Penulis: Jacobus E. Lato | Editor: Priyo Suwarno
TEHERAN, SWARAJOMBANG.COM – Amerika semakin tampak babak belur mengfhadapi serangan pertahanan udara Ira. Bayangkan suara jet tempur AS yang gagah berani mendadak hancur di langit Iran.
Dalam dua hari gila-gilaan, 3-4 April 2026, pasukan pertahanan udara Iran klaim sukses tembak jatuh empat aset udara super canggih milik Amerika Serikat saat serangan ke wilayah mereka.
Ini bukan isapan jempol semata—foto puing, video rudal melesat, dan pernyataan resmi dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) jadi bukti kuat, meski Pentagon buru-buru bantah detailnya.
Bayangin aja, ini bagian dari eskalasi panas pasca-serangan AS ke fasilitas nuklir Iran awal April.
Iran bilang, jet-jet ini lagi bantu operasi bom udara, tapi pertahanan mereka pakai sistem S-400 Rusia dan radar canggih buatan dalam negeri yang langsung lock-on.
AS akui ada “insiden”, tapi bilang kerugian minim—klasik deh, narasi beda dua kubu. Berikut kronologi lengkapnya, berdasarkan laporan media Iran dan konfirmasi visual:
-
3 April 2026: F-15E Strike Eagle
Jet serang tandem-seat ini kena tembak di barat daya Iran, dekat Isfahan. Dua pilot eject, satu diselamatkan pasukan Iran (masih ditahan?), satu hilang di padang gurun. Puingnya gede banget, foto IRGC tunjukkan sayap dan kokpit hancur. -
3 April 2026: A-10 Thunderbolt II (Warthog)
Si “burung besi” pengebom darat ini roboh dekat Selat Hormuz atau Teluk Persia. Pilot satu-kursi selamat, eject dan di-pick up kapal AS di perairan netral. Iran bilang ini bukti A-10 lagi cari target kapal mereka. -
4 April 2026: UH-60 Black Hawk
Satu atau dua helikopter ini tumbang saat misi SAR (pencarian penyelamatan) pilot F-15 di udara Isfahan atau perbatasan Irak-Iran. Rudal permukaan-ke-udara Iran yang hajar, kru hilang atau ditangkap—detail masih kabur. -
3-4 April 2026: F-16CJ Wild Weasel
Pesawat perang elektronik anti-radar ini jatuh di padang pasir timur Iran. Iran konfirmasi via foto puing eksklusif, katanya lagi jamming sinyal mereka waktu serangan awal.
Insiden ini bikin gempar dunia, apalagi klaim tambahan Iran soal C-130 Hercules di Isfahan pada 5 April pagi—tapi itu masih spekulasi, belum ada visual kuat. AS bilang “zero losses” di awal, tapi sekarang akui “personnel recovery ongoing”.
Hal ini menunjukkan bahwa perang udara modern: teknologi tinggi vs. pertahanan darat ganas. Pantau terus, karena ini bisa picu balasan lebih besar di Teluk Persia. **











