Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KEDIRI, SWARAJOMBANG.COM – Sebuah bus antarkota Harapan Jaya bernopol AG 7662 UT menerobos lampu merah di Perempatan Nguning (Simpang Muning), Kota Kediri, memicu rangkaian kecelakaan mengerikan pada Jumat sore (23/1/2026).
Insiden sekitar pukul 16.17 WIB ini merusak tiga sepeda motor hingga remuk, menabrak mobil Daihatsu Xenia hingga oleng, dan menghantam tembok rumah warga separuh hancur, sementara empat orang mengalami luka ringan tanpa korban jiwa.
Bus PO Harapan Jaya tersebut berangkat dari Terminal Baru Kota Kediri menuju Tulungagung atau Trenggalek melalui Jalan Semeru, Desa Lirboyo, Kecamatan Mojoroto.
Saat memasuki perempatan Nguning yang ramai, sopir bus diduga nekat mendahului kendaraan lain sambil menerobos lampu merah yang sedang menyala. Kecepatan tinggi membuat bus kehilangan kendali:
-
Pertama, menyerempet sepeda motor Yamaha Mio yang sedang melintas, menyebabkan pengendara terpental.
-
Lalu, bus menabrak keras bagian belakang mobil Daihatsu Xenia bernopol AG 1925 BR, mendorongnya hingga menyeruduk sepeda motor Honda Scoopy di depan.
-
Rantai tabrakan berlanjut dengan menghantam sepeda motor Honda Vario hingga remuk total.
-
Akhirnya, bus berhenti setelah menabrak tembok rumah warga di pinggir jalan, merobek separuh dinding betonnya.
Ketiga sepeda motor mengalami kerusakan berat, sementara Xenia hanya penyok parah di bagian belakang.
Korban
Empat warga sipil – pengendara dan penumpang motor – mengalami luka ringan seperti memar, goresan, dan gegar otak ringan. Mereka langsung ditangani tim medis dari Puskesmas terdekat dan RSUD Gambiran, tanpa korban jiwa dilaporkan.
Kemacetan parah melumpuhkan simpang empat tersebut hingga evakuasi bus dan Xenia rampung sekitar pukul 18.21 WIB. Kendaraan tak bisa bergerak di empat arah, memaksa warga memilih jalur alternatif melalui gang-gang Desa Lirboyo.
Respons Polisi
Satlantas Polresta Kediri Kota cepat bertindak, mengurai kemacetan dengan petugas tambahan dan memasang rambu pengalihan. Tim penyidik mendalami kasus dengan memeriksa sopir bus, saksi mata, serta rekaman CCTV perempatan.
Dugaan awal penyebab mencakup kombinasi menerobos lampu merah, kehilangan kendali akibat ngeblong (mesin mati mendadak), dan manuver mendahului nekat.
Polisi juga menyelidiki kemungkinan unsur kesengajaan atau kelalaian fatal, termasuk kondisi rem dan kelelahan sopir. Kasus ini dipastikan ditindak tegas sesuai UU Lalu Lintas. **











