Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Bentrokan Kembali Pecah di Rempang, 8 Warga Luka Seorang Terkena Panah

badge-check


					Bentrok antara warga Rempang dan karyawan PT Makmur Elok Graha (MEG) kembali pecah, Rabu (18/12/2024) (Foto: Tangkapan layar video warga Rempang) Perbesar

Bentrok antara warga Rempang dan karyawan PT Makmur Elok Graha (MEG) kembali pecah, Rabu (18/12/2024) (Foto: Tangkapan layar video warga Rempang)

BATAM, SWARAJOMBANG.COM – Bentrokan antara warga dan karyawan PT Makmur Elok Graha (MEG) kembali pecah di di Sembulang Hulu, Rempang, Galang, Kota Batang, Kepri, Rabu (18/12/2024) dinihari.

Sedikitnya 8 warga mengalami luka-luka, beberapa diantaranya cukup serius lantaran ada yang terkena panah di pinggang bagian belakang. Bahkan, seorang terkena panah di pinggang bagian belakang.
Andri Alatas, Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Pekanbaru kepada KREDONEWS.COM melalu sambungan selular, Kamis (19/12/2024) mengatakan, peristiwa itu terjadi Rabu dinihari sekitar pukul 00:50 WIB.

Andri mengatakan, peristiwanya bermula ketika masyarakat menangkap dua orang yang diduda karyawan PT MEG yang merusak spanduk penolakan keberadaan Pembangunan Rempang Eco City (REC).

“Seorang berhasil melarikan diri dan seorang lagi kami amankan,” ujar Andri.

Khaidir (41), warga Kampung Sembulang Camping terkena panah di pinggang bagian belakang. (Foto: Tangkapan layar video warga Rempang)

Tak berapa lama setelah tersiar kabar ada karyawan PT MEG yang tertangkap warga lantaran merusak spanduk, beberapa mobil yang diduga rekan karyawan yang tertangkap itu dan membebaskan dari sergapan Masyarakat. Tak terelakkan, bentrokan pun terjadi.

Delapan korban luka itu antara lain: 1. Zakaria (42), warga Kampung Sembulang Hulu, luka berat. Lebam di bagian wajah, luka sayat bagian punggung, retak dan patah di bagian tulang pipi. Samsudin (50), warga Kampung Sembulang Hulu, luka sobek di kepala. Zaidi (50), warga Kampung Sembulang Pasir Merah, luka sobek di kepala. Edi Jumardi (52), warga Kampung Sei Buluh, memar di bagian punggung. Perdiansyah (12), Pelajar SMP N 18 Batam, warga Kampung Sei Buluh, memar di bagian wajah. Sukio (33), wargta luka sobek (bocor) di bagian kepala. Dakirin (42), warga Kampung Sembulang Pasir Merah, patah tangan. Khaidir (41), warga Kampung Sembulang Camping, terkena anak panah di pinggang bagian belakang.

Usai kejadian itu, para korban luka segera dilarikan ke rumah sakit. Andri mengatakan, selama terjadi konflik beberapa kali di Rempang, polisi cenderung bertindak tidak adil.

“Polisi seperti tidak membela Masyarakat yang lemah,” ujar Andri lagi.

Kapolres Barelang Kombes Heribertus Ompusunggu membantah pihaknya membiarkan penyerangan terhadap warga Pulau Rempang oleh petugas PT Megah Elok Graha pada Rabu dini hari.

Dia menuturkan, anak buahnya sudah datang ke lokasi, lalu melerai cekcok antara warga Rempang dan petugas keamanan PT MEG.

“Kami sudah datang (ke lokasi), saat kejadian Kapolsek telepon ke Polres, kami langsung datang. Pas kami datang ke sana, sudah dorong-dorong begitu,” kata Heribertus kepada awak media saat ditemui di Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang, Batam, Kamis, 19 Desember 2024.

Andri Alatas mendesak kepada apparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini secara adil dan terbuka. Ia juga meminta kepada pemerintah pusat untuk turun tangan guna menyelesaikan kasus Rempang agar tidak berlarut-larut.

“Kamik hanya menginginkan keadilan. Pembangunan jangan mengorbankan rakyat,” tegas Andri Alatas.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kampanye Pariwisata Thaliland Sukses Besar Berkat Lisa BlackPink

1 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komjen Suyudi Sampaikan Visi Misi 9 Fokus Perubahan Polri Bersama Rakyat

1 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Mengenang Pahlawan Nasional Termuda di Indonesia: Ade Irma Suryani Catatan 1-6 Oktober 1965

1 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Menelisik Akar Terorisme (63): Konspirasi adalah Ibu Jari Penghubung

1 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Setelah Perabotan, Kini Dirjenpas Hancurkan Bangunan Klaster Mewah di LP Cibinong

1 Oktober 2026 - 13:21 WIB

ALIT Gelar Sarasehan Tengger untuk Dunia: Sinau Tradisi Pranata Mangsa

1 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Presiden Prabowo Ajukan Nama Komjen Suyudi untuk Menggantikan Kapolri Lisyto Digit

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Polisi Gerebek Pesta Narkoba di Surabaya, Tiga Diantaranya Anggota DPRD Diberlakukan Restorative Justice

1 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Ratusan Truk Diparkir Menutup Jalan Dua Arah Jagir Wonokromo, Tuntutan GSJT Hapus Barcode Belum Tuntas

1 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Trending di Nasional