Menu

Mode Gelap

Headline

Bakesbangpol Jombang Sosialisasi Sistem Peringatan Dini dan Respon Cepat untuk Mencegah Konflik

badge-check


					Bakesbangpol Pemkab Jombang secara rutin menyelenggarakan sosialisasi mencegah dan menyelesiakan konflik di tengah masyarakat, dengan mengembangkan sistem peringatan dini dan respon cepat, di berbagai wilayah kecamatan. Foto:  Jombangkab.go.id Perbesar

Bakesbangpol Pemkab Jombang secara rutin menyelenggarakan sosialisasi mencegah dan menyelesiakan konflik di tengah masyarakat, dengan mengembangkan sistem peringatan dini dan respon cepat, di berbagai wilayah kecamatan. Foto: Jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Pemerintah Kabupaten Jombang mengadakan Program Sosialisasi Penegakan Konflik Sosial Tahun 2025 sebagai upaya memperkuat stabilitas, ketertiban, dan keamanan di wilayah kabupaten.

Narasumber acara ini adalah akademisi Pro dr Muhammad Farid. Turut hadir Budi Winarno, S.T., M.Si., Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jombang, dan Hadi Atmaji, S.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Jombang.

Program ini berfungsi sebagai edukasi dan koordinasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran kolektif para pemangku kepentingan.

Kegiatan fokus pada dua aspek utama: sistem deteksi dini (early warning system) untuk mengenali potensi gesekan sosial, dan mekanisme respons cepat (quick response) yang terkoordinasi untuk mencegah konflik berkembang.

Pendekatan yang diterapkan beralih dari penanganan insiden ke mitigasi risiko melalui kerja sama multisektoral.

Pemerintah Kabupaten Jombang membangun sinergi antara aparat seperti Bakesbangpol, TNI, dan Polri, serta elemen masyarakat termasuk tokoh agama, adat, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan.

Sosialisasi juga mencakup pemetaan potensi konflik dan penguatan prosedur penanganan yang mengedepankan prinsip keadilan sosial.

Komunikasi lintas sektoral intensif menjadi kunci pembentukan jaringan kolaborasi agar masyarakat dapat berperan aktif dalam pengelolaan perbedaan dan penyelesaian sengketa secara damai.

Program ini diharapkan menjaga kondusifitas Kabupaten Jombang sepanjang 2025 dengan stabilitas dan keamanan yang berkelanjutan.

Keamanan diserahkan pada upaya kolektif dan sinergi aktif para pemangku kepentingan, dengan komitmen transparansi, keadilan, dan dialog proaktif.

Acara sosialiasi dilaksanakan bertahap di beberapa kecamatan:

  • 9 Oktober 2025 di Kantor Kecamatan Diwek

  • 30 Oktober 2025 di Kantor Kecamatan Kesamben

  • 5 November 2025 di Kantor Kecamatan Sumobito

  • 6 November 2025 di Kantor Kecamatan Perak

  • Kantor Kecamatan Megaluh (tanggal pelaksanaan tidak disebutkan)

Setiap lokasi mendukung penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat guna menciptakan situasi sosial yang aman dan damai sepanjang 2025. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Keracunan Makanan PMT di Rawabelang Batang, Puluhan Ibu dan Anak Dirawat di RSUD Kalisari

23 September 2026 - 00:33 WIB

Holi Kejar dan Menabrak Pencuri Motor Hingga Tewas di Ranuyoso, Kasus Hoki Minaya Terulang di Lumajang

22 September 2026 - 20:46 WIB

Emil Dardak: 411 Aset Pemprov Diproteksi dari Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:16 WIB

TPPU Rp237 M Libatkan Pejabat, Jenderal dan Ulama: Gus Yazid Cabut Keterangan BAP Letjen Widi Prasetijono

22 September 2026 - 15:13 WIB

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:45 WIB

Pendukung Mengamuk di PN Tipikor Semarang saat Jaksa Ajukan Tuntutan 8 Tahun dan 6 Bulan terhadap Sudewo

21 September 2026 - 22:25 WIB

Jejak Gatot Heroe Pejabat BC Garong Negara: Simpan Valuta Rp2,8 M di Plafon Rumah Madyopuro Malang

21 September 2026 - 21:03 WIB

Bahlil Siapkan Strategi Olah Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:21 WIB

Walikota Tebingtinggi Copot 5 Kepsep SDN, karena Tolak Serahkan Proyek Revitalisasi Senilai Rp2,44 M

21 September 2026 - 18:16 WIB

Trending di Nasional