Penulis: Sanny | Editor: Priyo Suwarno
GRESIK, SWARAJOMBANG.COM– Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, mempertegas komitmennya dalam mendukung keberlangsungan usaha batik di Tanah Air.
Bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional, perusahaan terus mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan agar mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. Saat ini, Petrokimia Gresik membina delapan UMKM batik dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
“Batik bukan sekadar warisan budaya bangsa, tetapi juga telah menjadi produk yang mampu menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, melalui rilis yang diterima redaksi di Gresik.
Adapun delapan mitra binaan batik Petrokimia Gresik antara lain Batik Bangsawan, Zulpah Batik, Batik Zaenal Gedog, Batik Tulis Sari Warni, Mekar Sari, Hamdan Batik, Kidang Kencana Rizki, dan Batik Sari Kenongo. Mereka berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, yaitu Gresik, Bangkalan, Tuban, Madiun, Rembang, dan Sidoarjo.
Petrokimia Gresik memberikan pendampingan komprehensif kepada para mitra binaannya. Pendampingan tersebut meliputi akses permodalan melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK), kesempatan memperkenalkan produk kepada masyarakat luas melalui pameran dan bazar, serta fasilitas promosi dan penjualan melalui UMKM Corner dan pusat perbelanjaan. Perusahaan juga melakukan pendampingan untuk perizinan dan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).
“Sejumlah mitra bahkan telah kami ikutsertakan dalam ajang internasional, seperti Indonesian Investment Forum di Copenhagen, Denmark tahun 2024, KTT ASEAN di Labuan Bajo dan G20 di Bali beberapa waktu lalu. Selain memperkenalkan batik kepada dunia, kami juga ingin produk mitra binaan kami mampu menembus pasar global,” ungkap Daconi.
Lebih lanjut Daconi mengungkapkan, sejumlah produk batik dari mitra binaan kini semakin diminati pasar mancanegara.
Batik Bangsawan, misalnya, yang sebelumnya hanya dipasarkan di Gresik dan sekitarnya, kini telah menembus pasar nasional bahkan internasional, termasuk Thailand dan New York, berkat pemanfaatan platform digital.
“Melalui pendampingan dari Petrokimia Gresik, produksi Batik Bangsawan meningkat signifikan, jumlah karyawan bertambah, omzetnya naik dan tentunya sekarang lebih dikenal dibandingkan sebelum mendapatkan pembinaan. Yang cukup membanggakan, Batik Bangsawan bersama Batik Gedog Zaenal meraih penghargaan Platinum pada ajang Bina Mitra UMKM Award 2025,” jelas Daconi.
Terakhir, ia berharap masyarakat mendukung UMKM batik di Indonesia. “Dalam keindahan batik terpancar kecintaan terhadap tanah air. Mari kita tunjukkan kecintaan dan dedikasi kepada Bangsa Indonesia dengan berbatik di momen Hari Batik Nasional ini,” ajak Daconi. **











