Penulis: Sri Muryanto Editor: Priyo Suwarni
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM— Rumah milik Aida Yulia Ningsih (60 tahun) tervakar habis bersama surat dan baranf barangnya, terjadi di di Jalan Puntodewo, Dusun Rejoagung Timur, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu dinihari, 12 Juli 2026.
Akibat kebakaran ini korban kini tak memiliki tempat tinggal, dengan kerugian material ratusan juta rupiah.
Kebakaran inu dilaporan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Ploso, terdeteksi sekitar pukul 04.07 WIB, saksi mata warga yang melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian belakang rumah milik Aida.
Warga sekitar segera berupaya memadamkan api menggunakan ember dan selang air sederhana, namun kobaran api justru semakin membesar karena angin cukup kencang dan banyak barang mudah terbakar di dalam bangunan.
Warga kemudian melaporkan kejadian ke Pos Damkar Ploso pada pukul 04.12 WIB, dan tim resmi berangkat ke lokasi lima menit kemudian, tepatnya pukul 04.15 WIB.
Kerugian
Api berhasil dikuasai sepenuhnya sekitar satu jam setelah tim tiba di lokasi. Namun bangunan berukuran 8 x 20 meter sudah rata dengan tanah. Selain tempat tinggal, kebakaran juga menghanguskan:
- 1 unit mobil penumpang;
- 1 unit sepeda motor;
- 6 ekor anjing peliharaan yang tidak sempat diselamatkan;
- Seluruh perabotan, pakaian, dan kebutuhan sehari‑hari;
– Dokumen penting termasuk sertifikat tanah, surat keluarga, dan berkas administrasi lainnya.
Tirta Chrisnawan, Koordinator Pos Damkar Ploso, menjelaskan kendala yang dihadapi petugas saat bertugas:
“Kami tiba di lokasi api sudah sangat besar. Kendala utama adalah akses jalan masuk ke rumah korban cukup sempit, sehingga mobil damkar besar tidak bisa masuk sampai tepat di depan bangunan. Kami harus menyambung selang tambahan cukup panjang, sehingga waktu penanganan awal sedikit terhambat,” ungkap Tirta.
Ia menambahkan belum ditemukan tanda penyebab pasti kebakaran. “Sementara ini kami menduga api bermula dari hubungan arus pendek listrik di ruang tengah, namun penyelidikan masih berjalan untuk memastikan hal itu,” tambahnya.
Kondisi Korban
Aida Yulia Ningsih, pemilik rumah, mengaku sangat terpukul. Ia berada di rumah sendirian saat api mulai berkobar, dan hanya sempat berlari keluar menyelamatkan diri tanpa membawa barang apapun.
“Saya terbangun karena mendengar suara ledakan kecil, lalu melihat ruangan sudah penuh asap. Saya lari keluar meminta tolong tetangga, tapi api terlalu cepat menjalar. Semua surat berharga, kendaraan, dan hewan peliharaan saya habis terbakar,” ujar Aida dengan suara bergetar.
Saat ini Aida sementara menumpang di rumah kerabat dekat di desa yang sama. Pemerintah Desa Rejoagung dan Kecamatan Ploso telah turun ke lokasi untuk menyalurkan bantuan darurat berupa kebutuhan pangan, pakaian, dan tenda penampungan sementara, serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk pemulihan jangka panjang.
Belum ada perkiraan total kerugian materi, namun dipastikan mencapai ratusan juta rupiah.**











