Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Seorang remaja 14 tahun bernama M. Ihwan Hanafi ditemukan tewas diduga tenggelam di Sungai Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jumat (23/1/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Dias Quintas, saat dikonfirmasi, menyatakan bahwa jasad korban akhirnya ditemukan di dasar sungai tepat di bawah jembatan sekitar pukul 17.30 WIB.
Warga dan petugas BPBD Jombang melakukan pencarian M Ihwan, saat keluarga korban, warga Dusun Kesamben, Desa Bawangan, khawatir karena Ihwan tak kunjung pulang meski waktu salat Jumat sudah tiba.
“Biasanya, kalau sudah waktunya salat Jumat, dia langsung pulang. Karena tak juga kembali, orang tuanya mulai mencarinya sejak siang,” ungkap Kepala Desa Bawangan, Bakhtiar Efendi.
Pencarian keluarga membawa mereka ke bantaran sungai di Dusun Ngumpak. Di sana, mereka menemukan sepeda korban terparkir di atas tanggul, tepat dekat jembatan. “Sepedanya tertinggal di situ, tapi anaknya hilang,” tambah Bakhtiar.
Dugaan korban tenggelam semakin kuat setelah warga mengonfirmasi melihat Ihwan memancing di lokasi itu pagi harinya.
Ia disebut berada bersama dua rekannya yang tak dikenal warga setempat. Tak jauh dari sepeda, warga juga menemukan joran pancing korban terapung di sungai. Temuan ini segera dilaporkan ke BPBD Jombang.
Tim BPBD langsung bergerak menyisir area sekitar jembatan. Setelah beberapa jam, jasad Ihwan berhasil ditemukan di dasar sungai, tepat di bawah jembatan.
“Kami langsung turun tangan setelah dapat laporan. Korban ditemukan tenggelam, lalu dievakuasi untuk visum di rumah sakit,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Dias Quintas.
Pemerintah desa dan BPBD Jombang mengingatkan masyarakat, terutama anak-anak, untuk waspada saat beraktivitas di pinggir sungai tanpa pengawasan orang tua, demi mencegah tragedi serupa.
Kronologi Pencarian
Tim BPBD langsung diterjunkan setelah menerima laporan dari keluarga dan warga terkait temuan sepeda serta joran pancing korban di sungai.
Mereka memfokuskan penyisiran di lokasi terakhir korban terlihat, yaitu sekitar jembatan di Dusun Ngumpak, Desa Bawangan, Kecamatan Ploso.
Petugas melakukan pencarian intensif selama beberapa jam dengan menyisir area sungai, khususnya di bawah jembatan dan dasar sungai tempat korban diduga memancing.
Keberhasilan penemuan didukung oleh petunjuk awal seperti sepeda terparkir dan joran terapung, ditambah kesaksian warga yang melihat korban pagi harinya. Proses evakuasi dilakukan segera setelah lokasi ditemukan, diikuti visum di rumah sakit. **











