Menu

Mode Gelap

Nasional

Bukti Situkung Longsor Besar, Timpa 20 Rumah Warga di Desa Pandanarum Banjarnegara

badge-check


					Tanah seolah membelash bukit Situkung langsung roboh ke bawah menimpa di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, pada Minggu siang, 16 November 2025, sekitar pukul 13.30 WIB. Setidaknya 20 rumah warga tertimpun. Foto: Instagram@info.padek Perbesar

Tanah seolah membelash bukit Situkung langsung roboh ke bawah menimpa di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, pada Minggu siang, 16 November 2025, sekitar pukul 13.30 WIB. Setidaknya 20 rumah warga tertimpun. Foto: Instagram@info.padek

Penulis: Adi Wardhono | Editor: Priyo Suwarno

BANJARNEGARA, SWARAJOMBANG — Jeritan panik dan doa menggema saat terjadi longsor Bukti Situkung di Banjarnegara, Jawa Tengah. Pada Minggu siang, 16 November 2025, pukul 13.30 WIB, Bukit Situnkung menyapu Dusun Situkung, Desa Pandanarum.

Reruntuhan tanah dan batu menghancurkan sekitar 20 rumah, menelan satu nyawa, melukai dua jiwa, dan menjerat dua warga lain dalam pelukan material longsor yang belum terangkat. Klewih, pria paruh baya berusia antara 40-50 tahun, ditemukan tak bernyawa di bawah timbunan tanah yang mencekam.

Kisah duka itu belum ada habisnya. Dua korban luka bergelut dengan rasa sakit, sementara harapan tergantung pada evakuasi yang penuh ketegangan bagi dua warga yang terjebak, berjuang dalam sunyi di bawah reruntuhan.

Begitu banyak jiwa yang berguncang. Sebanyak 480 penduduk dusun terpaksa meninggalkan rumah mereka yang kini terkubur, mencari perlindungan di kantor kecamatan dan rumah warga tak terdampak. Tanah yang terus labil membuat proses evakuasi berjalan penuh kehati-hatian, nyawa menjadi taruhannya.

BPBD Banjarnegara dan relawan segera beraksi, bekerja tanpa lelah mendata korban dan mengarahkan warga ke tempat aman. Dari desa, 179 jiwa berhasil diungsikan menuju titik yang menjanjikan keselamatan.

Meski kini situasi mulai membaik, ancaman longsor susulan mengintai, seiring cuaca yang masih tak bersahabat. Relawan dengan suara tegas mengimbau agar semua tetap waspada dan menjauhi area rawan.

Aji Piluroso, Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, mengungkap fakta pilu di balik bencana ini: curah hujan semalam yang deras menjadi pemicu utama longsor, meluluhlantakkan Dusun Situkung.

Dengan langkah cepat, BPBD tidak hanya mengevakuasi dan membersihkan reruntuhan, namun juga mengingatkan seluruh warga agar tetap menjaga kewaspadaan menghadapi kemungkinan bencana berulang.

Di tengah duka dan ketidakpastian, upaya membuka akses jalan yang tertutup longsor terus digencarkan agar bantuan segera sampai, dan kehidupan bisa perlahan pulih. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

“Menolak Punah” dan “Pesta Babi”: Antara Kebenaran, Perjuangan dan Larangan!

9 Mei 2026 - 21:46 WIB

Calon Cobek Terbesar di Indonesia untuk Festival Rujak Uleg 2026 Hari Jadi 733 Surabaya

9 Mei 2026 - 20:35 WIB

Tambah Lagi Insiden Tewas Terjun dari Jembatan Cangar: Kasus Keempat Maret- 8 Mei 2026

9 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jakarta-Bogor Kompak Keracunan MBG, Warganet: Nyawa Anak-anak Jadi Taruhan

9 Mei 2026 - 17:14 WIB

Jembatan H Jusuf Hamka Membentang di Sungai Brantas di Jipurafah Plandaan, 24 x 4.5 M Biaya Rp 850 Juta

8 Mei 2026 - 19:50 WIB

208 Ribu Pelanggan Sudah Nikmati Jaringan Gas PGN

8 Mei 2026 - 19:42 WIB

Diskon PBB dan Transportasi Jadi Kado Spesial Warga Surabaya

8 Mei 2026 - 19:32 WIB

Gunung Dukono Maluku Utara Meletus: Warga Jepang dan Cina Tewas, 18 Pendaki Butuh Dievakuasi

8 Mei 2026 - 18:09 WIB

Gunung Dukono, wilayah Maluku Utara, Jumat pagi, 8 Mei 2026. Ternyata sedang ada puluhan wisatawan asing dan domestik sedang berada di puncak. Akibatnya, dua orang tewas dari Cuna dan Jepang. Lima orang luka ringan. Madih ada 18 pendaki butuh bantuan dari BPBD untuk dievakuasi. Foto: instagram@maluku_utara

Dialog Kemanusiaan Kapolres Mojokerto dengan Satuan: Istri Suka Pamer Transferan dari Selingkuhan

8 Mei 2026 - 10:55 WIB

Trending di Nasional