Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Di Munas “Aremania Satu”, Menko Muhadjir Minta Kejayaan Arema Dikembalikan

badge-check


					Di Munas “Aremania Satu”, Menko Muhadjir Minta Kejayaan Arema Dikembalikan Perbesar

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Ipong D Cahyono

MALANG, SWARAJOMBANG.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Aremania Satu di Hall Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Minggu (2/6/2024).

Muhadjir mengapresiasi terbentuknya persatuan suporter Aremania. Menurutnya, dengan terbentuknya wadah organisasi “Aremania Satu” akan memperkuat solidaritas antar suporter dari yang sebelumnya suporter terbagi-bagi dari komunitas dan koordinator wilayah.

“Ini saya kira suatu langkah luar biasa dari Aremania karena kita tahu selama ini tidak ada organisasi yang mengakomodasi mengorganisir para suporter Aremania ini. Karena itu setiap ada masalah kita selalu kesulitan kepada siapa untuk berkonsultasi berkomunikasi seperti kasus Kanjuruhan,” ujar Muhadjir.

Lebih jauh, Menko Muhadjir menyampaikan, terbentuknya organisasi Aremania Satu merupakan hikmah yang dipetik dari tragedi Kanjuruhan yang kemudian membuat Aremania bisa berkumpul kompak.

Ini juga diperkuat dengan dibentuknya jajaran presidium yang untuk mengkoordinir urusan seluruh warga Aremania yang ada di Malang Raya.

Muhadjir yang tumbuh besar di Kota Malang mengaku sangat mengikuti perkembangan klub kebanggaan Arek Malang sejak dahulu. Dia pun berharap dengan adanya organisasi Arema Satu, persatuan sepak bola Arema bisa menyatukan seluruh Aremania yang ada di Kota Malang, di seluruh Indonesia, bahkan Aremania di kancah global.

“Saya yakin dengan suporter Aremania yang fanatik akan mendorong Arema meraih prestasi-prestasi ke depan. Dan saya berharap kejayaan Arema dapat diraih kembali,” ujarnya.

Muhadjir yang pernah dinobatkan oleh Aremania sebagain”Ebes” Arek Malang ini juga berpesan kepada jajaran presidium yang telah terpilih untuk bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan Arema.

Dia juga meminta para pengurus yang baru saja dilantik untuk mendata para suporter Aremania secara detail by name by address, membuat program-program yang memperhatikan kesejahteraan Aremania, dan membangun solidaritas Aremania untuk Malang Raya.

“Saya ingin sebagai warga Aremania menyaksikan kejayaan Arema kembali. Dan modal yang paling penting adalah bersatu rukun harus bisa fokus untuk menyiapkan tim yang andal untuk bertarung. Saya berharap tidak hanya di level nasional, tapi Aremania harus bisa bicara juga di kancah internasional,” ungkapnya.

Sebagai informasi, persatuan suporter klub sepak bola Arema membentuk organisasi “Aremania Satu” yang bertujuan untuk mewadahi seluruh suporternya dalam satu organisasi. Ini diputuskan dalam Musyawarah Nasional Aremania Satu.

Munas tersebut digelar dengan agenda memilih 7 dari 9 calon yang jadi presidium. Dari nama-nama yang terpilih, Ali Rifki yang merupakan mantan manajer Arema FC meraih suara terbanyak, dan menjadi ketua presidium. Presidium Aremania ini nantinya akan menyusun program kerja ke depan dan akan bersama membuat Aremania lebih bermartabat.


Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Peringati Hari Santri, Pemkab Jombang Imbau Kenakan Sarung dan Busana Muslim Empat Hari

19 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Minibus Angkut 14 Suporter PSS Sleman Laka di Tol Saradan, 4 Orang Tewas

19 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Arab Saudi Umumkan Perpanjangan Masa Penutupan Bandara King Khalid

19 Oktober 2026 - 00:25 WIB

Mundur Dua Tahun, Sertifikasi Halal Oktober 2028

18 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kemenhub Perketat Pengawasan Kendaraan ODOL di Tanjung Perak

18 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Bupati Warsubi Punya Target Ringin Contong Carnival Masuk KEN

18 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Prajurit TMMD 130 di Jombang Pun Turun ke Sawah Bantu Petani Panen Cabe Warga Klitih

18 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Jenazah M Afen Nur Rohman Tertahan di Polandia, belum Bisa Dibawa Pulang ke Jombang

18 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Trending di Nasional