Menu ✖

Mode Gelap

Headline

Gempa Berkekuatan 7.1 Magnetudo di Talaud, Daryono: Nihil Risiko Tsunami

badge-check


					Terjadi gempa berkekuatan 7.1 magnetudo di wilayah kepulaua Taluad, Sulawesi Utara, 10 Januari 2026. Menurut Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menegaskan gempa dangkal ini dirasakan kuat tapi hasil pemodelan menunjukkan nihil risiko tsunami. Foto: BMKG Perbesar

Terjadi gempa berkekuatan 7.1 magnetudo di wilayah kepulaua Taluad, Sulawesi Utara, 10 Januari 2026. Menurut Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menegaskan gempa dangkal ini dirasakan kuat tapi hasil pemodelan menunjukkan nihil risiko tsunami. Foto: BMKG

Penulis: Glent Morsby Gumolung | Editor: Priyo Suwarno

MANADO, SWARAJOMBANG.COM – Gempa tektonik dahsyat magnitudo 7,1 mengguncang Melonguane, Kepulauan Talaud, pada 10 Januari 2026 malam, dengan getaran terasa hingga Manado dan sekitarnya.

Meski sempat direvisi menjadi 6,4, peristiwa, efek gempa ini tak picu tsunami. Namun ada belasan   puluhan rumah rusak ringan dan kepanikan massal. Hingga 12 Januari 2026, aktivitas warga pulih normal tanpa korban jiwa.

BMKG menyatakan gempa tektonik berkekuatan awal 7,1 magnitudo di Kepulauan Talaud pada 10 Januari 2026 tidak berpotensi tsunami. Analisis mereka merevisi magnitudo menjadi 6,4 dengan pusat gempa 40 km tenggara Melonguane pada kedalaman 31 km.

Gempa terjadi pukul 21.58 WIB, disebabkan deformasi batuan di Lempeng Maluku dengan mekanisme pergerakan mendatar turun (oblique normal). Intensitas mencapai III-IV MMI di Tobelo, Sitaro, dan Morotai, serta II-III MMI di Ternate, Minahasa Utara, Bitung, dan Manado.​

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menegaskan gempa dangkal ini dirasakan kuat tapi hasil pemodelan menunjukkan nihil risiko tsunami.

Hingga monitoring awal, terdapat satu gempa susulan magnitudo 4,6. BMKG Sulawesi Utara melalui media sosial juga memastikan situasi aman tanpa potensi gelombang tinggi.​

BMKG mendeteksi pusat gempa awal di 3,64° LU – 126,98° BT, kedalaman 17 km, lalu direvisi ke 40 km tenggara Melonguane dengan kedalaman 31 km.

Gempa utama terjadi pukul 21.58 WIB, intensitas IV-V MMI di Talaud dan Sitaro, serta II-III MMI di Manado, Bitung, dan wilayah sekitar. Getaran berlangsung 20-30 detik, memicu warga berlarian keluar rumah.

Status Terbaru

Situasi terkini kondusif per 11-12 Januari 2026. Listrik menyala kembali, aktivitas masyarakat normal, meski sebagian warga alami trauma ringan.

BPBD intensif pantau gempa susulan, termasuk satu M 4,6 pasca gempa utama, plus gempa kecil M 3,2 pukul 12.59 WIB hari yang sama di Talaud.

BNPB dan BMKG konfirmasi nihil korban jiwa, luka berat, atau dampak tsunami. Terdapat 12 kepala keluarga terdampak, dengan 12 rumah serta 2 fasilitas kesehatan rusak ringan hingga roboh di Kecamatan Kabaruan, Damau, Melonguane, dan Salibabu.

Peristiwa alam ini berbeda dengan gempa M 7,6 Oktober 2025 dekat perairan Filipina yang sempat picu peringatan tsunami, peristiwa ini tak ada gelombang tinggi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Jombang Tanam Pohon Mangga, Alpukat dan Jambu di Taman Kebonrojo

23 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kapolres Jombang Buka Kejurprov Bola Voli U-19 Antar Klub se-Jawa Timur

23 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Mengikis Pengangguran, Kadisnaker Isawan: Serap 6.718 Naker 2026 Lewat Talenta dan Jemput Kerja

23 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Kebakaran Hebat Timpa Pengolahan dan Gudang Ban Bekas di Trowulan, Damkar Butuh 10 Jam untuk Padamkan

23 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Aksi Unjuk Rasa Turunkan Menteri Kehutanan, Doni Angun Tanda Tangani Surat Aspirasi Mahasiswa

22 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Tebu Bukan Hanya untuk Gula, Bisa Jadi Minuman dan Alat Makan

22 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Gunakan Bahasa Jawa Desak Presiden Prabowo Hentikan Karhutla

22 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Peringati Hari Jadi ke 116, Bupati Warsubi Ziarah di Makam Pendiri Jombang

22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Prajurit TMMD 130 Jombang Melalui Komsos Membangun Desa Klitih Plandaan

22 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Trending di Nasional