aceh Tamiang, dan mencapai Rp10,3 miliar dari 87.605 donatur. Update progres donasi dibagikan real-time untuk transparansi dan mendorong partisipasi publik.​​

Ferry Irwandi adalah pembuat konten, aktivis, dan selebritas internet Indonesia yang lahir pada 16 Desember 1991 di Jambi dari keluarga Minangkabau. Ia dikenal dengan konten edukatif tentang politik, keuangan, filsafat Stoikisme (sejak 2017), dan kritik sosial seperti promosi judi online oleh influencer serta praktik curang di dunia digital.​

Ia lulusan STAN, sempat bekerja sebagai PNS di Kementerian Keuangan pada bidang humas dan videografi selama sekitar 10 tahun sebelum fokus sebagai kreator YouTube sejak 2010 (serius 2017-2018). Popularitasnya melonjak setelah tampil di podcast Deddy Corbuzier pada 2022, dan ia mendirikan Malaka Project pada 2023 bersama Jerome Polin dan Coki Pardede untuk visi Indonesia Emas 2045 melalui pendidikan berkualitas

Praz Teguh menggalang secara mandiri via media sosial dan platform serupa, mengumpulkan Rp1 miliar dalam kurang dari dua hari melalui promosi pribadi serta komitmen pengiriman langsung ke Sumatera. Ia fokus pada bantuan mendesak seperti makanan, obat-obatan, dan logistik, melengkapi upaya tokoh lain.​

Kedua kampanye memanfaatkan jangkauan influencer untuk solidaritas cepat, dengan Ferry menjanjikan distribusi langsung dan update berkala via akun resminya. Respons netizen positif, meski tantangan logistik di daerah terpencil tetap ada.​​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Beri Proyeksi Ekonomi Buruk, Bank Dunia Minta Maaf

21 April 2026 - 21:19 WIB

Harga Minyak Goreng Kemasan Naik, Mendag Ungkap Penyebab 

21 April 2026 - 21:09 WIB

Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400 di Jakarta

21 April 2026 - 21:03 WIB

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

Jepang Tenang Hadapi Tsunami 3 Meter, Efek Gempat Magnetudo 7.4

21 April 2026 - 12:26 WIB

PKB Mobil Listrik: Wuling AirEV Rp3,78 Juta, BYD Atto 1 Rp4,95 Juta

20 April 2026 - 21:04 WIB

Trending di Ekonomi