Menu

Mode Gelap

Nasional

Beli Rp 8,5 Triliun, PT United Tractor Ambil Alih Tambang Emas di Bolaang Mongondow dengan Cadangan 49,76 Ton

badge-check


					Ilustrasi tambang emas. Foto: ist Perbesar

Ilustrasi tambang emas. Foto: ist

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – PT United Tractors Tbk (UNTR) kini menguasai sepenuhnya tambang emas PT Arafura Surya Alam (ASA) setelah menyelesaikan pembelian seluruh saham dari PT J Resources Nusantara (JRN), sebuah langkah ekspansi besar yang memperkaya portofolio pertambangan logam mulia perusahaan.

Penyelesaian transaksi ini terjadi pada 11 Februari 2026, melanjutkan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) yang diteken pada 12 September 2025.

JRN, yang merupakan anak perusahaan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), menyerahkan 99,99996% saham ASA ke PT Danusa Tambang Nusantara (DTN), anak usaha UNTR, dengan nilai total USD 540 juta atau setara Rp 8,85 triliun.

Tambang emas di kawasan Doup ini menargetkan produksi komersial mulai 2028. Akuisisi tersebut semakin mengukuhkan posisi UNTR di bisnis logam mulia, sebab DTN bersama PT Energia Prima Nusantara (EPN) juga ikut membeli saham minoritas terkait.

Inisiatif ini menunjukkan diversifikasi UNTR ke sektor tambang emas, yang melengkapi operasi inti di alat berat serta pertambangan batubara. Pengumuman resmi disampaikan lewat keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Februari 2026.

Lokasi dan Potensi

Tambang emas Doup berada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, Indonesia, dan dikelola PT Arafura Surya Alam (ASA) dengan luas konsesi sekitar 4.000 hektare.

Cadangan yang terestimasi mencapai 38,2 juta ton bijih dengan kandungan emas 1,28 gram per ton, setara 1,6 juta ons emas. Potensi cadangan 1,6 juta ons emas ini, atau 49,76 ton emas, bisa ditambang selama masa operasi tambang 14 tahun.

Pabrik pengolahan dirancang berkapasitas 3 juta ton per tahun dengan teknologi Gravity-Flotation-POX-CIL, memproyeksikan produksi 140.000-195.000 ons emas per tahun serta tingkat pemulihan (recovery rate) 91%.

Nilai transaksi akuisisi saham PT Arafura Surya Alam (ASA) oleh PT United Tractors Tbk (UNTR) via PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) dan PT Energia Prima Nusantara (EPN) dari PT J Resources Nusantara (JRN) mencapai enterprise value US$540 juta.

Angka tersebut mencakup pembelian saham (99,99996% saham ASA), penyelesaian utang pemegang saham JRN ke ASA, plus akuisisi saham minoritas di ASA dan PT Mulia Bumi Persada. Nilai bersih pembelian saham disesuaikan sesuai neraca ASA per tanggal closing, 11 Februari 2026. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPRD Jombang Bahas Ranperda Miras dan Larangan Oplosan, Negara Harus Lindungi

5 Juni 2026 - 20:22 WIB

Penataan PK5: Pemkab Jombang tidak Belajar Pengalaman Masa Lalu

5 Juni 2026 - 17:04 WIB

Perkara Dr Yudi Utomo Imaryoko Dihentikan, telah Dilakukan Perdamaian dengan Pelapor

5 Juni 2026 - 16:20 WIB

Pangdam Rudi Saladin Tinjau Lahan 86 Ha di Grobogan Mojowarno Calon Markas Batalyon TP

5 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kebakaran Hebat Kandang Ayam di Peterongan Jombang, Kerugian Rp 2 Miliar

4 Juni 2026 - 22:15 WIB

Pertamax Green 95 Jadi Awal Mandatori Bioetanol Nasional

4 Juni 2026 - 20:40 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pemerintah Klaim Fundamental Masih Kuat

4 Juni 2026 - 20:31 WIB

Rahasia 06-06-26: Komunitas Titik Nol Mulai Kenalkan Nasi Ploso dan Jenang Pelok Kesukaan Bung Karno

4 Juni 2026 - 17:41 WIB

Pancasila Merupakan Pengejawantahan Bumi Nurani Manusia

4 Juni 2026 - 13:34 WIB

Trending di Nasional