Menu

Mode Gelap

Nasional

Cak Arif Yulianto Dorong Pemkab Jombang Selamatkan Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso

badge-check


					Inilah rumah yang pernah menjadi tempat tinggal R Sokeni, orang tua Bung Karno, bahkan disitul pula proklamtor RI itu dilahirkan. Foto; swarajombang.com/ elok apriyanto Perbesar

Inilah rumah yang pernah menjadi tempat tinggal R Sokeni, orang tua Bung Karno, bahkan disitul pula proklamtor RI itu dilahirkan. Foto; swarajombang.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-  Pemerhati sejarah di Jombang, Arif Yulianto atau Cak Arif menilai Pemkab Jombang selayaknya memperhatikan pernyataan Presiden Prabowo Subianto perlu segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Jombang.

Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang mengingatkan pentingnya perlindungan bangunan bersejarah dinilai menjadi momentum tepat untuk menyelamatkan situs-situs bersejarah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Salah satunya adalah memperhatikan temuan tim sejarah Jombang tentang rumah lahir Presiden pertama RI, Ir. Soekarno atau Bung Karno,  di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso.

Untuk diketahui, di hadapan para kepala daerah se-Indonesia beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo menegaskan agar bangunan bersejarah tidak diruntuhkan dan dialihfungsikan menjadi gedung modern maupun pabrik.

“Presiden memberikan perhatian serius terhadap perlindungan tempat-tempat bersejarah,” ujar Cak Arif, Jumat, 6 Februari 2026.

Menurutnya, perhatian Presiden RI tersebut menjadi momentum penting bagi Jombang untuk menyelamatkan rumah lahir Bung Karno di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, yang kini kondisinya memprihatinkan.

“Ini momentum tepat untuk menyelamatkan rumah lahir Bung Karno yang saat ini hanya tersisa pondasi, kamar mandi, serta beberapa benda lain,” ungkapnya.

Cak Arif mengingatkan, selama jejak sejarah kelahiran Bung Karno di Jombang masih ada, pemerintah daerah harus segera mengambil langkah konkret untuk perlindungan dan penyelamatan.

“Harapannya, Pemerintah Kabupaten Jombang bisa bergerak cepat sebelum jejak sejarah ini benar-benar hilang,” ujarnya.

Berdasarkan data sejarah yang dihimpun para penelusur sejarah Jombang bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Jombang, disimpulkan bahwa Bung Karno lahir pada 6 Juni 1902 di sebuah rumah yang menghadap ke timur, tepatnya di Gang Buntu Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso. Pada masa itu, wilayah Ploso masih masuk dalam Karesidenan Surabaya.

Sementara itu, pemerhati sejarah Jombang lainnya, Moch. Faisol, menegaskan bahwa langkah paling mendesak sebelum upaya penyelamatan fisik dilakukan adalah penetapan situs rumah lahir Bung Karno sebagai Cagar Budaya (CB).

“Penyelamatan situs rumah lahir Bung Karno baru bisa dilakukan secara optimal setelah Bupati Jombang menetapkannya sebagai Cagar Budaya melalui Surat Keputusan,” kata Faisol.

Ia menyebutkan, kajian ilmiah dan rekomendasi dari TACB Jombang telah diserahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sejak akhir 2024. “Bupati Jombang menunggu apalagi?” ujarnya.

Menurut Faisol, setelah status Cagar Budaya ditetapkan, maka proses penyelamatan, perlindungan, hingga pengembangan situs bersejarah tersebut akan lebih mudah dilakukan secara hukum dan anggaran. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jombang Heboh File Rahasia Rekrutmen KDMP Bocor, Tertera Nama Pejabat yang Beri Rekomendasi

13 Mei 2026 - 14:31 WIB

Botok dan Teguh Kerahkan 3000 Orang Demo ke Polres Pati, Rabu 13 Mei 2026

12 Mei 2026 - 22:24 WIB

Lomba Bertutur 2026, Pemkab Jombang Ciptakan Generasi Cinta Budaya

12 Mei 2026 - 15:48 WIB

Ferry Warjiyo: Saya tak Mampu Menahan Sendiri, 1 Dolar Rp 17.520 Terburuk Dalam Sejarah RI

12 Mei 2026 - 13:26 WIB

Muncul Ormas Yakusa Meneges di Kediri, Didirikan Gus Thuba Cucu Kiai Kharismatik Gus Mi

12 Mei 2026 - 12:30 WIB

Kapolda Lampung Kerahkan 800 Personel Memburu Penembak Brigpol Arya Supena

11 Mei 2026 - 21:28 WIB

Kuota 50.000 Rumah Subsidi Jatim, Tantangan Lahan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 19:38 WIB

Jasad Mahasiswa Jombang Ditemukan di Saluran Irigasi Megaluh, Diduga Korban Laka Tunggal

11 Mei 2026 - 14:08 WIB

PHK Turun Drastis Awal 2026

10 Mei 2026 - 19:39 WIB

Trending di Nasional