Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
BEKASI, SWARAJOMBANG.CPM– Briptu AA, seorang anggota Satuan Sabhara Polres Bekasi, menjadi korban pembegalan di jalan raya inspeksi Kalimalang, kampung Pasir Limus, kecamatan Cikarang Utara, kabupaten Bekasi, Rabu dini hari, 2 April 2025.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 04.45 WIB saat korban sedang mengendarai sepeda motor Scoopy berwarna coklat hitam seorang diri.
Dua pelaku yang mengendarai motor Honda Genio merah mendekati korban dari sisi kiri belakang dan memaksanya berhenti.
Mereka kemudian menyerang korban dengan celurit sebanyak dua kali, melukai tangan kiri dan jempolnya, hingga korban terjatuh ke rerumputan di pembatas jalan.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian segera memberikan pertolongan dan melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwenang.
Briptu AA ditemukan terlentang di pinggir jalan dan langsung dievakuasi ke RS Medirossa untuk mendapatkan perawatan intensif. Selain itu, sepeda motor korban dirampas oleh pelaku. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap modus dan identitas para pelaku.
Waktu dan Lokasi Kejadian: Insiden terjadi sekitar pukul 04.45 WIB saat korban melintas dari arah timur ke barat menggunakan sepeda motor Honda Scoopy berwarna coklat hitam dengan nomor polisi AG 3970 JP.
Dua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Genio merah mendekati korban dari sisi kiri belakang. Mereka memepet kendaraan korban hingga terpaksa berhenti.
Tanpa peringatan, pelaku menyerang korban menggunakan celurit sebanyak dua kali, mengarah ke tubuhnya. Korban sempat menangkis serangan tersebut, namun mengalami luka di tangan kiri dan jempolnya hingga terjatuh ke rerumputan di pembatas jalan.
Warga sekitar yang menjadi saksi langsung memberikan pertolongan kepada korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Unit Gakkum Satlantas. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi menemukan korban dalam kondisi terlentang di pinggir jalan. Korban kemudian dievakuasi ke RS Medirossa untuk mendapatkan perawatan medis.
Sepeda motor korban dirampas oleh pelaku. Selain itu, STNK kendaraan telah diamankan oleh anggota piket Propam sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut. Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki identitas dan keberadaan pelaku.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindak kejahatan jalanan, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari di lokasi rawan.**