Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya
KEDIRI, SWARAJOMBANG.COM-Bukan hanya keindahan alamnya, yang menjadi daya tarik gunung-gunung di Tanah Air. Namun, juga mitos dan misteri yang menyelimutinya.
Salah satunya Gunung Wilis. Gunung berapi, yang terletak di Jawa Timur ini, memang menyimpan sebuah cerita mistis, atau bisa juga dibilang urban legend, bagi para pendaki yang pernah mendaki gunung Ini
Gunung yang memiliki ketinggian 2.169 Mdpl ini, ternyata juga pernah dilewati Jenderal Besar Sudirman. ketika, melakukan serangan 1 Maret 1949 di Yogyakarta. Tak heran, apabila kawasan ini memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi.
Hutan di kawasan wilis selama ini juga, menjadi paru-paru untuk enam Kabupaten, dan sering disebut Tunggal Rogo Mandiri. yaitu, Tulungagung, Nganjuk, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, dan Kediri. yang berfungsi, sebagai penyerap karbon, dan menyuplai oksigen, juga sebagai benteng ketahanan ekologi. benteng ketahanan bencana, dan benteng ketahanan ekonomi.
Uniknya, puncak gunung wilis pun juga terletak di enam perbatasan antara Kabupaten. Sehingga puncak gunung wilis, memiliki view yang sangat indah, serta kawasan hutan yang masih asri, atau belum banyak dijamah manusia.
Terciptanya Manusia Jawa Kuno
Dalam literatur klasik jawa, ternyata Gunung Pawinihan, atau biasa kita sebut Gunung Wilis, memiliki peran penting dalam terciptanya manusia Jawa kuno. Penggambaran ini, bersumber dari Jagad Gumelar, Manusia Tercipta, yang ditulis oleh Agung Bimo Sutejo, dan Timmy Hartadi.
Adalah Sang Hyang Batara Brama, yang pertama kali menciptakan manusia. diambil dari tanah dan dibuat dengan kepalan tangannya. karena Sang Hyang Batara Brahma, adalah, Dewa Api maka wujud manusia yang dibuat terlalu gosong. makanya, kemudian disebut dengan Bangsa Keling.
Proses penciptaan manusia pertama itu, terjadi di daratan Jawa di Gunung Bromo. dan manusia yang diciptakan saat itu, suhunya sangat panas, untuk tinggal di dataran rendah, sehingga mereka hanya dapat hidup di ketinggian, yang suhunya lebih dingin.
Kemudian, Sang Hyang Batara Wisnu juga menciptakan manusia. dan terwujudlah sosok manusia yang lebih baik, dan sempurna. (seperti manusia sekarang ini). kejadian itu masih di daratan Jawa, di Gunung Pawinihan. (sekarang Gunung Wilis). Tetapi saat itu, manusia ciptaan Sang Hyang Batara Wisnu, kondisi suhunya masih sama, karena hanya mampu tinggal di tempat dingin. Manusia ciptaan itu menjadi rebutan dari para Hapsara, dan Hapsari. untuk diasuh oleh mereka.
Maka diaturlah, agar manusia mempunyai keturunan dulu, dan kemudian, anak-anak mereka langsung dibawa oleh para Hapsara dan Hapsari. untuk kemudian, wajahnya dibentuk sesuai dengan wajah dari para Hapsara dan Hapsari yang memotongnya. Hal ini dilakukan, agar Arcapada dapat dipenuhi oleh manusia, untuk keseimbangan alam semesta.
Gunung wilis juga menyimpan banyak cerita misteri, yang kental dengan aroma mistis. Berikut beberapa cerita mitos dan legenda, yang beredar di masyarakat sekitar lereng wilis.
Misteri Munyuk Bertapa
Mitos yang pertama, konon di Gunung Wilis, terdapat munyuk alias kera, yang sedang bertapa. Penampakan makhluk tak kasat mata tersebut, memiliki kulit hitam legam, dan sekujur tubuhnya dipenuhi bulu berwarna abu-abu. Ia tidak mengenakan baju, hanya kain bawahan hingga lutut. Badannya tidak bergerak sama sekali.
Arah badan dari makhluk ini, selalu menghadap ke matahari tenggelam. Hingga kini belum ada yang mengetahui, siapakah makhluk ini. Konon, dia telah bertapa, selama ratusan tahun lamanya. Namun, hanya orang-orang yang memiliki indera keenam, yang bisa melihat penampakannya.
Misteri Kuburan PKI
Lereng gunung wilis, merupakan saksi peristiwa Partai Komunis atau PKI. yang sangat menyeramkan, bagi masyarakat sekitar, pada zaman dahulu. Bukan rahasia lagi, apabila negara kita, memiliki sejarah kelam, tentang kekejaman PKI. salah satu tempat, yang menyimpan kenangan buruk itu, ada di lereng Gunung Wilis.
Sejarah yang menyeramkan itu, telah diabadikan, dengan bangunan Monumen Kresek, yang berada di Desa Kresek. Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.
Ceritanya, pada saat PKI sudah tertekan oleh TNI. mereka pun, bergerak ke timur, menuju Gunung Wilis. namun, langkahnya terhenti oleh sungai, di Desa Kresek. Karena panik, mereka membunuh para tawanan, yang mereka bawa dan dikubur di sana.
Bila sobat mengunjungi monumen tersebut. kita akan merasakan, kejadian-kejadian peristiwa PKI, seperti jaman dulu. karena disana terdapat relief-relief, peristiwa pembantaian keganasan PKI.
Misteri Ki Ageng Ngaliman
Ki Ageng Ngaliman, merupakan seorang pertapa sakti, sekaligus pendiri padepokan Sedepok, di kawasan gunung wilis. Tepatnya, di atas Air Terjun Singokromo. Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Pembangunan padepokan tersebut, dilakukan pada jaman penjajahan Belanda. Di padepokan itu Ki Ageng Ngaliman melatih para muridnya dengan pelatihan mental, fisik, dan spiritual. Pelatihan ini dilakukan guna melawan para penjajah yang telah ikut campur dengan urusan kerajaan Surakarta.
Namanya, menjadi nama puncak dari gunung ini, yaitu Puncak Ngaliman. Kuburan dari pertapa sakti ini, berada di Desa Ngliman, Nganjuk, dan sering menjadi tempat orang ziarah saat Bulan Suro.
Putri Misterius.
Konon, di gunung wilis ada, Sesosok putri misterius. banyak yang percaya, putri itu dulu berasal dari kerajaan Mataram. Kesaksian ini, banyak dilihat oleh beberapa warga sekitar lereng Gunung wilis, dan para pendaki yang pernah naik ke puncak wilis. dimana putri misterius itu, memakai pakaian yang menyerupai kerajaan Mataram. Pada saat menampakan dirinya, sesosok putri tersebut memakai kain jarik, dengan motif coklat muda, dan ada motif kain klitik kuning gading. Konon, pakaian itu hanya digunakan para bangsawan, atau putri yang berasal dari kerajaan Mataram.***











