Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno
PROBOLINGGO, SWARAJOMBANG.COM – Badai hujan lebat disertai angin puting beliung melanda Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (17/1/2026), memicu banjir bandang di tujuh kecamatan: Kraksaan, Besuk, Gading, Krejengan, Maron, Sumberasih, dan Tongas.
Air bah setinggi 1-1,5 meter merendam ratusan rumah warga, lahan sawah, serta fasilitas umum seperti Pondok Pesantren Darut Tauhid di Desa Tanjungsari, Krejengan.
Infrastruktur rusak parah, termasuk tanggul jebol dan jembatan putus di Dusun Asina, Kecamatan Maron.
Di Desa Bayeman dan Sumendi, Kecamatan Tongas, puluhan warga terpaksa mengungsi karena air pasang yang memperburuk genangan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, melaporkan bahwa hingga Minggu (18/1/2026), air mulai surut di sebagian wilayah. Namun, korban banjir masih membutuhkan bantuan makanan siap saji dan logistik darurat.
Pendataan awal BPBD mencatat ratusan rumah terendam di belasan desa, tanpa korban jiwa. Di Dusun Belibis, Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, misalnya, 60 rumah dengan 150 jiwa lumpuh akibat genangan 40-70 cm hingga 1,5 meter.
Wilayah Krejengan, Tongas, dan Gading juga melaporkan puluhan hingga ratusan rumah terdampak serupa, dengan total korban diperkirakan mencapai ratusan hingga ribuan jiwa. Prioritas evakuasi difokuskan pada anak-anak dan lansia. **











