Menu

Mode Gelap

Nasional

Alfamart akan Taat Kebijakan Pemerintah

badge-check


					Alfamart akan Taat Kebijakan Pemerintah Perbesar

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Haduwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Emiten pengelola gerai Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menyatakan tetap mengikuti kebijakan pemerintah terkait ekspansi minimarket, sembari menjaga prinsip pelayanan dan efisiensi.

Corporate Affairs Director Sumber Alfaria Trijaya Solihin menyampaikan selama pemerintah sudah mengeluarkan aturan resmi, maka pihaknya akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Begitu pun sebaliknya, selama pemerintah masih mengizinkan, AMRT juga akan tetap ekspansi.

“Jadi kita perusahaan yang selalu taat terhadap aturan di satu daerah dimana kami mau ekspansi atau buka gerai,” kata dia saat dihubungi Kontan, Rabu (25/2/2026).

Solihin menjelaskan saat menggelar ekspansi, AMRT tidak fokus menyasar desa. Namun selama ada daerah atau wilayah yang belum dijamah maka AMRT akan masuk ke daerah yang potensial.

“Kami akan silahturahmi untuk memperkenalkan diri bahwa kami ingin melakukan ekspansi. Kalau diizinkan lingkungan sekitar dan pemerintah, kami akan buka,” ucap Solihin.

Solihin bilang AMRT akan tetap memegang prinsip bisnis ritel, yang pada hakitatnya ada dua, yakni pelayanan dan efisiensi. Bagaimana memberikan pelayanan yang disenangi oleh para konsumen.

“Dan bagaimana kami terus meningkatkan efisiensi, agar perusahaan tidak terbebani inefisiensi biaya dalam ukuran biaya yang tidak diperlukan. Itu saja prinsip bisnis ritel,” tuturnya.

Walaupun baru menggelar ekspansi ke Bangladesh, Solihin menegaskan pasar Indonesia masih punya potensi. Meski enggan menyebut secara rinci, Solihin bilang AMRT tengah menjajaki negara baru untuk perluasan bisnis.

Sebelumnya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto telah menyampaikan bahwa, jika Kopdes Merah Putih sudah berjalan maka penyebaran bisnis minimarket harus disetop.

Dia bilang, minimarket sudah terlalu merajalela, dan bahkan bisa menjadi ancaman untuk Kopdes Merah Putih. Menurutnya, kekayaan dari pemilik minimarket sudah cukup besar karena dibiarkan merajalela selama ini. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hasil Sosialisasi dan Penguatan Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Konsultan Hukum Perdata bagi Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 22:09 WIB

Pasokan Batubara Kurang, Pemadaman Listrik di Jawa Masih Berlanjut hingga Tiga Pekan

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

PT Pakerin Mojokerto akan PHK Ribuan Karyawannya

21 Juni 2026 - 21:45 WIB

ISNU Jatim Gelar Halakoh Nasional Bahas Ekonomi dan Politik Global

21 Juni 2026 - 21:18 WIB

Hadapi Rencana 1.000 PHK, Fathurrohman: Pemkab Jombang dan APINDO Sinergi Siapkan 1.200 Lapangan Kerja

21 Juni 2026 - 20:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (23): Raja Dikecam, Agama Diinjak

21 Juni 2026 - 19:02 WIB

Poltabes Surabaya Proses Hukum 4 Pemuda Jombang, Terkait Konvoi dan Perusakan di Tenggilis Mejoyo

21 Juni 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (22): Kaum Papist Memuja Berhala Terkutuk

20 Juni 2026 - 18:44 WIB

Perampok Tusuk Korban 22 Kali Gondol Rp76 Juta, 12 Jam Sudah Diringkus Polisi

20 Juni 2026 - 18:17 WIB

Trending di Nasional