Menu

Mode Gelap

Uncategorized

Honorer Pemkab Bangkalan Rela Sembah Sujud di Depan Komisi I DPRD Jatim

badge-check


					Seorang perwakilan tenaga honorer Pemkab Bangkalan, Madura,  rela sembah sujud memohon bantuan dari Komisi I DPRD Jawa Timur, agar hak-hak mereka dilidungi dan bisa diangkat menjadi PPPK. Tangkap  layar video instagram@wecarebangkalanmadura Perbesar

Seorang perwakilan tenaga honorer Pemkab Bangkalan, Madura, rela sembah sujud memohon bantuan dari Komisi I DPRD Jawa Timur, agar hak-hak mereka dilidungi dan bisa diangkat menjadi PPPK. Tangkap layar video instagram@wecarebangkalanmadura

SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM– Nasibnya terkatung-katung penuh kekhawatiran datang melapor bahkan rela bersujud memohon agar tidak di-PHK di depan para pimpinan Komisi I  DPRD Jatim.  Ratusan tenaga honorer dari  Kabupaten Bangkalan berangkat ke Surabaya  melakukan aksi damai di depan gedung DPRD pada Senin, 17 Februari 2025.

Mereka tergabung dalam Aliansi Honorer Bersatu (AHB) dan mengadukan nasib mereka kepada anggota Komisi I DPRD Jawa Timur di Surabaya, menuntut perbaikan kesejahteraan yang selama ini dirasa tidak memadai.

Para honorer mengajukan lima tuntutan utama:

Meminta agar gaji mereka disetarakan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang ditetapkan sebesar Rp 2,3 juta. Saat ini, gaji mereka hanya sekitar Rp 1,2 juta, yang masih dipotong untuk iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan; Menuntut agar semua tenaga honorer diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu.

Mereka juga menolak ada rekrutmen baru hingga semua honorer yang ada diangkat menjadi PPPK.  Mereka juga menginginkan agar kenaikan iuran BPJS Kesehatan tidak diterapkan pada mereka, karena gaji yang mereka terima masih di bawah UMK. Plus tunjangan penghasilan pegawai (TPP) yang telah dihapus sebesar Rp 500 ribu dikembalikan.

Dalam diskusi dengan anggota dewan, seorang perwakilan honorer bernama Andi Aziz menyampaikan keluh kesahnya. Ia menegaskan bahwa setelah pemotongan untuk BPJS, sisa gaji yang ia terima hanya Rp 992 ribu, yang dianggap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ia juga menekankan bahwa para honorer merasa tertekan oleh kebijakan pemkab yang tidak memperhatikan kesejahteraan mereka.

Merespon tuntutan honore ini, Sekretaris Komisi I DPRD Bangkalan, Nur Hakim, menyatakan dukungan terhadap tuntutan para honorer dan berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak terkait. Namun, ia juga menjelaskan bahwa pengangkatan honorer menjadi PPPK tergantung pada kebijakan pemerintah pusat.

Aksi ini merupakan bagian dari perjuangan panjang para tenaga honorer di Bangkalan untuk mendapatkan keadilan dan pengakuan atas kontribusi mereka dalam pelayanan publik selama bertahun-tahun.

Sekretaris Komisi I DPRD Bangkalan, Nur Hakim, menyatakan dukungan terhadap tuntutan para honorer dan berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak terkait. Namun, ia juga menjelaskan bahwa pengangkatan honorer menjadi PPPK tergantung pada kebijakan pemerintah pusat.

Aksi ini merupakan bagian dari perjuangan panjang para tenaga honorer di Bangkalan untuk mendapatkan keadilan dan pengakuan atas kontribusi mereka dalam pelayanan publik selama bertahun-tahun. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Darkweb Pecahkan Surat dari Iblis yang Ditulis Biarawati Abad ke-17

18 Maret 2026 - 21:05 WIB

Daftar Tokoh Iran yang Dikaitkan dengan Hadiah 10 Juta Dolar

14 Maret 2026 - 20:59 WIB

China Sukses Cangkok Paru-paru Babi ke Manusia

2 Maret 2026 - 16:04 WIB

Gubernur Korea Selatan Dikecam Usai Usul Impor Perawan Vietnam

9 Februari 2026 - 14:50 WIB

Dibawa ke Markas DEA, Maduro: Good Night, Happy New Year!

4 Januari 2026 - 12:38 WIB

Tujuh Ledakan Besar di Caracas, Venezuela Tuduh Serangan AS

3 Januari 2026 - 16:13 WIB

Ukraina Bantah Menyerang Rusia Menggunakan 91 Drone

31 Desember 2025 - 15:09 WIB

Ramalan Keberuntungan 2026 sesuai Weton Jawa menurut Primbon

27 Desember 2025 - 17:38 WIB

Pengakuan MUA Dea Lipa Sejak Kecil Jadi Korban Bully, Nama Asli Deni Apriadi Penyandang Disabilitas

17 Desember 2025 - 11:18 WIB

Trending di Uncategorized