Menu

Mode Gelap

Hukum

Demokrat-PAN Desak Inspektorat dan Kejaksaan Usut Tuntas Kasus Japel dan Insentif RSUD Jombang

badge-check


					Kaji Dukha (kiri) dan Gus Sentot (kanan). (Foto: Istimewa) Perbesar

Kaji Dukha (kiri) dan Gus Sentot (kanan). (Foto: Istimewa)

Penulis: Hadi S Purwanto | Editor: Hadi S Purwanto

JOMBANG, SWARAJOMBANG.com –  Politisi Partai Demokrat (PD) Kabupaten Jombang, M Syarif Hidayatulloh mendesak Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Jombang segera mengusut secara tuntas kasus jasa pelayanan (Japel) dan insentif dokter serta paramedis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang.

“Saya mendesak Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Jombang segera mengusut masalah Japel dan insentif di RSUD Jombang secara tuntas,” kata M Syarif Hidayatulloh kepada SWARAJOMBANG.com, Jumat (18/2/2022).

Menurut Gus Sentot, demikian biasa dipanggil, keluhan seperti itu sudah lama dia dengar. Tapi dokter-dokter dan paramedis itu tidak berani ngomong atau melapor secara terbuka.

“Banyak teman dan saudara saya kerja di situ (RSUD Jombang),” tegas anggota Komisi D, DPRD Jombang ini.

Gus Sentot menyatakan akan mengawal kasus ini sampai tuntas, dan tidak ingin lenyap di tengah jalan.

“Perlu transparansi managemen keuangannya, karena RSUD  itu milik masyarakat Jombang. Kalau ada indikasi korupsi, tuntaskan,” tegasnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Jombang ini berjanji akan mengawal kasus ini sampai tuntas. “Sekali lagi, saya tidak ingin kasus ini menguap ditangah jalan tanpa ada kejelasan. Saya akan mengawal secara ketat, dan media juga jangan melempem,” tegas Gus Sentot.

Hal senada juga disampaikan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Jombang, H Dukha. Menurutnya, tidak ada asap kalau tidak ada api.

“Saya sebagai anggota dewan, wakil rakyat mendesak Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Jombang melakukan investigasi dan mengusut kasus ini secara tuntas,” kata Kaji Dukha, demikian dia akrab dipanggil.

Menurut Ketua DPD PAN Jombang ini, sebenarnya sudah lama dia mendengar berbagai keluhan perihal managemen RSUD Jombang.

“Tapi mereka (dokter dan paramedis) tidak berani ngomong,” ujar Dukha.

Menurut Kaji Dukha, tidak terlalu sulit menginvestigasi kasus Japel dan insentif di RSUD Jombang, karena keluhan itu sudah banyak dan lama.

“Tinggal pihak Inspektorat dan aparat penegak hukum serius atau tidak untuk mengusut kasus ini. Karena ini menyangkut nasib orang banyak, tidak ada alasan untuk tidak dituntaskan,” tegasnya.

Ditambahkan, dalam Pandangan Umum (PU) Fraksi pada sidang paripurna sekitar enam bulan lalu, Kaji Dhuha sudah pernah menyinggung soal jabatan Direktur RSUD Jombang yang sudah terlalu lama.

“Direktur (Puji Umbaran) itu dilantik sejak Februari 2014, dan sekarang sudah 2022. Kalau pejabat sudah terlalu lama di suatu tempat itu pasti tidak sehat. Karenanya waktu itu saya mengusulkan kepada Bupati untuk segera diganti,” papar Kaji Dukha.

Kaji Dukha berjanji akan mengawal kasus Japel dan insentif RSUD Jombang ini sampai tuntas.

“Anda sebagai media juga harus ikut mengawal. Jangan kemudian terus menghilang,” selorohnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pasca Penggerebegan Little Aresha, Walikota Yogya akan Sweeping Jasa Penitipan Anak dan PAUD

26 April 2026 - 12:52 WIB

Polisi Yogya Gerebek Daycare Little Aresha Tangkap 30 Orang, Diduga Siksa Bocah Titipan

26 April 2026 - 01:37 WIB

Aksi Demo Besar Ojol Jatim, Surabaya-Sidoarjo Diprediksi Macet Total pada 28 April

25 April 2026 - 09:32 WIB

Dokumen foto aksi unjuk rasa massa driver ojol di Surabaya. Foto: iNews

Polisi Bidik Bea Cukai Jatim, Diduga Terlibat Penyelundupan 76.000 Ponsel China Ilegal Masuk Sidoarjo

25 April 2026 - 00:04 WIB

Rudy Mas’ud Angkat Adik Jadi Tim Ahli: Apa Bedanya dengan Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 23:02 WIB

Terekam CCTV, Rumah Kades Hoho Alkaf Dilempar Bom Molotov Mobilnya Hangus

24 April 2026 - 16:52 WIB

Setelah mengalami pengeroyokan di mapolsek sebulan lalu, Jumat dinihari 24 April 2026, rumah kades Hoho Alkad disatroni teroris. Pelaku melempar bom molotov di garasi mobilbya. Mobil Honda Turbonya terbakar. Foto: Instagram@ hoho_alkaf

Ketua DPRD Magetan Suratno Ditahan Kejari, Tangis Pecah Saat Digiring ke Mobil Tahanan

23 April 2026 - 21:28 WIB

Menang Gugatan Rp119 Triliun Lawan Hary Tañoe, Jusuf Hamka Sujud Syukur

23 April 2026 - 11:13 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Headline