Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Hingga Minggu (25/1/2026), Kodam III/Siliwangi masih menggali dan memverifikasi kabar 23 prajurit TNI yang diduga tertimbun longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dekat lereng Gunung Burangrang.
Demikian pernyataan Kapendam Kolonel Inf Mahmuddin menyatakan bahwa pihaknya masih menelusuri dan mengonfirmasi kabar 23 prajurit TNI yang diduga hilang akibat longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Sabtu, 24 Januari 2026.
Lokasi spesifik longsor berada di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, dekat kaki Gunung Burangrang, sekitar 10 km dari pusat Kabupaten Bandung Barat.
Longsor mematikan ini menerjang Sabtu (24/1/2026) pagi, sekitar 10 km dari pusat Kabupaten Bandung Barat.
Wilayah perbatasan dengan Kecamatan Parongpong (barat), Ngamprah, serta Kota Cimahi (selatan) ini dikenal potensial untuk pertanian sayur-mayur.
Bencana merenggut 8-11 nyawa (data BNPB terbaru, termasuk Sunarya, Jajang, Nining, Enur, Aah, Rahmat), 23 orang selamat (dirawat di Puskesmas Pasirlangu dan posko desa).
Juga dinfomasikan sekitar 82 jiwa hilang—termasuk dugaan 23 prajurit TNI yang belum dikonfirmasi. Total 113 orang dari 34 KK terdampak, dengan 30 rumah tertimbun dan evakuasi radius 100 meter.
Respons TNI dan Kendala SAR
Kapendam Kolonel Inf Mahmuddin menegaskan, prioritas utama adalah evakuasi warga sipil di tengah cuaca buruk: hujan lebat, angin ribut, debit air tinggi, dan longsor labil yang menghalangi alat berat.
Operasi SAR gabungan (TNI-Polri-Basarnas-relawan) melibatkan 250 personel, dilakukan manual untuk keselamatan.
Pangdam Siliwangi telah meninjau lokasi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Minggu (25/1/2026), meski pernyataan resminya belum dirilis detail—Kodam komitmen penuh mendukung proses penanggulangan bencana longsor ini.
Kronologi Kejadian
-
Malam Jumat (23/1/2026): Hujan ekstrem mengguyur Cisarua, melunakkan tanah lereng Gunung Burangrang.
-
Pukul 02.00-02.30 WIB, Sabtu (24/1): Longsor dua gelombang berturut-turut di Kampung Babakan RT 05 RW 11 dan Pasirkuning, Desa Pasirlangu, menimbun 30 rumah dengan lumpur, tanah, dan banjir bandang.
-
Pukul 03.00 WIB: Gemuruh keras memicu kepanikan; korban mayoritas sedang tidur.
-
Dini hari-siang 24/1: SAR awal temukan 23 selamat; jenazah bertambah (misalnya, pukul 15.54 WIB: 3 perempuan, 2 tewas; pukul 18.23 WIB: 1 jenazah).
-
25/1 (berlangsung): Pencarian terhambat longsor susulan; warga diungsikan ke aula desa (sumber: BNPB, BPBD, Kepala Desa Pasirlangu). **











