Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, LUMAJANG – Duka menyelimuti Dusun Krajan, Desa Sumbersuko, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang, ketika seorang wanita lansia bernama Kayah (70) ditemukan meninggal dunia dalam sebuah sumur tua yang tak terpakai pada Selasa dini hari, 4 Oktober 2025.
Kayah diketahui meninggalkan rumah secara tiba-tiba pada Senin pukul 03.00 WIB, tanpa sepengetahuan keluarganya.
Kepergiannya yang tak terduga kemudian memicu pencarian intensif yang penuh kegelisahan dari keluarga dan warga sekitar.
Sekitar pukul 02.00 WIB keesokan harinya, harapan pun terenggut saat Ketua RT setempat, Agus Misral, menemukan sosok Kayah tergeletak di dalam sumur sempit itu.
Penemuan ini langsung menggerakkan hati banyak pihak untuk membantu proses evakuasi.
Agus bersama tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Lumajang, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar Satpol PP, Polsek, dan Koramil, segera turun tangan.
Mereka bekerja dengan penuh kehati-hatian, mengingat sumur yang sempit dan cukup dalam, sehingga proses evakuasi memakan waktu sekitar satu jam.
Jenazah Kayah ditemukan dalam posisi kepala di bawah dan kaki di atas. Proses evakuasi dilakukan dengan mengikat tali pada jenazah dan mengangkatnya perlahan ke permukaan, menggambarkan betapa sulit dan hati-hatinya tindakan penyelamatan ini.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga. Tim medis dari Polsek dan Puskesmas pun melakukan pemeriksaan jenazah sebagai bagian dari prosedur sebelum prosesi pemakaman.
Keberhasilan evakuasi ini adalah hasil kerja keras dan koordinasi tim yang menggabungkan berbagai unsur mulai dari TRC BPBD Kabupaten Lumajang, Damkar Satpol PP, Polsek Sumbersuko, hingga Koramil dan Pemerintah Desa Sumbersuko.
Mereka berjuang secara bersama-sama demi menghormati dan menjaga martabat Kayah hingga akhir hayatnya. Kejadian ini juga menjadi pengingat betapa pentingnya kerja sama antarinstansi untuk menanggulangi musibah, serta menyentuh sisi kemanusiaan yang menghubungkan warga, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menghadapi situasi pilu seperti ini.**











