Menu

Mode Gelap

Headline

Gempa M 7,6 Bitung: 3 Orang Tewas, 15 Orang Luka-luka Kerusakan Bangunan Meluas

badge-check


					Rumah sakti Siloam Manado, di Sulaweesi Utara, terdampak akibat gempa Bitung Magnetudo 7.6. Pasien terpaksa dievakuasi ke luar ruang pesawatan untuk sementara dipindahkan di halaman rumah sakit. Foto: Instagram@sulut_populer Perbesar

Rumah sakti Siloam Manado, di Sulaweesi Utara, terdampak akibat gempa Bitung Magnetudo 7.6. Pasien terpaksa dievakuasi ke luar ruang pesawatan untuk sementara dipindahkan di halaman rumah sakit. Foto: Instagram@sulut_populer

Penulis: Glent Morsby Gumolung | Editor: Priyo Suwarno

MANADO, SWARAJOMBANG.COM – Gempa dahsyat magnitudo 7,6 yang mengguncang laut 129 km tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4/2026) pagi pukul 08:45 WIB, telah merenggut tiga nyawa, melukai 15 orang, dan merusak parah infrastruktur di Bitung, Manado, serta sekitarnya.

Korban jiwa tercatat tiga orang:

  • seorang lansia perempuan (69–70 tahun, Deyce Lahia/Adeitje Lahia) tertimpa reruntuhan Gedung KONI Sario, Manado;
  • seorang anak laki-laki (12 tahun) di Kecamatan Maesa, Bitung
  • Serta satu perempuan dewasa di Minahasa Utara.
  • Selain itu, 15 orang mengalami luka-luka (7 di Bitung, 5 di Manado, 3 di Minahasa Utara), dengan dua warga pesisir Aertembaga, Bitung, masih status hilang akibat longsor pantai. Total korban mencapai 20 orang (3 tewas, 15 luka, 2 hilang), menurut update BPBD Sulut dan BNPB hingga pukul 14:00 WIB.

Kerusakan infrastruktur meluas: Gedung KONI Sario Hall B roboh total termasuk kanopi; di Bitung, empat kecamatan (Maesa, Aertembaga, Girian, dan Madidir) terdampak, dengan kantor Wali Kota Bitung retak berat, kantor BPBD roboh sebagian, serta puluhan rumah warga hancur. BMKG mencatat 11 gempa susulan hingga kini, dengan intensitas hingga M 5,2.

Ancaman Tsunami  Dicabut
BMKG sempat mengaktifkan siaga tsunami setelah mendeteksi gelombang kecil 0,2–0,75 meter di Belang, Bitung, Halmahera Barat, Minahasa Utara, dan Sidangoli.

Namun, setelah analisis data tide gauge, peringatan dini tsunami diakhiri pukul 11:30 WIB. Belum ada korban tambahan dari gelombang ini, meski warga diimbau tetap waspada gempa susulan dan evakuasi zona rawan.

Pemerintah daerah mengerahkan tim SAR gabungan, tenda pengungsian, dan bantuan logistik. Warga diimbau menjauh dari bangunan rusak dan pantai. Update selanjutnya akan disusul. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semula Rp 35 Miliar Kini Rumah Mewah Anang-Ashanty akan Dilepas dengan Harga Rp 25 Miliar Saja

2 April 2026 - 15:35 WIB

Joko Budi Darmawan Dicopot dari Jabatan Aspidum Kejati Jatim, Dugaan Kasus BSPS Sumenep Rp 26.3 Miliar

2 April 2026 - 14:15 WIB

Nenek Delce Lahia Tewas Tertimpa Gedung KONI Manado, Akibat Gempa Mag 7.6 Bitung

2 April 2026 - 09:10 WIB

KPJ Borong Healthcare Asia Awards 2026

2 April 2026 - 09:09 WIB

Kejati Sumsel Menahan 8 Mantan Pimpinan BRI, Terkait Kredit Fiktif Rp 1,7 Triliun

2 April 2026 - 07:43 WIB

Dugaan Sewa Stand Ilegal, Kejaksaan Sita 223 Dokumen CPU dan 8 HP dari Kantor PD Pasar Surya Surabaya

2 April 2026 - 07:15 WIB

Sopir Melarikan Diri, Bus Terguling di Jalur Danau Ranau 28 Orang Rombongan Pengantin Luka-luka

2 April 2026 - 05:06 WIB

Asyik Bikin Video Tiba-tiba Banjir Datang, Dua Mahasiswi Hilang Terseret Arus Sungai Wira Garden

2 April 2026 - 04:52 WIB

Disaksikan Prabowo dan Lee Jae Myung, Korsel-RI Tandatangani 10 MoU Kerja Sama

1 April 2026 - 20:48 WIB

Trending di Headline