Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga
SWARAJOMBANG.COM, SURABAYA-
Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Surabaya menggelar Gebyar Wirausaha Perempuan Surabaya di Balai Pemuda pada 21–22 Oktober 2025.
Acara ini bertujuan memberdayakan perempuan lewat kegiatan wirausaha, meliputi bazar UMKM, talkshow inspiratif, workshop, fashion show, serta klinik bisnis dan kesehatan.
Salah satu peserta bazar adalah Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (Piveri) Surabaya, yang ikut menampilkan aneka produk kuliner.
Koordinator Booth Piveri, Ibu Mujiono, mengatakan, “GOW Kota Surabaya tahun 2025 ini, ini kita baru pertama mengikuti acara besar ini, yang tahun lalu-lalu belum.”
Ia berharap partisipasi Piveri dapat menjadi ajang belajar sekaligus memperluas jaringan usaha.

Produk yang ditampilkan antara lain brownies, prol tape, bolen pisang, leker, dan berbagai minuman. Ibu Mujiono menambahkan bahwa pihaknya tengah berupaya mengurus sertifikasi halal dengan pendampingan dari panitia.
Sementara itu, Indra Wahyudi dari Pemuda Panca Marga (PPM) Surabaya yang mengunjungi booth Piveri menegaskan pentingnya sertifikasi halal bagi pelaku usaha kuliner.
“Untuk produk usaha mikro dan kecil, kewajiban sertifikasi halal berlaku penuh mulai 17 Oktober 2026 sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal,” ujarnya.
Indra yang akrab disapa Cak Blangkon Biru itu menjelaskan, pengusaha tanpa sertifikat halal bisa dikenai sanksi administratif hingga denda Rp2 miliar. Namun, pemerintah melalui BPJPH Kementerian Agama kini memberikan kesempatan pengurusan sertifikat halal gratis.
“Bagi yang membutuhkan sertifikat halal gratis bisa menghubungi saya,Sepanjang tahun 2023 hingga 2025, saya telah mengeluarkan 2.000 sertifikat halal gratis,” pungkasnya.***











